GPNesia.com – Pembalap Malaysia Hakim Danish raih podium dan sukses asapi Veda Ega Pratama dari Indonesia pada balapan Moto3 Mugello 2026 di Italia.
Balapan yang berlangsung selama 17 lap di Sirkuit Mugello, Italia pada Minggu (31/5/2026) resmi dimenangkan oleh Brian Uriarte.
Pembalap Red Bull KTM Ajo itu mencatatkan waktu tercepat 33 menit 07.80 detik. Unggul atas Álvaro Carpe, rekan setimnya yang mengamankan podium kedua.
Sementara podium ketiga resmi milik Hakim Danish dari AEON Credit – MT Helmets – MSI. Ini merupakan podium perdana Danish di Moto3 2026.
Sedangkan pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia harus puas finis posisi ke-8 dan mendapatkan poin penting di Moto3 Italia 2026.
Podium ketiga Hakim Danish sontak bikin bangga para penggemar balap Malaysia. Ia sukses mengibarkan bendera negaranya di Italia.
Prestasi membanggakan ini sejalan dengan kerja keras Danish selama turun ke Kejuaraan Moto3 musim 2026.
Perolehan podium ketiga ini sama seperti yang pernah di raih Veda Ega Pratama pada Moto3 Brasil 2026. Kini dua pembalap Asia sukses mengguncang kancah internasional.
Jalanya Balapan Moto3 Mugello 2026
Balapan Moto3 di Sirkuit Mugello, Italia, pada Minggu (31/5/2026), berlangsung dengan tensi tinggi sejak lap pertama hingga garis finis.
Persaingan yang rapat membuat hampir seluruh pebalap berada dalam satu rombongan besar, sehingga aksi saling menyalip terus terjadi sepanjang 17 lap yang dijalani.
Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, memulai lomba dari posisi ke-13. Pada fase awal balapan, ia mampu menunjukkan performa impresif dengan merangsek ke posisi keenam.
Namun, situasi balapan yang sangat kompetitif membuat rider asal Gunung Kidul tersebut kehilangan sejumlah posisi dan sempat turun hingga peringkat ke-16.
Sementara itu, di barisan terdepan, Maximo Quiles tampil dominan dalam beberapa lap awal dengan memimpin jalannya perlombaan.
Di belakangnya, Adrian Fernandez dan Hakim Danish terus memberikan tekanan. Hakim Danish juga tampil konsisten dengan tetap berada dalam kelompok pebalap terdepan dan menjaga peluang meraih hasil maksimal.
Memasuki lap ke-11, dinamika balapan mulai berubah. Sejumlah pebalap meningkatkan kecepatan dan mencoba memperbaiki posisi masing-masing.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan Veda Ega untuk kembali merangsek ke depan. Secara bertahap, ia berhasil menembus kembali jajaran 10 besar setelah sebelumnya tercecer dari kelompok utama.
Memasuki lima lap terakhir balapan Moto3, persaingan semakin ketat. Veda Ega sudah berada di kelompok 10 besar, tetapi masih harus menghadapi tekanan dari banyak pebalap yang memiliki kecepatan serupa. Setiap tikungan menjadi arena perebutan posisi yang berlangsung sengit.
Pada lap ke-15, Veda Ega sempat mencuri perhatian setelah berhasil naik hingga posisi keempat. Pada saat yang sama, Maximo Quiles kehilangan status pemimpin balapan setelah melebar di salah satu bagian lintasan, membuka peluang bagi para rivalnya untuk mengambil alih posisi terdepan.
Pebalap Honda Team Asia tersebut juga sempat berhasil melewati Hakim Danish dalam perebutan posisi. Akan tetapi, keunggulan itu tidak bertahan lama karena Danish mampu merebut kembali posisinya.
Duel antarrider terus berlangsung ketat menjelang lap-lap penentuan, dengan jarak yang sangat tipis di antara para pebalap.
Ketatnya persaingan membuat hasil akhir baru benar-benar ditentukan menjelang garis finis. Dalam pertarungan akhir yang berlangsung dramatis, Brian Uriarte berhasil keluar sebagai pemenang.
Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe, sementara Hakim Danish melengkapi podium dengan finis di urutan ketiga.
Di sisi lain, Veda Ega harus mengakhiri balapan Moto3 Mugello 2026 di posisi kedelapan. Meski gagal menembus podium, hasil tersebut tetap menunjukkan konsistensi pebalap Indonesia itu yang mampu mempertahankan tren finis di dalam 10 besar sepanjang musim ini.
Performa tersebut menjadi modal positif bagi Veda Ega untuk menghadapi seri-seri berikutnya dalam persaingan Moto3 musim 2026.
