GPNesia.com – Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengungkap kesulitannya menjaga performa motor saat tampil pada MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Minggu (10/5/2026).
Kondisi tersebut membuat Marco Bezzecchi gagal mempertahankan peluang kemenangan yang sudah berada di depan mata.
Pada balapan utama MotoGP Prancis 2026, Marco Bezzecchi sempat tampil dominan dan memimpin jalannya lomba dalam sebagian besar putaran.
Namun, situasi berubah drastis ketika balapan memasuki tiga lap terakhir. Penurunan performa motor membuat ritmenya melambat cukup signifikan sehingga posisi terdepan tidak lagi mampu dipertahankan.
Kesulitan tersebut dimanfaatkan rivalnya, Jorge Martin, yang berhasil menyalip dan merebut pimpinan balapan menjelang akhir race.
Bezzecchi akhirnya harus puas finis di posisi kedua setelah perjuangannya menjaga kecepatan tidak berjalan sesuai harapan.
Usai balapan, pembalap asal Italia itu mengaku memang tidak merasa nyaman ketika mengendarai motor sepanjang race berlangsung.
Meski tetap berusaha tampil maksimal, ia menyebut dirinya kesulitan menemukan cara terbaik untuk mengatur ritme balapan.
“I didn’t expect to lead for so many laps”🎙️ – Bezzecchi
It didn’t quite click for Marco this weekend but important points were secured 👊#FrenchGP 🇫🇷 pic.twitter.com/Lynfp6FXyb
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) May 10, 2026
“Ini adalah balapan yang sulit dan lama,” ujar Bezzecchi saat memberikan komentar di parc ferme.
“Saya sempat kuat dan mencoba yang terbaik.”
“Tetapi sejujurnya saya tidak tahu bagaimana harus mengatur balapan ini, karena kecepatan saya tidak terlalu bagus dan saya tidak nyaman,” lanjutnya.
“Tetapi saya merasa tetap senang.”
“Saya sudah berusaha maksimal untuk meraih hasil terbaik.”
“Selamat untuk Jorge, sekarang saatnya bersiap untuk balapan selanjutnya,” tandas pembalap Aprilia tersebut.
Hasil runner-up di Le Mans membuat Marco Bezzecchi harus membayar mahal kegagalannya meraih kemenangan.
Tambahan poin yang diperoleh membuat dirinya kini mengoleksi 128 poin di klasemen sementara MotoGP 2026.
Walau masih bertahan di posisi puncak klasemen, keunggulan Bezzecchi kini semakin tipis. Ia hanya unggul satu angka dari Jorge Martin yang terus memberikan tekanan di urutan kedua.
Martin tampil impresif sepanjang akhir pekan MotoGP Prancis 2026 setelah memborong kemenangan pada sprint race maupun balapan utama.
Raihan dua kemenangan tersebut membuat pembalap berjuluk Martinator itu kini mengumpulkan 127 poin dan semakin dekat dengan posisi teratas klasemen sementara MotoGP musim ini.
