Aprilia Siapkan Aturan Baru untuk Trackhouse di Mugello

Avatar photo
Aprilia Massimo Rivola Kecewa Jorge Martin Ditabrak Raul Fernandez
FOTO: MOTOGP.COM

GPNesia.com – Pabrikan Italia, Aprilia, diperkirakan akan mulai menerapkan pembatasan khusus kepada tim satelit Trackhouse Racing mulai Grand Prix Italia di Mugello akhir pekan ini.

Langkah tersebut muncul setelah insiden kontroversial yang melibatkan Jorge Martin dan Raul Fernandez pada seri GP Catalan lalu.

Dalam balapan tersebut, Jorge Martin yang membela tim pabrikan Aprilia sedang berada di posisi kedua ketika Raul Fernandez mencoba melakukan manuver menyalip di tikungan kelima.

Kontak antarkeduanya pun tidak dapat dihindari dan menjadi salah satu momen yang dinilai berpotensi memengaruhi persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini.

Meski insiden itu sempat memancing perdebatan, para steward memutuskan tidak menjatuhkan hukuman kepada Fernandez.

Mereka menilai upaya overtaking yang dilakukan pembalap Trackhouse tersebut masih tergolong sah dalam konteks balapan. Namun, kubu Aprilia ternyata tidak sepenuhnya menerima keputusan tersebut.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, terlihat menegur bos Trackhouse, Davide Brivio, di pit lane tidak lama setelah kejadian berlangsung.

Reaksi tersebut memperlihatkan adanya ketegangan internal terkait cara para pembalap dari dua tim berbeda yang sama-sama menggunakan motor RS-GP bersaing di lintasan.

Situasi semakin memanas ketika Jorge Martin dikabarkan sempat mendorong manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, di dalam garasi tim.

Walaupun Martin kemudian meminta maaf atas tindakannya, insiden tersebut diyakini dipicu oleh ketidaksepakatan mengenai penerapan “aturan hitam” kepada pembalap Trackhouse.

Martin dan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, disebut akan diminta memberikan ruang lebih saat bertarung di lintasan demi menghindari risiko yang merugikan tim pabrikan.

Pembalap asal Spanyol itu juga merasa Raul Fernandez dan Ai Ogura seharusnya tunduk pada kewajiban yang sama demi menjaga kepentingan bersama pabrikan.

BACA JUGA:  Rahasia Performa Jorge Martin Bersama Aprilia Terungkap

Setelah melakukan evaluasi terhadap insiden GP Catalan, Rivola menyatakan bahwa dirinya akan mengumpulkan keempat pembalap pengguna RS-GP untuk memberikan pengingat mengenai tujuan kolektif mereka musim ini.

Ia disebut akan meminta seluruh pembalap lebih berhati-hati dan tidak mengambil risiko yang dianggap tidak perlu hingga berpotensi menghilangkan poin penting.

Laporan dari Motorpasion Moto menyebutkan bahwa Rivola kemungkinan besar akan mulai menerapkan perintah tim sejak seri Mugello dan seterusnya.

Kebijakan itu dinilai semakin penting mengingat situasi kontrak para pembalap Trackhouse juga belum sepenuhnya jelas.

Ai Ogura memang diperkirakan akan bergabung dengan Yamaha pada musim mendatang, sementara Raul Fernandez hingga kini masih berusaha mendapatkan kontrak baru untuk masa depannya di MotoGP.

Di sisi lain, kerja sama antara Trackhouse dan Aprilia diprediksi tetap berlanjut untuk musim 2027 dan seterusnya, walaupun belum ada pengumuman resmi dari kedua pihak.

Sejak menjalani debut pada 2024, tim satelit asal Amerika Serikat tersebut memang sudah menggunakan motor buatan pabrikan Noale itu.

Secara performa tim, Aprilia saat ini masih unggul 117 poin atas VR46 dalam klasemen tim. Namun, persaingan di klasemen konstruktor masih cukup ketat karena selisih mereka dengan Ducati hanya terpaut 16 poin saja.

Sementara itu, Fabio Di Giannantonio juga masih berada dalam posisi yang cukup mengkhawatirkan setelah tertinggal 26 poin di klasemen pembalap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *