GPNesia.com – Nama Toyota Probox mungkin masih terdengar asing bagi sebagian besar konsumen kendaraan roda empat di Indonesia.
Hal ini wajar, sebab model ini memang tidak dipasarkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) di Tanah Air.
Meski demikian, di negara asalnya, Jepang, mobil ini justru memiliki posisi yang cukup kuat di segmen kendaraan niaga ringan.
Di Jepang, Toyota Probox dikenal sebagai salah satu pilihan utama para pelaku usaha kecil hingga perusahaan besar sebagai kendaraan operasional.
Reputasinya dibangun atas dasar keandalan, efisiensi, serta desain yang fungsional untuk kebutuhan kerja sehari-hari.
Perjalanan sejak awal kemunculan
Model ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2002. Sejak kemunculannya, Probox dirancang sebagai mobil utilitarian yang mengutamakan fungsi dibandingkan estetika.
Hal tersebut terlihat dari bentuk bodinya yang cenderung kotak dan sederhana, namun justru memberikan ruang kabin dan bagasi yang optimal.
Pada tahun 2015, mobil ini sempat mendapatkan penyegaran atau facelift. Namun, perubahan yang dilakukan tidak terlalu signifikan, baik dari sisi eksterior maupun interior.
Toyota lebih memilih mempertahankan karakter asli Probox yang sudah diterima baik oleh pasar Jepang.
Varian yang ditawarkan di pasar Jepang
Berdasarkan data dari situs resmi Toyota Jepang, pada tahun 2023 mobil ini dipasarkan dalam beberapa varian dengan pilihan mesin berbeda.
Terdapat Probox G dengan mesin bensin 1.300 cc, Probox F dengan mesin bensin 1.500 cc dan sistem penggerak 4WD, serta varian hybrid seperti Probox GX dan Probox GL yang sama-sama menggunakan mesin 1.500 cc.
Kehadiran beberapa varian ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen sesuai kebutuhan, mulai dari penggunaan ringan hingga operasional yang lebih berat.
Desain sederhana khas mobil pekerja
Secara tampilan, Toyota Probox tidak mengedepankan desain yang agresif atau modern seperti mobil penumpang pada umumnya.
Justru sebaliknya, mobil ini tampil dengan desain yang sangat fungsional. Menariknya, meski kebanyakan kendaraan niaga memiliki bodi tinggi, Probox justru terlihat lebih melebar sehingga memberikan stabilitas tambahan saat digunakan membawa barang.
Pada bagian depan, desainnya sangat sederhana dengan lampu halogen dan gril lebar yang datar. Karakter ini semakin menegaskan bahwa mobil ini memang dibuat untuk bekerja, bukan untuk gaya.
Di bagian kaki-kaki, sebagian besar varian menggunakan pelek baja atau yang sering disebut pelek kaleng. Hanya varian tertentu seperti Probox F yang mendapatkan perlengkapan lebih baik dibandingkan varian lainnya.
Perbedaan fitur antar varian
Jika dibandingkan, varian tertinggi seperti Probox GL belum tentu menjadi yang paling unggul dalam hal kelengkapan. Dalam beberapa aspek, Probox F justru menawarkan fitur yang lebih lengkap.
Sebagai contoh, pada Probox GL, jok depan memiliki headrest yang menyatu dengan kursi, namun kursi baris kedua justru tidak dilengkapi headrest sama sekali. Hal ini cukup unik mengingat posisi GL berada di level tertinggi.
Sebaliknya, Probox F sudah dibekali headrest yang dapat disesuaikan (adjustable) baik di bagian depan maupun belakang. Selain itu, material joknya juga terlihat lebih menarik dengan kombinasi bahan yang lebih variatif dibandingkan varian lainnya.
Fitur keselamatan tetap diperhatikan
Meski berorientasi pada kendaraan kerja, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian. Seluruh varian Toyota Probox sudah dilengkapi dengan dua buah kantung udara (airbag) untuk pengemudi dan penumpang depan. Fitur ini menjadi standar dasar untuk memberikan perlindungan saat terjadi benturan.
Harga di pasar Jepang
Dari sisi harga, mobil ini tergolong cukup terjangkau untuk kategori kendaraan operasional. Berdasarkan informasi terbaru, harga Probox di Jepang berada di kisaran 1,4 juta yen hingga 1,9 juta yen, atau sekitar Rp178,6 juta sampai Rp235,1 juta jika dikonversikan ke rupiah.
Berikut rincian harga masing-masing varian:
- Probox G: 1,4 juta yen atau sekitar Rp178,6 jutaan
- Probox F: 1,9 juta yen atau sekitar Rp227,8 jutaan
- Probox GX: 1,7 juta yen atau sekitar Rp214,5 jutaan
- Probox GL: 1,9 juta yen atau sekitar Rp235,1 jutaan
Dengan rentang harga tersebut, Toyota Probox tetap menjadi salah satu kendaraan niaga yang menarik di Jepang karena menawarkan kombinasi harga terjangkau dan daya tahan tinggi.
Kesimpulan
Meski tidak hadir di pasar Indonesia, Toyota Probox tetap menjadi contoh menarik dari kendaraan niaga yang fokus pada fungsi. Desain sederhana, pilihan varian beragam, serta harga yang kompetitif menjadikannya pilihan utama banyak pelaku usaha di Jepang. Dengan segala kelebihannya, tidak mengherankan jika Toyota Probox terus bertahan sebagai salah satu model andalan di segmen kendaraan komersial ringan hingga saat ini.







