GPNesia.com – Sesi latihan bebas pertama Kejuaraan Dunia Superbike MOTUL FIM di Sirkuit Balaton Park menghadirkan sorotan menarik dari Tim ROKiT BMW Motorrad WorldSBK yang menurunkan pembaruan teknis pada motor BMW M1000RR.
Salah satu pembaruan yang paling mencuri perhatian adalah penggunaan fairing yang telah dimodifikasi pada bagian bawah bodi motor, yang langsung diuji oleh pembalap utama mereka, Miguel Oliveira, dalam rangkaian sesi latihan tersebut.
Inovasi aerodinamika ini menjadi bagian dari upaya tim untuk terus mengembangkan performa motor di tengah persaingan ketat.
Perubahan desain tersebut tampak jelas pada area bawah fairing, seperti yang terlihat dalam dokumentasi sesi latihan di Balaton Park.
Tim teknis menilai komponen baru ini sebagai langkah evolusioner kecil, namun diharapkan mampu memberikan dampak pada stabilitas motor dalam kondisi tertentu.
Pada hari yang cukup menantang bagi BMW, Miguel Oliveira berhasil menembus posisi sepuluh besar dengan catatan waktu terbaik 1 menit 39,684 detik.
Sementara itu, rekan setimnya, Danilo Petrucci, mencatatkan waktu 1 menit 40,164 detik di tengah berbagai kendala yang ia hadapi sepanjang sesi.
Hari Jumat di Balaton Park memang tidak berjalan mulus bagi kubu BMW. Petrucci mengalami masalah teknis pada airbox di sesi FP1 yang membuatnya kehilangan waktu berharga di lintasan.
Situasi semakin sulit ketika ia kembali mengalami insiden di FP2 setelah terjatuh secara lowside di Tikungan 3.
Akibat kecelakaan tersebut, Petrucci harus dibawa ke pusat medis dan didiagnosis mengalami memar pada pergelangan tangan kiri. Kondisinya akan kembali dievaluasi menjelang sesi latihan pada Sabtu pagi.
Di sisi lain, Miguel Oliveira tetap berusaha memaksimalkan paket yang tersedia. Meski belum sepenuhnya nyaman dengan karakter motor dan penyesuaian terbaru, ia tetap mampu menunjukkan performa kompetitif di lintasan yang cukup unik tersebut.
Kepala Tim ROKiT BMW Motorrad WorldSBK, Shaun Muir, menjelaskan bahwa perubahan pada motor tidak terlalu signifikan dibanding dua seri sebelumnya.
Fokus utama tim, menurutnya, adalah membantu para pembalap beradaptasi dengan setelan yang ada, termasuk penyesuaian elektronik yang dilakukan di antara dua sesi latihan bebas.
Muir menilai bahwa secara umum, respons awal terhadap perubahan tersebut belum sepenuhnya optimal, terutama bagi Miguel Oliveira.
Meskipun beberapa sektor menunjukkan catatan waktu berwarna oranye—indikasi kecepatan yang kompetitif—Muir menekankan bahwa pembalapnya masih perlu menyatukan seluruh sektor menjadi satu putaran yang konsisten.
Ia juga menegaskan bahwa fairing baru tersebut tidak dimaksudkan sebagai perubahan besar yang langsung mengubah performa motor secara drastis.
Menurutnya, faktor utama tetap terletak pada adaptasi terhadap karakter sirkuit yang berbeda serta penyempurnaan pemahaman pembalap terhadap paket yang digunakan.
Sementara itu, Miguel Oliveira memberikan pandangannya mengenai penggunaan fairing baru tersebut.
Ia menjelaskan bahwa karakter Sirkuit Balaton Park yang spesifik—dengan minimnya waktu motor dalam posisi miring di tikungan—menjadi tantangan tersendiri dalam menilai efektivitas pembaruan aerodinamika tersebut.
Menurutnya, bagian fairing yang diperbarui memang berpotensi memberikan pengaruh dalam kondisi tertentu, namun dibutuhkan lebih banyak data dan pengalaman lintasan untuk benar-benar memahami kontribusinya.
Ia menambahkan bahwa evaluasi lebih mendalam akan dilakukan setelah tim mengumpulkan cukup informasi dari berbagai kondisi trek yang berbeda.
Dengan kombinasi pengembangan teknis, adaptasi pembalap, serta dinamika lintasan yang menantang, akhir pekan di Balaton Park menjadi ajang penting bagi BMW untuk menguji arah pengembangan motor mereka.
Di tengah proses tersebut, Miguel Oliveira tetap menjadi salah satu fokus utama dalam upaya tim mengejar konsistensi performa di kejuaraan musim ini.
