Pembalap Racing Bulls Hadapi Nasib Kontras di GP Kanada 2026

Pembalap Racing Bulls Hadapi Nasib Kontras di GP Kanada 2026
FOTO: FORMULA1.COM

GPNesia.com – Grand Prix Kanada 2026 di Sirkuit Gilles Villeneuve menghadirkan dua cerita berbeda bagi pembalap Racing Bulls, yakni Liam Lawson dan Arvid Lindblad, yang menunjukkan performa berlawanan sepanjang akhir pekan balapan.

Keduanya sama-sama datang dengan harapan tinggi, namun kondisi di lintasan membuat hasil yang mereka peroleh sangat berbeda.

Liam Lawson mengalami awal akhir pekan yang kurang ideal setelah hanya mampu melahap beberapa putaran pada sesi latihan bebas tunggal akibat gangguan hidrolik pada mobilnya.

Masalah tersebut bahkan berlanjut hingga membuatnya tidak dapat tampil di Kualifikasi Sprint, sehingga menghambat persiapannya sejak awal.

Meski begitu, pembalap asal Selandia Baru itu berhasil bangkit pada sesi kualifikasi Grand Prix utama dengan menempati posisi ke-12 untuk balapan 68 lap.

Dalam lomba utama, Lawson tampil konsisten dan perlahan naik posisi hingga akhirnya finis di urutan ke-7 setelah menahan tekanan dari pembalap Pierre Gasly yang membela tim Alpine F1 Team.

Hasil tersebut menyamai pencapaian terbaiknya musim ini sekaligus membantu tim Racing Bulls naik ke posisi ke-6 klasemen konstruktor.

“Kami sebenarnya tidak pernah benar-benar memiliki kecepatan tinggi selama balapan, terutama jika dibandingkan dengan kualifikasi, jadi ini perlu kami evaluasi. Namun kami berhasil bertahan dan membawa mobil finis di posisi ke-7, yang tentu hasil yang sangat baik,” ujar Lawson.

Ia menambahkan bahwa persaingan di akhir balapan sangat ketat, terutama dengan Gasly, sementara kecepatan balapan Alpine dinilainya cukup kuat.

Lawson juga menyebut pembalap Franco Colapinto mulai menjauh di fase akhir sehingga pertarungan di lintasan berlangsung semakin intens.

Di sisi lain, rekan setimnya dalam program muda, Arvid Lindblad, harus menghadapi akhir pekan yang mengecewakan meski memulai dengan cukup menjanjikan.

Pembalap berusia 18 tahun itu berhasil mengamankan satu poin setelah finis di posisi ke-8 pada Sprint Race hari Sabtu, serta mencatat hasil kualifikasi impresif di posisi ke-9 untuk balapan utama.

Namun harapannya untuk tampil di balapan utama pupus sebelum start dimulai. Masalah pada kopling yang terjadi saat lap pemanasan membuat mobilnya tidak dapat melakukan perpindahan gigi dengan benar ketika berada di grid, sehingga ia tidak bisa melanjutkan lomba.

“Kami mengalami masalah pada kopling di awal lap pemanasan yang membuat saya tidak bisa ikut balapan,” ungkap Lindblad.

“Saya sangat menantikan untuk turun di kondisi yang beragam, jadi tidak mendapat kesempatan itu jelas mengecewakan.”

“Sampai saat itu, akhir pekan kami sebenarnya berjalan sangat positif. Tim bekerja dengan sangat baik sepanjang waktu dan peningkatan yang kami bawa menunjukkan performa yang bagus, jadi sangat disayangkan tidak mendapatkan hasil yang pantas kami raih.”

Situasi ini memperlihatkan betapa tidak menentunya dunia balap, di mana dua pembalap Racing Bulls dapat mengalami hasil yang sangat kontras dalam satu akhir pekan yang sama.

Meskipun Lawson membawa pulang poin penting, Lindblad harus pulang tanpa kesempatan untuk membuktikan potensinya di balapan utama.

Exit mobile version