GPNesia.com – Pembalap QJMotor Frinsa MSI, Iván Ortolá, berhasil mencatatkan hasil gemilang dengan mengamankan podium ketiga pada ajang Moto2 Prancis 2026 yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu (10/5).
Hasil ini menjadi salah satu pencapaian penting dalam musim balapnya setelah tampil impresif di tengah kondisi lintasan yang penuh tantangan akibat hujan.
Balapan di Le Mans berlangsung dalam kondisi basah atau wet race yang membuat para pembalap harus bekerja ekstra keras menjaga stabilitas motor.
Race Direction bahkan menetapkan kondisi lintasan hujan sejak awal perlombaan, yang kemudian memengaruhi strategi seluruh tim di lintasan.
Start dari posisi ke-15, Iván Ortolá menunjukkan performa luar biasa dengan melakukan manuver agresif namun terukur.
Pembalap muda asal Spanyol tersebut sukses menyalip sebelas pembalap di sepanjang jalannya balapan.
Aksi comeback tersebut menjadi sorotan karena dilakukan di trek yang licin dan penuh risiko, namun ia mampu menjaga ritme hingga akhirnya finis di posisi ketiga.
Balapan sendiri sempat dihentikan sementara setelah bendera merah dikibarkan oleh marshal pada lap ketiga.
Saat itu, perlombaan yang awalnya direncanakan berlangsung selama 14 lap harus disesuaikan menjadi hanya 9 lap setelah restart. Perubahan ini membuat strategi tim harus dirombak secara cepat di tengah kondisi yang tidak stabil.
Pada fase awal balapan, Izan Guevara dari BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 langsung tampil dominan setelah memulai dari pole position.
Ia segera membangun jarak dari para pesaingnya, termasuk Manu Gonzalez dan Iván Ortolá, yang menjadi pengejar terdekat di belakangnya.
Dalam tiga lap pertama saja, Guevara sudah mencatatkan keunggulan lebih dari satu detik.
Sementara itu, persaingan di barisan tengah juga berlangsung ketat.
Manuver agresif David Alonso sempat memicu perubahan posisi signifikan di grup depan, termasuk membuat rekan setimnya Daniel Holgado kehilangan posisi kompetitif sebelum akhirnya tersingkir dari persaingan utama.
Memasuki lap-lap akhir, Manu Gonzalez sempat memangkas jarak dengan Guevara hingga kurang dari satu detik.
Namun, konsistensi dan kecepatan tinggi Guevara membuatnya tetap tak terkejar hingga garis finis.
Gonzalez akhirnya harus puas di posisi kedua, sementara Iván Ortolá berhasil mempertahankan posisinya untuk mengunci podium ketiga yang sangat berharga bagi tim QJMotor Frinsa MSI.
Di belakang podium, Alonso Lopez dari ITALJET Gresini Moto2 finis di posisi keempat. David Alonso menyusul di urutan kelima meskipun harus menahan rasa sakit akibat cedera bahu yang dialaminya.
First podium of the season for @IvanOrtola48 🥉#FrenchGP 🇫🇷 pic.twitter.com/MViKcYK4E3
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) May 10, 2026
Celestino Vietti menempati posisi keenam, diikuti Senna Agius di posisi ketujuh setelah duel ketat di grup tengah.
Joe Roberts berhasil mengungguli rekan setimnya Filip Salac dalam perebutan posisi kedelapan, sementara posisi kesepuluh diamankan oleh Aron Canet dari ELF Marc VDS Racing Team.
Di sisi lain, pembalap Indonesia Mario Suryo Aji dari Idemitsu Honda Team Asia menyelesaikan balapan di posisi ke-22, tepat di belakang rekan setimnya, rookie Taiyo Furusato.
Hasil akhir balapan juga diwarnai keputusan diskualifikasi terhadap Dani Holgado setelah pemeriksaan teknis pascabalapan menemukan bahwa motornya tidak dipasang spatbor depan sesuai regulasi teknis yang berlaku.
Tambahan podium ini membawa dampak positif bagi klasemen sementara Moto2 musim 2026. Iván Ortolá kini menempati posisi ketujuh klasemen dengan total 39,5 poin, memperkuat posisinya di papan tengah persaingan kejuaraan dunia.
Dengan hasil tersebut, Iván Ortolá kembali menegaskan dirinya sebagai salah satu pembalap muda yang patut diperhitungkan di kelas Moto2.
Performa konsisten, kemampuan adaptasi di lintasan basah, serta mental bertarung yang kuat menjadi modal penting dalam menghadapi seri-seri berikutnya musim ini.
