Lengan Ayun Ducati Jadi Sorotan di WSBK Assen 2026

Lengan Ayun Ducati Jadi Sorotan di WSBK Assen 2026
Lengan Ayun Ducati Jadi Sorotan di WSBK Assen 2026. Foto: GPOne.com

GPNesia.com – Lengan ayun Ducati menjadi perhatian utama dalam gelaran World Superbike (WSBK) 2026 di Sirkuit Assen, Belanda, setelah sejumlah insiden teknis terjadi sepanjang akhir pekan balapan. Permasalahan ini muncul di tengah performa impresif pabrikan asal Borgo Panigale yang tetap mendominasi catatan waktu.

Usai rangkaian balapan di Assen, Ducati langsung mengambil langkah cepat dengan meminta tim-tim satelitnya menyerahkan bagian rangka belakang motor, khususnya komponen lengan ayun Ducati, untuk dianalisis lebih lanjut. Evaluasi ini dilakukan sebagai upaya pencegahan sebelum seri berikutnya digelar di Hungaria.

Masalah mulai mencuat sejak sesi latihan bebas kedua (FP2) pada hari Jumat. Pembalap Sam Lowes mengalami patah pada bagian tersebut, memicu kekhawatiran di kalangan tim. Insiden serupa juga dilaporkan oleh tim lain seperti Barni dan Advocates, sementara beberapa tim lainnya menghadapi kerusakan dengan tingkat berbeda sepanjang akhir pekan.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa Ducati tidak tinggal diam. Pabrikan Italia tersebut segera mengoordinasikan langkah teknis untuk menangani masalah ini. Setelah Balapan 2, semua tim independen diminta mengumpulkan swingarm mereka guna dilakukan pemeriksaan menyeluruh dalam beberapa hari ke depan.

Situasi ini menjadi krusial karena kalender balap yang padat. Dalam waktu hanya 10 hari, ajang Superbike akan kembali berlangsung, membuat proses evaluasi ini menjadi semacam perlombaan melawan waktu bagi Ducati dan seluruh tim yang terlibat.

Di sisi lain, performa Ducati di Assen sebenarnya sangat kompetitif. Meskipun terdapat pembatasan aliran bahan bakar, tujuh unit Panigale V4 berhasil menembus sepuluh besar pada akhir sesi Jumat. Hal ini menunjukkan bahwa secara performa keseluruhan, motor Ducati masih sangat kuat.

Namun demikian, kekhawatiran terbesar justru datang dari penggunaan lengan ayun Ducati generasi terbaru. Berdasarkan informasi yang beredar, beberapa tim independen menemukan indikasi masalah struktural, terutama di sisi kanan komponen tersebut. Dugaan awal mengarah pada ketebalan material yang dinilai kurang optimal jika dikombinasikan dengan tenaga besar serta bobot motor.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian melibatkan motor tim Marc VDS yang dikendarai oleh Sam Lowes. Insiden yang dialami memperkuat dugaan adanya kelemahan pada desain atau spesifikasi komponen tersebut.

Menanggapi situasi ini, tim-tim satelit Ducati bersama kepala proyek Superbike, Marco Zambenedetti, langsung menggelar pertemuan darurat setelah FP2. Mereka membahas langkah-langkah teknis untuk mengidentifikasi akar masalah dan menentukan solusi yang tepat.

Para mekanik bahkan bekerja hingga larut malam di pit lane untuk membongkar, menganalisis, dan memperbaiki komponen yang bermasalah. Beberapa bagian juga dilaporkan telah diganti sebagai langkah antisipasi agar motor tetap kompetitif sekaligus aman digunakan.

Sementara itu, dari kubu tim pabrikan, Aruba Ducati memberikan klarifikasi bahwa motor Panigale V4 milik Nicolò Bulega dan Iker Lecuona tidak mengalami kendala serupa sepanjang hari. Hal ini memberikan sedikit harapan bahwa masalah tersebut tidak bersifat menyeluruh pada semua unit.

Dengan langkah cepat yang telah diambil, Ducati optimistis permasalahan ini dapat segera diatasi. Harapannya, seluruh tim yang menggunakan motor Ducati dapat terhindar dari kendala teknis lanjutan dan tetap tampil maksimal di seri-seri berikutnya tanpa gangguan berarti.

Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook

Exit mobile version