Hiroshi Aoyama Apresiasi Comeback Veda Ega Pratama di Moto3 Spanyol 2026

Hiroshi Aoyama Apresiasi Comeback Veda Ega Pratama

GPNesia.com – Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa impresif pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, dalam ajang Moto3 Spanyol 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez pada Minggu (26/4/2026).

Aksi comeback yang ditunjukkan Veda sepanjang balapan dinilai sebagai salah satu penampilan paling solidnya musim ini, terutama setelah kesulitan di sesi kualifikasi.

Veda Ega Pratama memulai akhir pekan balap dengan tantangan berat. Pada sesi kualifikasi, ia hanya mampu menempati posisi ke-17, sebuah posisi yang jauh dari harapan untuk bersaing di barisan depan. Namun, situasi tersebut tidak menyurutkan semangatnya ketika balapan dimulai.

Begitu lampu start padam, Veda langsung menunjukkan agresivitas tinggi. Ia sukses merangsek naik ke posisi ke-14 hanya dalam beberapa lap awal.

Ritme balapnya terus meningkat seiring berjalannya waktu, hingga ia berhasil menembus kelompok lima besar pada Lap ke-13, memperlihatkan konsistensi dan kemampuan adaptasi yang kuat terhadap karakter sirkuit Jerez.

Memasuki enam lap terakhir, persaingan semakin ketat. Veda terlibat duel sengit dengan pembalap Red Bull KTM Ajo, Álvaro Carpe.

Kedua pembalap saling bertukar posisi dalam pertarungan intens yang berlangsung hingga lap penutup. Sayangnya, Veda harus mengakui keunggulan Carpe yang berhasil menyalipnya tepat di lap terakhir.

Ia pun mengakhiri balapan di posisi keenam, hasil yang tetap dianggap positif mengingat start awalnya.

Dalam pernyataan resmi tim, Hiroshi Aoyama yang juga merupakan juara dunia GP250 tahun 2009, menilai balapan di Jerez berlangsung cukup kacau, namun tetap menyimpan banyak aspek positif bagi timnya.

“Balapan Moto3 cukup kacau, tapi positif dalam banyak aspek,” ujar Aoyama.

Ia kemudian menyoroti performa Veda Ega Pratama yang mampu menunjukkan kematangan dalam mengelola ritme balapan meski старт dari posisi belakang.

Menurutnya, kemampuan Veda dalam membaca situasi lintasan menjadi salah satu faktor penting yang patut diapresiasi.

“Pratama memulai dari posisi ke-17 dan dengan cepat maju ke grup kedua, di mana ia terus berjuang sepanjang balapan. Ia menunjukkan manajemen balapan yang kuat dan kecepatan yang baik sepanjang balapan,” lanjutnya.

Aoyama juga menegaskan bahwa hasil yang diraih Veda di Jerez menjadi sinyal positif bagi perkembangan sang pembalap muda.

Ia menilai performa tersebut dapat menjadi modal berharga menjelang seri berikutnya di Moto3 Prancis yang akan berlangsung di Le Mans pada 8–10 Mei 2026.

“Di bagian akhir balapan, ia mampu berjuang untuk lima posisi teratas dan finis di posisi keenam, yang merupakan hasil yang sangat kuat mengingat posisi startnya,” tutur Aoyama, yang juga pernah berperan sebagai test rider Honda.

“Secara keseluruhan, kami melihat kemajuan yang jelas dari kedua pembalap kami dan kami akan terus berjalan arah ini untuk Le Mans,” tambahnya.

Dalam klasemen sementara Moto3 musim 2026, Veda Ega Pratama kini menempati posisi keenam dengan perolehan 37 poin. Ia masih tertinggal 53 poin dari pemuncak klasemen, Máximo Quiles, yang tampil dominan di awal musim.

Performa di Jerez membuat banyak pihak menilai bahwa Veda mulai menemukan konsistensi yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi Moto3.

Hiroshi Aoyama pun kembali menegaskan bahwa perkembangan tersebut menjadi fokus utama tim dalam membangun performa jangka panjang, terutama untuk menghadapi seri-seri penting berikutnya di kalender musim ini.

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.
Exit mobile version