GPNesia.com – Kejutan besar terjadi di paddock MotoGP ketika tim Gresini secara mendadak memanggil pembalap WorldSBK, Iker Lecuona, untuk menggantikan posisi Álex Márquez pada Grand Prix Hungaria.
Situasi ini membuat banyak pihak tak menyangka, termasuk sang pembalap asal Spanyol tersebut yang mengaku benar-benar terkejut dengan kesempatan yang datang secara tiba-tiba tersebut.
Meski sudah hampir tiga tahun tidak menunggangi motor MotoGP, Iker Lecuona justru tampil melampaui ekspektasi.
Dalam balapan utama di Sirkuit Balaton Park, ia berhasil mengamankan posisi ketujuh yang sangat kompetitif.
Hasil tersebut bahkan membuatnya finis di depan sejumlah nama besar seperti Jack Miller, Enea Bastianini, Brad Binder, hingga Toprak Razgatlioglu.
Balapan tersebut juga diwarnai insiden besar pada Tikungan 1 yang melibatkan Jorge Martín, Marco Bezzecchi, Raúl Fernández, Fabio Di Giannantonio, serta Fermín Aldeguer yang merupakan rekan setim di tim Nadia Padovani.
Kondisi ini turut memengaruhi jalannya lomba dan membuka peluang bagi pembalap lain untuk naik posisi.
Dalam situasi yang penuh tekanan tersebut, pembalap asal Valencia ini mampu memanfaatkan peluang dengan baik.
Ia juga melakukan beberapa manuver menyalip penting sepanjang balapan, termasuk aksi krusial di lap terakhir ketika berhasil melewati Jack Miller untuk mengamankan posisi di tujuh besar.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari situs WorldSBK, Iker Lecuona mengaku sangat puas dengan performa yang ia tunjukkan selama akhir pekan di Hungaria.
Ia menyebut bahwa tim Gresini telah bekerja dengan sangat baik dan memberikan dukungan maksimal dalam adaptasi singkatnya di MotoGP.
“Saya sangat senang dengan penampilan kami, tim telah melakukan pekerjaan yang fantastis,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa dirinya merasa nyaman setiap kali mengendarai motor Ducati, meski mengakui masih ada beberapa kesalahan yang ia lakukan selama balapan.
Namun demikian, ia tetap mampu bersaing ketat dan bahkan berhasil menyalip Jack Miller di momen penting.
“Saya melakukan beberapa kesalahan, tetapi saya mampu menyalip Jack Miller. Saya ingin mengejar Diogo dan bertarung dengannya, tetapi bagaimanapun juga saya sangat senang dengan penampilan saya,” tambahnya.
Penampilan impresif tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa level kompetitif WorldSBK tidak bisa dipandang sebelah mata.
Menurutnya, baik dirinya maupun Nicolo Bulega memiliki kapasitas untuk bersaing jika diberi kesempatan penuh di ajang MotoGP.
Dalam pernyataan penutupnya, Iker Lecuona juga menegaskan bahwa performa seperti ini menunjukkan kualitas tinggi para pembalap WorldSBK, sekaligus memperkuat keyakinannya bahwa pembalap seperti Sam Lowes dan Yari Montella juga memiliki potensi besar untuk tampil kompetitif di level tertinggi balap motor dunia.












