GPNesia.com – Nama Hakim Danish kembali menjadi sorotan setelah berhasil menorehkan pencapaian bersejarah di ajang Moto3 Italia 2026.
Pembalap muda asal Malaysia tersebut sukses meraih podium ketiga pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5), dalam sebuah race yang penuh dinamika dan persaingan ketat sejak awal.
Keberhasilan tersebut terasa semakin spesial karena Hakim memulai balapan dari posisi terdepan.
Kesempatan start dari pole position itu didapat setelah peraih pole asli, David Almansa, tidak dapat turun balapan karena kondisi fisik yang kurang fit.
Situasi ini memberikan keuntungan awal bagi pembalap berusia 18 tahun tersebut untuk mengontrol ritme sejak lap pertama.
First Malaysian #Moto3 podium in 10 years 🔥🇲🇾#ItalianGP 🇮🇹 pic.twitter.com/G7zRGfvUn8
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) May 31, 2026
Namun jalannya lomba tidak sepenuhnya mudah. Tekanan juga datang dari pembalap lain, termasuk Maximo Quiles yang merupakan pemuncak klasemen sementara dan memulai balapan dari posisi tengah.
Kondisi tersebut membuat persaingan di barisan depan semakin ketat, dengan strategi dan konsistensi menjadi kunci utama.
Dalam beberapa fase balapan, performa Hakim Danish sempat naik turun.
Ia bahkan sempat tergeser hingga posisi ketujuh, sebelum kembali menunjukkan ketahanan mental dan kemampuan teknis untuk bersaing di grup depan.
Perjuangan tersebut menjadi salah satu momen penting yang menentukan hasil akhir balapan.
Setelah pertarungan intens hingga lap terakhir, Hakim akhirnya berhasil mengamankan posisi ketiga.
Podium utama direbut oleh duo pembalap KTM, Brian Uriarte yang finis pertama, serta Alvaro Carpe di posisi kedua.
Hasil ini menandai salah satu balapan paling kompetitif di kelas Moto3 musim 2026.
Capaian podium di Mugello ini disebut sebagai pencapaian terbesar dalam karier awal Hakim Danish sekaligus memenuhi target yang telah ia bidik sejak awal musim.
Lebih dari itu, hasil tersebut juga mencatatkan sejarah baru bagi dunia balap motor Malaysia di level grand prix.
Hakim menjadi pembalap Malaysia pertama yang kembali meraih podium Grand Prix sejak 2016.
Terakhir kali prestasi serupa dicatat oleh Khairul Idham Pawi yang saat itu tampil impresif dengan kemenangan di Moto3 Argentina dan Jerman pada musim yang sama.
Dengan hasil di Mugello, Hakim resmi menjadi pembalap Malaysia ketiga yang pernah menginjak podium GP sepanjang sejarah.
Sebelumnya, Malaysia telah memiliki dua nama yang lebih dulu mencatatkan prestasi tersebut, yaitu Zulfahmi Khairuddin dan Khairul Idham Pawi.
Zulfahmi tercatat pernah meraih podium kedua di Moto3 Malaysia 2012 serta podium ketiga di Moto3 Valencia pada tahun yang sama.
Sementara itu, Khairul Idham Pawi menorehkan sejarah dengan kemenangan di Moto3 Malaysia dan Jerman pada 2016.
Pencapaian ini mempertegas bahwa Hakim Danish bukan hanya tampil kompetitif di level dunia, tetapi juga membawa harapan baru bagi kebangkitan pembalap Malaysia di ajang balap motor internasional.
Podium di Mugello menjadi momentum penting yang berpotensi membuka jalan lebih besar bagi kariernya di masa depan.






