GPNesia.com – MotoGP Hungaria 2026 menjadi musim kedua penyelenggaraan balap motor paling bergengsi di dunia di Sirkuit Balaton Park.
Setelah kembali masuk kalender Kejuaraan Dunia pada 2025, ajang ini menandai kelanjutan kebangkitan Hungaria sebagai tuan rumah balapan kelas utama setelah vakum selama lebih dari tiga dekade.
Di balik kembalinya MotoGP Hungaria ke kalender balap internasional, terdapat perjalanan panjang yang penuh tantangan dan berbagai upaya yang sempat mengalami kegagalan.
Sejarah penyelenggaraan MotoGP di negara tersebut menjadi salah satu kisah yang cukup kompleks dalam dunia motorsport.
Hungaria terakhir kali menggelar balapan MotoGP pada 1992. Sejak saat itu, negara tersebut menghilang dari kalender Kejuaraan Dunia Balap Motor hingga akhirnya kembali mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pada 2025.
Catatan sejarah MotoGP di Hungaria bermula pada awal dekade 1990-an melalui dua kali penyelenggaraan balapan di Sirkuit Hungaroring.
Seri perdana berlangsung pada 31 Agustus hingga 2 September 1990. Pada kesempatan itu, Mick Doohan berhasil mencatatkan kemenangan pertamanya di kelas utama 500cc.
Meski sukses menggelar balapan, kondisi lintasan Hungaroring saat itu mendapat perhatian dari banyak pembalap.
Permukaan trek yang bergelombang serta cuaca panas ekstrem menjadi tantangan tersendiri.
Bahkan, balapan sempat diwarnai badai petir sebelum akhirnya tetap dilanjutkan setelah lintasan dibersihkan dan dinyatakan aman.
Sejak Kapan Balapan MotoGP Hungaria?
Setelah tidak masuk kalender pada 1991, MotoGP kembali hadir di Hungaroring pada 1992. Balapan tersebut dimenangkan Eddie Lawson yang mengendarai motor Cagiva.
Hasil itu menjadi momen bersejarah karena menandai kemenangan pertama pabrikan Italia tersebut di kelas 500cc.
Usai penyelenggaraan 1992, MotoGP kembali menghilang dari Hungaria. Salah satu penyebabnya adalah fokus Hungaroring sebagai tuan rumah Formula 1.
Selain itu, karakteristik layout sirkuit dinilai lebih sesuai untuk kebutuhan balapan mobil dibandingkan kompetisi roda dua.
Ketiadaan MotoGP di Hungaria berlangsung selama lebih dari 30 tahun. Upaya menghidupkan kembali balapan mulai muncul pada 2008 melalui proyek pembangunan Balatonring di kawasan Savoly yang berada dekat Danau Balaton.
Sirkuit Balatonring dirancang khusus untuk balap motor dengan panjang lintasan 4,65 kilometer. Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menampung hingga 140.000 penonton dan telah memiliki kontrak lima tahun untuk menggelar MotoGP mulai musim 2009.
Namun rencana besar tersebut tidak pernah terwujud. Krisis keuangan global yang terjadi pada 2008 membuat pembangunan sirkuit mengalami hambatan serius. Akibatnya, balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 2009 harus dibatalkan.
Situasi tersebut berlanjut hingga proyek Balatonring akhirnya gagal direalisasikan. Pada 2010, slot balapan yang semula disiapkan untuk Hungaria resmi digantikan oleh MotoGP Aragon.
Permasalahan pendanaan yang terus berlanjut membuat pemerintah Hungaria menarik dukungan terhadap proyek tersebut.
Puncaknya terjadi pada 2012 ketika lahan Balatonring dilelang. Proyek yang sempat digadang-gadang menjadi rumah baru MotoGP di Hungaria itu berakhir tanpa meninggalkan jejak sirkuit yang dapat digunakan.
Setelah kegagalan Balatonring, harapan baru muncul melalui pembangunan Balaton Park Circuit. Proyek ini mulai dikerjakan pada 2019 dan resmi dibuka pada Mei 2023 sebagai fasilitas motorsport modern yang memenuhi standar internasional.
Sirkuit Balaton Park berlokasi sekitar 85 kilometer dari Budapest dan berada di kawasan dekat Danau Balaton. Lintasan ini memiliki panjang 4,08 kilometer dengan total 18 tikungan.
Dari sisi keselamatan, sirkuit tersebut telah mengantongi homologasi FIM Grade A yang menjadi syarat utama penyelenggaraan balapan motor tingkat dunia.
Pada 2019, Dorna Sports bersama pemerintah Hungaria mencapai kesepakatan untuk menghadirkan kembali MotoGP ke negara tersebut.
Perjanjian itu mencakup penyelenggaraan balapan selama lima tahun dengan Balaton Park sebagai lokasi utama.
Meski demikian, debut balapan baru dapat terlaksana pada 2025. Kehadiran MotoGP Hungaria pada musim tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 33 tahun sejak balapan terakhir digelar pada 1992.
Sebelum menyambut MotoGP, Balaton Park juga dijadwalkan menjadi tuan rumah World Superbike (WSBK) pada Juli 2025.
CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, menyampaikan antusiasmenya terhadap kembalinya MotoGP ke Hungaria. Ia menilai Balaton Park merupakan destinasi spektakuler yang berpotensi menarik perhatian besar dari penggemar balap motor dunia.
Selain itu, kesepakatan jangka panjang selama 10 tahun dengan HUMDA memberikan kepastian bagi penyelenggaraan MotoGP di negara tersebut.
Perjanjian itu menjamin tiga musim pertama berlangsung di Balaton Park sebelum dilakukan evaluasi terkait lokasi jangka panjang.
Perjalanan MotoGP di Hungaria dapat dirangkum melalui sejumlah tonggak penting. Pada 1990, Grand Prix Hungaria pertama digelar di Hungaroring dengan kemenangan Mick Doohan di kelas 500cc.
Dua tahun kemudian, Eddie Lawson membawa Cagiva meraih kemenangan bersejarah pada edisi 1992.
Selama periode 1993 hingga 2024, tidak ada balapan MotoGP yang berlangsung di Hungaria akibat berbagai faktor, mulai dari fokus promotor hingga kendala organisasi.
Kemudian pada 2008 hingga 2012, proyek Balatonring gagal direalisasikan karena dampak krisis keuangan global dan pembatalan agenda balapan.
Memasuki periode 2019 hingga 2025, pembangunan Balaton Park Circuit menjadi fondasi penting bagi kembalinya MotoGP ke Hungaria.
Kini, dengan memasuki musim kedua pada 2026, Balaton Park melanjutkan perannya sebagai pusat baru balap motor internasional di negara tersebut sekaligus membuka babak baru dalam sejarah panjang MotoGP Hungaria.
