GPNesia.com – Nasib kurang beruntung dialami pembalap QJMOTOR – Green Power – MSI, Iván Ortolá, dalam balapan Moto2 Grand Prix Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5).
Saat peluang meraih podium tampak semakin terbuka, rider asal Spanyol tersebut justru harus mengakhiri lomba lebih awal akibat gangguan teknis pada motornya.
Sejak balapan dimulai, Manuel Gonzalez tampil sangat dominan. Memulai perlombaan dari posisi pole, pembalap Spanyol itu langsung mengambil alih posisi terdepan selepas tikungan pertama dan perlahan membangun keunggulan atas para pesaingnya.
Di belakang Gonzalez, Iván Ortolá menjadi pembalap yang mampu memberikan tekanan paling konsisten.
Sepanjang sebagian besar balapan, ia berhasil menjaga jarak sekitar satu detik dari sang pemimpin lomba.
Persaingan keduanya sempat menjadi sorotan karena Ortolá terlihat memiliki peluang untuk mengamankan hasil terbaik musim ini.
PROBLEMS FOR @ivanortola48 🤯#ItalianGP 🇮🇹 pic.twitter.com/4gW24vTIHv
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) May 31, 2026
Namun memasuki tujuh putaran terakhir, Gonzalez meningkatkan kecepatannya secara signifikan. Selisih waktu yang sebelumnya relatif stabil mulai melebar hingga mendekati dua detik.
Ortolá berusaha mempertahankan ritmenya sekaligus mengejar ketertinggalan, tetapi situasi berubah drastis menjelang akhir balapan.
Petaka datang ketika lomba menyisakan dua lap. Motor yang dikendarainya mengalami masalah teknis yang membuatnya tidak dapat melanjutkan perlombaan.
Pembalap berusia muda tersebut bahkan sempat mengangkat tangan sebagai isyarat bahwa ada kendala pada motornya sebelum akhirnya keluar dari balapan pada lap ke-17.
Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab pasti gangguan teknis yang membuat Iván Ortolá gagal finis. Padahal, podium yang sudah berada di depan mata harus sirna dalam hitungan momen.
Kondisi tersebut membuat Manuel Gonzalez melaju tanpa hambatan menuju garis finis dan mengunci kemenangan di Mugello.
Penampilannya sepanjang balapan menunjukkan perbedaan level yang cukup mencolok dibandingkan para rivalnya pada seri kali ini.
Kegagalan Ortolá menyelesaikan balapan juga mengubah peta persaingan perebutan podium. Celestino Vietti dari MB Conveyors SpeedRS Team memanfaatkan situasi tersebut untuk merebut posisi kedua setelah menunjukkan kecepatan yang kompetitif pada fase akhir lomba.
Sementara itu, Daniel Holgado dari CFMOTO Inde Aspar Team harus bekerja keras mempertahankan tempat di tiga besar.
Pembalap muda Spanyol itu sempat terlihat berpeluang finis lebih tinggi, tetapi performa bannya menurun akibat keausan yang berdampak pada daya cengkeram motor.
Such a cruel outcome for @ivanortola48 but what a ride nonetheless 👏#ItalianGP 🇮🇹 pic.twitter.com/8wLr95F3hM
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) May 31, 2026
Vietti yang datang dengan kecepatan lebih baik akhirnya berhasil melewati Holgado tanpa kesulitan berarti.
Meski demikian, Holgado tetap mampu mempertahankan posisi ketiga hingga finis meski terus mendapatkan tekanan dari Senna Agius yang membela LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP.
Di luar perebutan podium, Filip Salac dari OnlyFans American Racing Team berhasil mengamankan posisi kelima. Sementara itu, Alonso Lopez dari ITALJET Gresini Moto2 menyelesaikan balapan di urutan keenam.
Penantang gelar juara dunia musim ini, Izan Guevara dari BLU CRU Pramac Yamaha Moto2, harus puas finis di posisi ketujuh. Adapun Barry Baltus dari REDS Fantic Racing menempati urutan kedelapan.
Posisi sembilan besar dilengkapi oleh Collin Veijer dari Red Bull KTM Ajo, sedangkan Deniz Oncu dari Elf Marc VDS Racing Team menutup daftar 10 besar pada balapan Moto2 Mugello 2026 yang berlangsung penuh drama tersebut.









