Jejak Lulusan Honda Team Asia Menuju MotoGP, Harapan Baru dari Veda Ega Pratama

Avatar photo
Travis Pastrana Moto3 Julukan Veda Ega Pratama

GPNesia.com – Perjalanan pembalap muda menuju kelas tertinggi balap motor dunia, MotoGP, kerap dimulai dari fondasi yang kuat di level junior. Salah satu jalur yang terbukti melahirkan talenta berbakat adalah Honda Team Asia. Tim ini tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga batu loncatan bagi sejumlah rider untuk menembus persaingan elite di lintasan balap internasional.

Saat ini, sorotan tertuju pada Veda Ega Pratama yang tengah memperkuat Honda Team Asia di ajang Moto3 musim 2026. Pembalap muda Indonesia tersebut menunjukkan performa menjanjikan sejak awal musim. Ia sukses finis di posisi kelima pada seri Moto3 Thailand 2026, sebelum kemudian mencatatkan prestasi lebih tinggi dengan meraih podium di Moto3 Brasil 2026.

Meski menghadapi kendala dan gagal finis di seri Moto3 Amerika Serikat 2026, performa Veda tetap kompetitif. Hingga saat ini, ia menempati posisi ketujuh dalam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 27 poin. Capaian tersebut menjadi indikasi bahwa konsistensi akan menjadi kunci penting bagi peluang kariernya ke depan.

Jika mampu menjaga performa dan terus berkembang, peluang Veda untuk naik kelas terbuka lebar. Ia bisa saja dipromosikan ke Moto2 pada musim 2027, atau bahkan direkrut oleh tim papan atas di Moto3. Tidak menutup kemungkinan, langkahnya akan mengikuti jejak para pendahulu dari Honda Team Asia yang berhasil mencapai MotoGP.

Salah satu nama yang lebih dulu menapaki jalur tersebut adalah Takaaki Nakagami. Pembalap asal Jepang ini sempat mengalami masa adaptasi yang tidak mudah. Setelah tiga tahun berlaga di Moto2, ia bergabung dengan Honda Team Asia pada 2014. Di musim perdananya bersama tim tersebut, Nakagami hanya mampu mengumpulkan tiga poin dan menutup musim di posisi ke-22 klasemen akhir.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Bertahan di Papan Tengah Moto3 2026

Namun, kerja kerasnya membuahkan hasil. Seiring waktu, Nakagami menunjukkan peningkatan performa yang signifikan. Puncaknya terjadi pada musim 2017, ketika ia berhasil finis di posisi ketujuh klasemen akhir Moto2. Hasil tersebut menjadi tiket baginya untuk naik ke MotoGP bersama tim LCR Honda. Ia pun mempertahankan posisinya di kelas utama hingga akhir musim 2024.

Selain Nakagami, nama Somkiat Chantra juga menjadi contoh nyata lulusan Honda Team Asia yang berhasil mencapai MotoGP. Pembalap asal Thailand ini menghabiskan enam musim di Moto2 bersama tim tersebut, yakni dari 2019 hingga 2024. Selama periode itu, Chantra menunjukkan perkembangan yang stabil.

Prestasi terbaiknya tercatat pada musim 2023 ketika ia finis di posisi keenam klasemen akhir dengan raihan 173,5 poin. Namun, performanya menurun di musim berikutnya dengan hanya mengoleksi 104 poin dan menempati posisi ke-12. Meski demikian, ia tetap mendapat kesempatan promosi ke MotoGP pada 2025 bersama LCR Honda.

Sayangnya, kiprah Chantra di MotoGP tidak berjalan mulus. Sepanjang musim 2025, ia hanya mampu mengumpulkan tujuh poin. Hasil tersebut membuat kontraknya tidak diperpanjang, sekaligus mengakhiri perjalanannya di kelas utama untuk sementara waktu.

Sementara itu, Ai Ogura menjadi contoh lain pembalap yang berkembang melalui Honda Team Asia sebelum mencapai level tertinggi. Ia memulai kiprahnya bersama tim tersebut di Moto3 pada 2018 hingga 2020. Pada musim terakhirnya di kelas tersebut, Ogura berhasil finis di posisi ketiga, menunjukkan potensinya sebagai pembalap kompetitif.

Kariernya berlanjut ke Moto2 bersama Honda Team Asia dari 2021 hingga 2023. Pada musim 2022, ia hampir meraih gelar juara setelah finis sebagai runner-up. Meski gagal menjadi juara saat itu, Ogura akhirnya meraih titel Moto2 pada 2024 bersama tim MT Helmets – MSi.

BACA JUGA:  Enea Bastianini Berupaya Kembali Bersinar di MotoGP 2026 dengan Red Bull KTM Tech3

Keberhasilan tersebut membuka jalan baginya untuk tampil di MotoGP. Dalam dua musim terakhir, ia bergabung dengan tim satelit Aprilia, Trackhouse MotoGP Team. Langkah ini menegaskan bahwa jalur pembinaan yang ia tempuh mampu mengantarkannya ke level tertinggi.

Melihat rekam jejak para pembalap tersebut, Honda Team Asia terbukti menjadi wadah penting dalam mencetak talenta balap berkelas dunia. Kini, harapan itu bertumpu pada sosok Veda Ega Pratama yang tengah meniti kariernya dengan penuh potensi. Jika mampu menjaga konsistensi dan terus berkembang, bukan tidak mungkin ia akan menjadi pembalap Indonesia berikutnya yang menembus MotoGP dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Minggu, 31 Mei 2026

Siaran Ulang Sprint Race MotoGP Italia 2026 di Mugello

Jejak lulusan Honda Team Asia ke MotoGP dan peluang Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026 menuju kelas balap dunia tertinggi.

Minggu, 31 Mei 2026

Marc Marquez Akui Belum Puas Meski Tembus Lima Besar di Sprint MotoGP Mugello 2026

Jejak lulusan Honda Team Asia ke MotoGP dan peluang Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026 menuju kelas balap dunia tertinggi.

Minggu, 31 Mei 2026

Raul Fernandez Menangi Sprint MotoGP Mugello 2026

Jejak lulusan Honda Team Asia ke MotoGP dan peluang Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026 menuju kelas balap dunia tertinggi.

Minggu, 31 Mei 2026

Manuel Gonzalez Raih Pole Position Moto2 Italia 2026 di Mugello

Jejak lulusan Honda Team Asia ke MotoGP dan peluang Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026 menuju kelas balap dunia tertinggi.

Minggu, 31 Mei 2026

Race 1 WorldSSP Aragon 2026: Zaccone Menang, Aldi Satya Mahendra Finis Keenam

Jejak lulusan Honda Team Asia ke MotoGP dan peluang Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026 menuju kelas balap dunia tertinggi.

Minggu, 31 Mei 2026

David Almansa Amankan Pole Position Moto3 Italia 2026

Jejak lulusan Honda Team Asia ke MotoGP dan peluang Veda Ega Pratama bersinar di Moto3 2026 menuju kelas balap dunia tertinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *