Fermin Aldeguer menjadi sorotan setelah pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP itu resmi menjalin kerja sama dengan AVA (Advanced Recovery for Athletes), pusat rehabilitasi cedera milik megabintang sepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo.
Fermin Aldeguer diketahui mengalami patah tulang femur atau paha kiri usai kecelakaan saat menjalani latihan bersama Marc Marquez dan Alex Marquez di Sirkuit Aspar, Valencia, Spanyol, pada 8 Januari 2026.
Akibat insiden tersebut, pembalap berusia 21 tahun itu harus melewatkan rangkaian tes pramusim di Malaysia dan Thailand, termasuk absen dari Grand Prix Thailand. Dampaknya, ia tertinggal dalam proses adaptasi dan pengembangan motor Ducati Desmosedici bersama timnya.
Setelah mendapatkan izin dari tim medis untuk kembali turun lintasan pada Grand Prix Brasil dan Amerika, Fermin Aldeguer akhirnya mengambil keputusan penting dengan bergabung bersama AVA, fasilitas pemulihan atlet yang baru diluncurkan Ronaldo pada tahun lalu.
Manajer Aldeguer, Hector Faubel, menyampaikan kepada Motorsport.com pada Jumat (3/4/2026) bahwa pembalapnya kini memiliki akses penuh terhadap seluruh layanan yang tersedia di AVA, mulai dari pendampingan profesional hingga penggunaan teknologi mutakhir.
“Sekarang, Fermín pada dasarnya memiliki perlengkapan yang hampir sama seperti yang digunakan CR7 di rumah, termasuk ruang hiperbarik yang sangat membantu proses pemulihan pascabalapan sekaligus meningkatkan kebugaran fisiknya,” jelas Faubel.
Meski demikian, Fermin Aldeguer bukanlah atlet pertama yang bergabung dengan fasilitas ini. AVA sebelumnya juga telah menangani pembalap Formula E, Antonio Felix da Costa, serta sejumlah atlet dari cabang atletik dan sepak bola.
“Setelah melalui berbagai upaya, Fermín akhirnya mencapai kesepakatan untuk menjadi bagian dari perusahaan milik Cristiano Ronaldo yang fokus pada rehabilitasi cedera dan peningkatan performa fisik,” lanjut Faubel.
“Ronaldo sendiri sangat antusias menyambut kerja sama ini. Perusahaannya dilengkapi teknologi paling modern dan canggih untuk mendukung pemulihan serta peningkatan kondisi fisik atlet,” tutup mantan pembalap GP125 dan Moto2 tersebut.
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook






