Davide Tardozzi: Ducati Fokus Aerodinamika di Tes Jerez MotoGP Demi Kejar Aprilia

Davide Tardozzi Tes Jerez MotoGP 2026

GPNesia.comDucati melakukan pendekatan serius terhadap pengembangan aerodinamika dalam tes resmi MotoGP di Jerez yang digelar pada hari Senin, dengan tujuan utama memperkecil jarak performa terhadap Aprilia yang saat ini tampil lebih konsisten di beberapa seri terakhir.

Meskipun rekor kemenangan Marco Bezzecchi harus terhenti setelah dikalahkan Alex Marquez pada balapan Minggu, pembalap Aprilia tersebut tetap mampu memperlebar keunggulan klasemen atas Ducati terdepan yang diwakili Fabio di Giannantonio dengan finis di posisi kedua. Di sisi lain, Aprilia tampil dominan secara keseluruhan dengan menempatkan empat pembalapnya di posisi enam besar.

Situasi kontras justru dialami tim pabrikan Ducati yang menjalani akhir pekan penuh kekecewaan setelah gagal meraih poin. Marc Marquez mengalami kecelakaan (crash) di lintasan, sementara Pecco Bagnaia harus mengakhiri balapan lebih awal akibat masalah teknis pada motornya.

Dalam evaluasi pasca-balapan dan tes, manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa fokus utama pengembangan saat ini adalah peningkatan downforce melalui aerodinamika, terutama untuk meningkatkan stabilitas di tikungan berkecepatan tinggi.

Menurut Davide Tardozzi, kebutuhan akan peningkatan downforce menjadi sangat krusial dalam kondisi persaingan saat ini. Ia menilai Aprilia telah melakukan lompatan besar dalam aspek tersebut, terutama pada tikungan cepat yang menjadi titik kelemahan Ducati selama akhir pekan balapan.

“Menurut saya, saat ini menjadi sangat penting untuk memiliki downforce yang bisa diberikan oleh aerodinamika yang tepat, terutama di tikungan cepat di mana kami tahu Aprilia sudah membuat lompatan besar dan di mana selama akhir pekan—selain Alex yang sangat cepat—Aprilia tampil lebih baik dari kami,” ujar Davide Tardozzi kepada Sky Italia pada sesi tes hari Senin.

Ia juga menjelaskan bahwa Ducati tengah melakukan berbagai eksperimen kombinasi aerodinamika untuk menemukan solusi terbaik, khususnya di Tikungan 11 dan 12, lokasi di mana Marc Marquez mengalami kecelakaan pada balapan sebelumnya.

“Soal ini kami sedang melakukan pengujian, bereksperimen dengan kombinasi aerodinamika untuk menemukan solusi yang tepat, terutama di Tikungan 11 dan 12, tempat Marc Marquez jatuh kemarin,” tambah Davide Tardozzi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kondisi angin pada hari balapan turut memperburuk stabilitas motor, terutama pada bagian depan. Hal tersebut diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan yang dialami Marquez.

“Sayangnya kemarin juga ada sedikit angin, beban di bagian depan tidak seperti yang seharusnya, dan motor sedikit terangkat sehingga kehilangan grip di bagian depan,” jelas Davide Tardozzi. “Itulah sebabnya kami bekerja keras hari ini di dua tikungan tersebut, di sektor empat, untuk meningkatkan beban aerodinamika di bagian depan.”

Meski mengalami akhir pekan sulit, Davide Tardozzi tetap optimistis Ducati mampu kembali bersaing ketat dengan Aprilia pada seri-seri berikutnya. Ia meyakini bahwa pembaruan teknis yang sedang dikembangkan akan memberi keuntungan tambahan bagi timnya.

“Ya, saya percaya bahwa dari balapan ini, dan terutama dari balapan berikutnya, kami akan memiliki sesuatu yang lebih untuk bisa lebih kompetitif dan bertarung lebih konsisten dengan Aprilia,” kata Davide Tardozzi.

Namun demikian, ia juga mengakui bahwa ada beberapa sirkuit yang secara karakteristik lebih menguntungkan Aprilia, seperti Silverstone yang dalam beberapa musim terakhir memang menjadi salah satu trek kuat bagi pabrikan tersebut.

“Kami sudah melakukannya di sini, tapi saya pikir akan ada lintasan di mana mereka secara alami lebih cepat dari kami, seperti Silverstone misalnya, di mana mereka secara historis lebih kuat. Tapi kita lihat saja nanti,” lanjutnya.

Dengan hanya tersisa dua pekan menuju Grand Prix Prancis di Le Mans, Ducati kini berpacu dengan waktu untuk menyempurnakan paket aerodinamikanya. Harapannya, pembaruan ini dapat membantu mereka kembali ke jalur kemenangan dan menantang dominasi Aprilia secara lebih konsisten di sisa musim.

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.
Exit mobile version