Moto2 Prancis 2026, Mario Aji Siap Incar Poin

Avatar photo
Moto2 Prancis 2026 Mario Aji Incar Poin

GPNesia.com – Ajang balap Moto2 Prancis 2026 yang digelar di Sirkuit Le Mans pada akhir pekan ini menjadi kesempatan penting bagi pembalap Indonesia, Mario Aji, untuk kembali membidik raihan poin.

Seri ini dipandang sebagai momentum kebangkitan setelah rangkaian hasil kurang memuaskan di awal musim.

Nama Mario Aji sudah tenar duluan dari rekan senegaranya seperti Veda Ega Pratama yang berlaga di kelas Moto3.

Namun, ia tetap menjadi salah satu representasi Indonesia di kelas Moto2 bersama tim Idemitsu Honda Team Asia.

Hingga saat ini, Mario baru mengoleksi tiga poin dan berada di posisi ke-19 klasemen sementara.

Perjalanan Mario di Moto2 musim ini tidak berjalan mulus. Dari empat balapan yang telah dijalani, ia tercatat tiga kali gagal menyelesaikan lomba.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses adaptasi terhadap motor dan gaya balap di kelas Moto2 masih menjadi tantangan besar bagi pembalap asal Magetan tersebut.

Memasuki seri Moto2 Prancis 2026, Mario Aji diharapkan dapat memperbaiki performanya dan menyelesaikan balapan dengan hasil yang lebih baik.

Tekanan untuk bangkit cukup besar mengingat ia membutuhkan tambahan poin agar posisinya di klasemen tidak semakin tertinggal.

Sebelumnya, pada seri Moto2 Spanyol 2026 yang berlangsung pada Minggu (26/4/2026), Mario sebenarnya tampil cukup menjanjikan.

Memulai balapan dari posisi ke-17, ia memiliki peluang untuk menembus zona poin.

Namun, harapan itu pupus setelah ia mengalami kecelakaan di tikungan ke-11 ketika sedang berusaha mempertahankan ritme kompetitif di tengah rombongan pembalap.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, turut memberikan tanggapan atas insiden tersebut. Ia menyayangkan Mario tidak dapat menyelesaikan balapan, terutama karena performanya dinilai cukup baik sebelum terjatuh.

“Balapan ini memang sulit bagi kami di kelas Moto2,” ujar Aoyama seperti dikutip dari laman resmi Honda Team Asia.

Ia menjelaskan bahwa kedua pembalap tim sebenarnya memulai lomba dengan cukup positif dan mampu membangun momentum hingga pertengahan balapan.

Dalam pandangannya, Mario sempat menunjukkan kecepatan yang kompetitif dan konsisten saat bersaing dengan kelompok yang mendekati posisi 10 besar.

“Mario bertarung dengan pembalap di sekitar posisi 10 besar. Dia menunjukkan pace yang kompetitif dan cukup stabil,” ungkapnya.

Namun, Aoyama menegaskan bahwa dua pembalapnya mengalami kecelakaan di titik berbeda. Mario sendiri dinilai terlalu memaksakan diri saat mencoba tetap berada di rombongan depan sehingga akhirnya melakukan kesalahan.

Meski begitu, Aoyama memastikan kondisi para pembalap dalam keadaan baik. Ia tetap menyayangkan hasil akhir karena tim tidak bisa membawa pulang hasil dari balapan tersebut.

“Yang paling penting adalah kondisi mereka baik-baik saja, meski kami tentu kecewa karena tidak bisa menyelesaikan balapan,” tambahnya.

Dari sisi pembalap, Mario Aji juga mengungkapkan kekecewaannya. Ia merasa memiliki potensi untuk bersaing lebih jauh sebelum insiden tersebut terjadi.

Menurut Mario, dirinya merasa cukup nyaman dengan motor dan memiliki kecepatan yang kompetitif selama balapan berlangsung. Ia bahkan yakin bisa bertahan di kelompok depan untuk memperebutkan posisi lebih baik.

“Saya merasa nyaman dan kecepatannya bagus. Saya bertarung di rombongan depan,” ujar Mario.

Namun, harapannya harus kandas setelah ia terjatuh di tikungan ke-11 saat mencoba menekan lebih keras. Ia mengakui momen tersebut menjadi kesalahan yang harus diterima sebagai bagian dari proses pembelajaran.

“Itu momen yang harus saya terima. Kami sebenarnya punya potensi di sana,” kata Mario.

Kini, fokus Mario Aji tertuju pada seri Moto2 Prancis 2026 di Le Mans. Ia diharapkan mampu memanfaatkan pengalaman dari seri sebelumnya untuk tampil lebih stabil, menyelesaikan balapan, dan kembali membuka peluang meraih poin penting bagi musim ini.

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *