GPNesia.com – Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, akhirnya memberikan klarifikasi usai berhasil finis di posisi keenam pada balapan Moto3 Spanyol 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez, Minggu (26/4).
Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian penting di awal musim, mengingat dirinya memulai balapan dari posisi ke-17.
Performa Veda Ega Pratama di lintasan Jerez cukup mencuri perhatian publik balap motor dunia. Pembalap muda asal Gunungkidul, Yogyakarta itu mampu menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang 19 lap balapan, termasuk saat sempat menembus posisi lima besar di fase akhir lomba.
Namun, peluang untuk finis di posisi lebih tinggi harus tertunda setelah dirinya disalip oleh pembalap lain, Alvaro Carpe, tepat di tikungan terakhir sebelum garis finis. Situasi tersebut membuatnya harus puas mengamankan posisi keenam dengan tambahan poin penting untuk klasemen sementara.
Performa meningkat dari posisi belakang
Dalam keterangannya yang disampaikan melalui unggahan di kanal Instagram SPOTV, Veda Ega Pratama mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih. Ia menilai balapan di Jerez berjalan positif karena adanya peningkatan performa dari lap ke lap meskipun dimulai dari posisi yang kurang menguntungkan.
Menurutnya, perjuangan sejak awal balapan menjadi tantangan tersendiri. Start dari posisi ke-17 membuatnya harus bekerja keras menyalip satu per satu lawan untuk bisa masuk ke grup terdepan. Ia menyebut bahwa setiap lap memberikan progres, meski kondisi ban di bagian akhir balapan mulai menurun drastis.
Strategi balapan dan kendala di akhir lomba
Dalam penjelasannya, Veda Ega Pratama mengungkapkan bahwa ia berusaha terus menekan ritme balapan untuk mendekati rombongan terdepan. Namun, kondisi ban yang sudah berada pada batas maksimal membuatnya kesulitan mempertahankan kecepatan optimal di lap-lap terakhir.
Balapan yang berlangsung selama 19 lap itu menuntut konsistensi tinggi, terutama dalam menjaga kondisi ban dan strategi overtake. Ia sempat berada di posisi yang sangat dekat dengan lima besar, tetapi kehilangan momentum pada momen krusial menjelang garis finis.
Meski demikian, ia tetap menilai hasil tersebut sebagai pengalaman berharga, terutama setelah insiden pada hari sebelumnya yang membuatnya harus memulai balapan dari posisi belakang.
Dampak insiden kualifikasi terhadap hasil race
Salah satu faktor yang memengaruhi jalannya balapan adalah insiden jatuh atau crash yang dialami pada sesi sebelumnya. Hal tersebut membuatnya tidak bisa start dari posisi ideal pada hari balapan utama.
Menurut Veda Ega Pratama, jika dirinya dapat memulai dari posisi depan, peluang untuk bersaing di barisan podium sangat terbuka. Ia merasa memiliki kecepatan yang cukup kompetitif untuk berada di kelompok terdepan sepanjang balapan.
Kondisi tersebut membuat hasil finis di posisi keenam tetap dianggap sebagai pencapaian positif, mengingat tantangan yang dihadapi sejak awal akhir pekan balap di Jerez.
Tambahan poin dan posisi klasemen
Dari hasil Moto3 Spanyol 2026 ini, Veda Ega Pratama berhasil mengumpulkan tambahan 10 poin penting. Dengan hasil tersebut, total poin yang sudah ia kantongi kini mencapai 37 poin di klasemen sementara Moto3 musim 2026.
Ia saat ini menempati posisi keenam dalam klasemen pembalap, dengan selisih 53 poin dari pemimpin klasemen sementara, Maximo Quiles. Posisi ini masih membuka peluang bagi dirinya untuk terus memperbaiki peringkat pada seri-seri berikutnya.
Harapan untuk seri selanjutnya
Hasil di Jerez menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk menghadapi seri berikutnya di kalender Moto3 2026. Konsistensi performa dan peningkatan strategi balapan akan menjadi fokus utama untuk bisa bersaing lebih dekat dengan kelompok terdepan.
Dengan usia yang masih sangat muda, pembalap Honda Team Asia tersebut terus menunjukkan potensi besar di ajang balap dunia. Perkembangan yang ia tunjukkan di Moto3 Spanyol menjadi sinyal positif bagi perjalanan kariernya di level Grand Prix.
Ke depan, performa Veda Ega Pratama akan kembali menjadi sorotan, terutama apakah ia mampu mempertahankan momentum dan menembus posisi podium di seri-seri berikutnya.
