GPNesia.com – Kembalinya Cal Crutchlow ke grid MotoGP dipastikan tidak akan menjadi batu loncatan bagi dirinya untuk kembali berkompetisi secara penuh waktu.
Kendati demikian, mantan pemenang balapan bersama LCR Honda ini membuka pintu bagi peluang lain, seperti mengambil peran sebagai pembalap penguji (test rider) di masa yang akan datang.
Langkah comeback ini bermula ketika bos LCR, Lucio Cecchinello, menghubungi Cal Crutchlow untuk memintanya menyudahi masa pensiun sementara waktu.
Cecchinello membutuhkan pembalap pengganti setelah Johann Zarco dihantam cedera ligamen lutut yang cukup parah di Catalunya.
Pada awalnya, pria asal Inggris tersebut sempat menolak tawaran yang disodorkan. Namun, ia akhirnya luluh dan sepakat untuk mengendarai motor LCR di Mugello.
“Saya tidak melakukan ini untuk kembali balapan [sepenuh waktu]. Itu sudah pasti,” tegas Crutchlow seperti dilansir dari laporan Crash.net.
“Aku melakukannya karena Lucio memintaku. Istriku bilang, ‘Kenapa tidak?’ Dan kemudian aku sampai pada keputusan yang sama.”
Membuka Peluang untuk Peran Pembalap Penguji Honda
Walau menutup rapat peluang untuk kembali bersaing semusim penuh, Cal Crutchlow tidak menutup mata terhadap potensi pekerjaan pengembangan motor bersama Honda di masa depan.
“Ini sudah menjadi hidupku selama bertahun-tahun. Aku tidak bilang sulit untuk melepaskannya—karena aku tidak menghubungi siapa pun; mereka yang menghubungiku—tetapi aku tidak akan kembali balapan tahun depan,” ungkapnya. “Saya tidak melakukan ini untuk itu. Tapi jika ini mengarah ke sesuatu, oke… Mencoba mengendarai, saya tidak tahu.”
Sebagai kilas balik, setelah memutuskan pensiun dari kompetisi reguler pada tahun 2020, ia langsung direkrut oleh Yamaha sebagai pembalap uji coba.
Peran tersebut membawanya tampil dalam sebelas balapan, baik sebagai pembalap pengganti maupun lewat fasilitas wildcard.
Balapan terakhirnya bersama pabrikan garpu tala terjadi di Motegi pada musim 2023. Setelah itu, masalah komplikasi akibat operasi tangan memaksanya menepi dari lintasan.
Posisi pengembangan motor Yamaha M1 pun beralih ke tangan Andrea Dovizioso yang bertugas bersama Augusto Fernandez untuk musim 2026.
Fokus Membantu LCR Honda di Seri Berikutnya
Meski sempat absen cukup lama, pembalap berusia 40 tahun ini merasa sensasi berkendaranya belum hilang. Ia meyakini masih bisa memberikan kontribusi penting bagi tim melalui umpan balik yang ia berikan.
“Saya masih memiliki kemampuan untuk cukup kompetitif, dan informasi [umpan balik] yang saya terima akurat. Semuanya berjalan dengan baik. Tim LCR hebat, dan saya juga sudah lama bersama Honda dalam karier saya. Hubungan saya dengan mereka selalu sangat, sangat baik,” tutur Crutchlow.
“Mereka senang, saya juga senang. Kita hanya perlu membangun performa yang sudah bagus ini.”
Perjalanan comeback ini bukannya tanpa hambatan. Setelah terpaksa menyudahi balapan di tengah jalan pada MotoGP Italia akibat cedera otot, ia mampu bangkit dan menyelesaikan dua balapan di Balaton Park, meskipun harus puas finis di barisan belakang.
Mengingat Johann Zarco saat ini masih belum naik ke meja operasi untuk memulihkan cederanya, peran Crutchlow di garasi LCR dipastikan bakal berlanjut. Setidaknya, ia dijadwalkan akan terus menunggangi motor RC213V pada dua seri berikutnya, yaitu di putaran Brno dan Assen.






