Veda Ega Pratama Pilih Tinggal di Eropa, Strategi Jitu di Moto3 2026

Avatar photo
Moto3 Le Mans 2026 Veda Ega Pratama

GPNesia.com – Keputusan Veda Ega Pratama untuk menetap di Eropa selama gelaran Moto3 2026 berlangsung dinilai sebagai langkah strategis yang memberikan dampak signifikan terhadap performanya di lintasan.

Pengamat balap, Hendry Wibowo, menyebut pilihan tersebut sebagai keuntungan besar dalam menghadapi ketatnya persaingan musim ini.

Performa Veda Ega Pratama dalam empat seri awal Moto3 2026 terbilang impresif dan konsisten menarik perhatian.

Pembalap muda asal Indonesia itu berhasil mengamankan posisi kelima pada seri pembuka di Thailand, kemudian melanjutkan tren positif dengan meraih podium di Brasil. Pada seri berikutnya di Spanyol, ia mampu finis di posisi keenam.

Namun, perjalanan Veda Ega Pratama tidak sepenuhnya mulus. Ia sempat gagal menyelesaikan balapan di Amerika Serikat akibat insiden terjatuh.

Meski demikian, pembalap dari Honda Team Asia tersebut menunjukkan mentalitas kuat dengan bangkit di seri Spanyol, bahkan setelah memulai lomba dari posisi ke-17.

Kebangkitan tersebut tak lepas dari keputusan Veda Ega Pratama untuk tetap berada di Eropa selama jeda kompetisi yang berlangsung hingga tiga pekan.

Menurut Hendry, langkah ini memberi keuntungan dalam hal adaptasi dan kesiapan fisik maupun mental.

“Veda ini memang lebih banyak tinggal di Eropa yang membuatnya juga bisa selalu berlatih, tidak terlalu sulitlah untuk adaptasi setiap kali berpindah negara,” ujar Hendry dalam program Morning Zone di kanal YouTube resmi Okezone.

Ia juga menambahkan bahwa mayoritas seri Moto3 digelar di benua tersebut, sehingga keberadaan Veda di Eropa mempermudah akses ke berbagai fasilitas latihan berkualitas tinggi.

Selain mengasah kemampuan teknis, Veda Ega Pratama juga fokus pada latihan fisik dan mental, termasuk menghadapi tantangan hidup jauh dari keluarga.

Selama berada di Eropa, pembalap kelahiran Gunungkidul itu memanfaatkan berbagai fasilitas latihan, termasuk sirkuit-sirkuit terkenal di Spanyol.

Salah satunya adalah Circuit Aspar yang terletak di Valencia, tempat yang juga sering digunakan oleh Marc Marquez untuk berlatih.

Selain latihan di lintasan aspal, Veda juga melengkapi persiapannya dengan motocross, sebagaimana terlihat dari sejumlah unggahan di media sosialnya.

Pendekatan ini memperlihatkan keseriusan dalam membangun performa yang kompetitif di setiap seri.

Kini, publik menantikan kiprah selanjutnya dari Veda Ega Pratama yang akan kembali berlaga pada Moto3 Prancis 2026.

Balapan tersebut dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Bugatti, Le Mans, pada 8-10 Mei mendatang. Dengan persiapan matang dan strategi tinggal di Eropa, peluang Veda untuk kembali mencetak hasil positif terbuka lebar.

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *