GPNesia.com – Pedro Acosta menilai KTM berhasil “menghilangkan banyak keraguan” terkait daya saing motor mereka dalam sesi tes MotoGP di Jerez pekan ini, meski ia sendiri hanya memberikan penilaian enam dari sepuluh atas keseluruhan hasil yang dicapai.
Pembalap berusia 21 tahun tersebut sebelumnya menjalani akhir pekan Grand Prix Spanyol yang cukup sulit. Ia hanya mampu finis di posisi ke-10 pada balapan utama setelah terlibat insiden tabrakan pada fase awal lomba yang merusak performanya sejak awal.
Kesulitan tidak berhenti di sana. Pada sesi latihan hari Jumat dalam kondisi kering, ia gagal menembus Q2 sehingga harus memulai kualifikasi dari posisi yang kurang menguntungkan.
Situasi semakin rumit saat sprint race berlangsung, ketika ia terjatuh setelah mengganti motor ke setelan untuk lintasan basah.
Dalam tes pascabalapan di Jerez pada Senin, KTM membawa sejumlah pembaruan teknis, dengan sorotan utama pada paket aerodinamika baru yang langsung diuji oleh para pembalap.
Hasil awal dari pengembangan tersebut dinilai cukup menjanjikan, meski keputusan homologasi masih belum ditentukan oleh pabrikan Austria itu.
Perubahan aerodinamika ini disebut-sebut berpotensi kembali diuji dalam agenda tes setelah Grand Prix Catalunya bulan depan.
KTM kemungkinan akan menunda keputusan final hingga data tambahan dari sesi tersebut terkumpul, sebelum menerapkannya untuk sisa musim.
Pedro Acosta mengaku cukup puas dengan arah pengembangan yang dilakukan timnya.
Ia menilai beberapa tanda tanya besar yang menghambat performanya sepanjang akhir pekan balapan akhirnya mulai terjawab melalui uji coba ini.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa level kesempurnaan masih belum tercapai.
Menurutnya, beberapa komponen baru yang dibawa KTM memberikan dampak positif, terutama dalam aspek yang selama ini menjadi kelemahan motor RC16, yakni kecepatan puncak dan kemampuan pengereman.
Ia juga menyebut bahwa peningkatan tersebut terasa langsung di lintasan.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembaruan yang diuji memberikan respons awal yang baik, meskipun masih diperlukan validasi lebih lanjut di kondisi balap yang berbeda.
KTM sendiri masih mempertimbangkan apakah akan membawa paket ini lebih cepat ke seri berikutnya atau menunggu hingga pengujian lanjutan di Barcelona.
Dalam penilaian pribadinya, Pedro Acosta tetap menyebut tes tersebut “cukup positif” meski hanya memberi nilai enam dari sepuluh.
Ia menilai bahwa tim telah menunjukkan arah pengembangan yang tepat setelah akhir pekan yang penuh tantangan.
Di sisi lain, ia juga mengakui masih ada kelemahan yang belum terselesaikan, khususnya dalam hal kecepatan di bagian tengah tikungan, yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi motor KTM musim 2026.
Dengan hasil Grand Prix Spanyol tersebut, posisi Pedro Acosta dalam klasemen sementara kini turun ke peringkat keempat.
Ia tertinggal 35 poin dari pemuncak klasemen Marco Bezzecchi, membuat persaingan gelar semakin ketat menjelang seri-seri berikutnya musim ini.







