GPNesia.com – Veda Ega Pratama bersiap melanjutkan tren positifnya saat tampil pada seri keenam Kejuaraan Dunia Balap Motor kelas Moto3 yang digelar di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 8–10 Mei 2026. Momentum apik dari seri sebelumnya diharapkan menjadi modal penting untuk kembali bersaing di barisan depan.
Pembalap Honda Team Asia tersebut datang ke Le Mans dengan kepercayaan diri meningkat setelah pada seri sebelumnya di Jerez, Spanyol, mampu finis di posisi keenam meski memulai balapan dari grid ke-17.
Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian signifikan yang menunjukkan perkembangan performanya sepanjang musim berjalan.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menilai bahwa Le Mans akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap. Ia menyoroti karakter sirkuit yang unik dan menuntut presisi tinggi dalam pengaturan motor maupun gaya balap.
“Le Mans adalah sirkuit yang istimewa dan bersejarah dengan karakter lintasan yang unik. Terdapat trek lurus panjang, zona pengereman keras, serta kombinasi berbagai tipe tikungan,” ujar Aoyama dalam keterangan pers yang diterima GPNesia.com.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat pengaturan motor menjadi tidak mudah dan membutuhkan kerja sama yang sangat detail antara pembalap dan tim. Masukan dari rider akan menjadi faktor penting untuk menemukan setelan yang paling optimal.
Aoyama juga mengungkapkan bahwa tim Honda Team Asia baru saja menjalani sesi tes Moto3 di Jerez dengan hasil yang cukup positif. Dari hasil tersebut, tim berharap dapat membawa momentum baik ke balapan di Prancis.
“Suasana di Le Mans selalu luar biasa dan menjadi salah satu seri paling menarik dalam kalender musim ini. Dari hasil uji coba terakhir, kami menemukan beberapa hal positif dan berharap bisa membawanya ke akhir pekan balapan,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa kedua pembalap terus menunjukkan perkembangan bertahap, dengan target untuk semakin kompetitif dan lebih dekat ke posisi terdepan. Tim juga berkomitmen memberikan dukungan maksimal sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama.
Di sisi lain, Veda Ega Pratama menegaskan pentingnya adaptasi cepat sejak hari pertama di Le Mans. Menurutnya, sirkuit teknis seperti ini menuntut pemahaman setelan motor yang tepat sejak sesi awal agar bisa menjaga konsistensi.
“Le Mans adalah trek yang teknis. Sangat penting untuk menemukan setelan motor yang tepat sejak sesi awal dan menjaga konsistensi di setiap latihan,” ungkapnya.
Ia juga menargetkan untuk tetap tenang dan menjaga momentum agar dapat kembali bersaing di posisi kompetitif. “Jika semua berjalan sesuai rencana, kami bisa kembali bertarung untuk hasil yang baik dan terus berkembang dari satu sesi ke sesi berikutnya,” tambahnya.
Dengan persiapan tersebut, Veda Ega Pratama berharap dapat kembali menunjukkan performa kuat di tengah persaingan ketat Moto3 musim ini. Perkembangan konsisten yang ditunjukkan sepanjang seri sebelumnya menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan di Le Mans.
Menatap akhir pekan balapan, Veda Ega Pratama diproyeksikan akan kembali menjadi salah satu pembalap yang patut diperhitungkan, terutama jika mampu memaksimalkan sesi latihan dan kualifikasi sejak awal.
Sementara itu, Veda Ega Pratama juga menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga konsistensi, meningkatkan detail kecil pada setelan motor, serta memanfaatkan setiap peluang untuk meraih hasil maksimal di Grand Prix Prancis.







