GPNesia.com – Gelaran MotoGP Qatar 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 11–13 April resmi ditunda. Balapan yang digelar di Sirkuit Internasional Lusail itu kini dijadwalkan ulang menjadi 6–8 November 2026.
Penundaan MotoGP Qatar 2026 tidak lepas dari meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi geopolitik yang memanas membuat penyelenggara mengambil langkah antisipatif demi menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat.
Keputusan ini diambil oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) bersama Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP. Dengan perubahan ini, seri Qatar akan bergeser menjadi salah satu balapan penutup musim.
CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui pertimbangan matang. Ia menyebut koordinasi intensif dilakukan bersama mitra di Qatar maupun seluruh paddock.
“Keputusan ini diambil dengan sangat hati-hati dan dalam koordinasi penuh dengan mitra kami di Qatar dan di seluruh paddock. Prioritas kami selalu keselamatan dan kesejahteraan semua orang yang terlibat dalam MotoGP,” ujar Ezpeleta.
Ia juga menambahkan bahwa pihak penyelenggara berupaya memberikan kepastian kepada para penggemar secepat mungkin. Pemegang tiket disebut akan mendapatkan opsi untuk mengalihkan tiket ke jadwal baru.
Selain itu, Ezpeleta menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara di Portimao dan Valencia atas dukungan mereka dalam menyesuaikan kalender. Ia optimistis perubahan jadwal tetap menjaga kualitas kompetisi sepanjang musim.
Sementara itu, Presiden Qatar Motor and Motorcycle Federation, Abdulrahman bin Abdullatif Al Mannai, menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan tersebut. Ia memastikan pihaknya siap menyambut kembali para pembalap dan penggemar di Lusail pada jadwal baru.
“Kami menghormati dan mendukung keputusan untuk menunda Qatar Airways Grand Prix MotoGP Qatar hingga November 2026. Kami berterima kasih atas pengertian para penggemar dan mitra,” ujarnya.
Dukungan serupa juga datang dari Presiden FIM, Jorge Viegas. Ia menekankan bahwa faktor keselamatan menjadi prioritas utama di tengah situasi global yang tidak menentu.
“Mengingat situasi geopolitik saat ini, keselamatan para pembalap, tim, ofisial, dan penggemar harus selalu menjadi prioritas utama,” kata Viegas.
Dengan penjadwalan ulang ini, MotoGP Qatar 2026 diharapkan tetap dapat berlangsung dalam kondisi yang aman dan profesional, sekaligus menjaga kualitas kompetisi hingga akhir musim.
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook
