GPNesia – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, kembali membuka wacana soal masa depannya di ajang MotoGP. Nama Marc Marquez bahkan secara terbuka mengungkap kemungkinan bahwa musim balap 2026 dapat menjadi penutup kariernya di kejuaraan dunia tersebut.
Sejak naik ke kelas utama MotoGP pada 2013, Marc Marquez telah mencatatkan pencapaian luar biasa. Ia berhasil mengoleksi tujuh gelar juara dunia, serta membukukan 73 kemenangan, 126 podium, dan 74 pole position dari total 210 kali start balapan. Statistik tersebut menegaskan posisinya sebagai salah satu ikon terbesar dalam era modern MotoGP.
Namun, seperti halnya atlet profesional lainnya, perjalanan karier di lintasan tidak berlangsung selamanya. Faktor usia dan kondisi fisik menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kapan seorang pembalap harus berhenti.
Marquez pun mengakui bahwa momen tersebut bisa datang lebih cepat dari yang dibayangkan. Bahkan, ia tidak menutup kemungkinan bahwa MotoGP 2026 akan menjadi musim terakhirnya di level tertinggi balap motor dunia.
“Saya akan mengakhiri karier olahraga saya lebih cepat karena tubuh saya ketimbang pikiran saya. Saya hanya akan memperpanjangnya selama tubuh saya bisa bertahan,” ujar Marquez, dikutip dari Motosan melalui GPNesia.com, Sabtu (18/4/2026).
“Saya tidak tahu apakah ini mungkin jadi Kejuaraan Dunia MotoGP terakhir saya,” lanjut pembalap berusia 33 tahun tersebut.
Lebih jauh, Marquez menjelaskan bahwa motivasinya bukan semata-mata karena kecintaan terhadap balap motor, melainkan dorongan kuat untuk terus bersaing dan meraih kemenangan. Baginya, kompetisi adalah inti dari segalanya.
“Saya tidak kecanduan balapan motor, saya kecanduan akan kompetisi, akan kemenangan. Motor memang penting tapi hidup terus berlanjut,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung realitas yang harus dihadapi setiap atlet seiring bertambahnya usia. Penurunan performa dianggap sebagai hal yang wajar dan tidak terhindarkan.
“Anda tidak bisa memasuki tikungan dengan cara yang sama seperti saat berusia 20 tahun dengan 35 tahun. Adalah hal yang alami rekan setim akan mengalahkan Anda suatu hari nanti,” tutupnya.
Dengan segala prestasi yang telah diraih sepanjang kariernya, opsi pensiun dalam waktu dekat menjadi sesuatu yang masuk akal bagi Marquez. Terlebih lagi, muncul kabar bahwa ia hanya tertarik menandatangani kontrak baru dengan skema 1+1 bersama Ducati, yakni satu tahun durasi kontrak dengan opsi perpanjangan satu tahun berikutnya.
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook







