GPNesia.com – Pembalao asal Inggris, Lewis Hamilton meminta Ferrari segera melakukan perbaikan signifikan pada mobil SF-26, khususnya dalam aspek pengurangan drag, setelah menjalani akhir pekan yang mengecewakan pada ajang Grand Prix Miami.
Juara dunia tujuh kali itu hanya mampu finis di posisi ketujuh pada sprint maupun balapan utama, menandai salah satu performa yang jauh dari harapan di musim ini.
Hasil balapan utama sebenarnya sedikit membaik secara klasifikasi setelah rekan setimnya, Charles Leclerc, menerima penalti waktu 20 detik pasca-balapan yang membuat posisi Hamilton naik ke urutan keenam.
Namun, perubahan tersebut tidak banyak mengubah kesan buruk dari keseluruhan performa Ferrari di Florida, yang dinilai masih belum kompetitif secara konsisten.
Situasi semakin sulit bagi pembalap asal Inggris tersebut setelah insiden di lap pertama yang melibatkan pembalap Alpine, Franco Colapinto, yang berada tepat di belakangnya.
Kontak di awal lomba itu menyebabkan kerusakan pada mobil Hamilton, yang kemudian berdampak besar pada performa aerodinamika.
Downforce mobilnya dilaporkan berkurang sekitar 15 hingga 20 poin, membuat kecepatan balapnya menurun signifikan sepanjang lomba.
Meski Ferrari membawa total 11 peningkatan teknis ke Miami, SF-26 tetap menunjukkan kelemahan utama pada kecepatan lintasan lurus.
Defisit ini menjadi perhatian besar bagi tim maupun Lewis Hamilton, yang menilai bahwa masalah drag harus segera diatasi sebelum menghadapi seri berikutnya.
“Saya menantikannya, tetapi kami perlu melihat apakah bisa mengurangi drag sebelum balapan berikutnya. Di trek lurus kami masih punya defisit dan itu harus diperbaiki,” ungkap Hamilton kepada media termasuk RacingNews365 saat menatap Grand Prix Kanada, salah satu seri yang pernah ia menangi tujuh kali, meski kemenangan terakhirnya di sana terjadi pada 2019.
Pembalap berusia 41 tahun itu, yang telah mengoleksi 105 kemenangan grand prix sepanjang kariernya, menegaskan bahwa peningkatan performa di lintasan lurus menjadi prioritas utama.
Dalam wawancara terpisah dengan Sky Sports F1, Lewis Hamilton juga menyampaikan kekecewaannya terhadap jalannya akhir pekan di Miami.
Ia menilai hasil yang diraih, yakni finis ketujuh di kedua sesi balapan sebelum perubahan klasifikasi, mencerminkan kurang kompetitifnya paket mobil yang ia gunakan. Ia menambahkan bahwa kerusakan akibat insiden awal membuatnya tidak bisa berbuat banyak di sisa lomba.
“Ini jelas bukan akhir pekan yang baik sama sekali. Ketujuh dan ketujuh, atau keenam setelah penalti, semuanya hanya berada di posisi tengah. Dengan kerusakan yang saya alami, saya benar-benar tidak bisa melakukan banyak hal. Sayang sekali karena tim sudah bekerja sangat keras. Kami hanya bisa membawa pulang beberapa poin dan harus segera melanjutkan,” demikian penjelasan Hamilton yang menggambarkan frustrasinya.
Analisis kecepatan tertinggi dari Grand Prix Miami juga memperkuat temuan tersebut. Data menunjukkan Ferrari SF-26 masih tertinggal dalam hal kecepatan maksimum dibandingkan para rivalnya di lintasan lurus, yang secara langsung memengaruhi peluang mereka untuk bersaing di posisi depan.
Kondisi ini menjadi sorotan utama karena meski telah mendapatkan sejumlah pembaruan, efeknya belum mampu menutup kesenjangan performa yang ada.
Dengan hasil ini, tekanan terhadap Ferrari untuk segera menemukan solusi teknis semakin meningkat. Baik dari sisi strategi pengembangan maupun setup aerodinamika, tim diharapkan mampu menjawab keluhan pembalap utamanya sebelum memasuki seri berikutnya di kalender Formula 1 musim ini.
Lewis Hamilton sendiri tampak tetap fokus menghadapi tantangan ke depan, meskipun akhir pekan di Miami menjadi salah satu yang paling sulit baginya dalam beberapa balapan terakhir.







