GPNesia.com – Mantan juara WorldSBK, Alvaro Bautista, mengungkapkan bahwa dirinya harus menunggu selama tiga minggu untuk akhirnya merasakan “hadiah” dari kerja keras yang ia lakukan pada putaran Portimao.
Pebalap asal Spanyol tersebut sempat naik podium pada putaran pembuka musim di Australia. Namun, hasil itu terjadi dalam kondisi hujan, yang tidak sepenuhnya mencerminkan performa aslinya. Secara keseluruhan, ia mengalami kesulitan menemukan feeling yang tepat dengan Ducati Panigale V4 R terbaru sejak bergabung dengan Barni Spark Racing Team selama jeda musim World Superbike.
Kesulitan itu terlihat jelas pada putaran kedua di Portimao. Di sana, Alvaro Bautista hanya mampu finis di posisi kesembilan dalam dua balapan pertama, sebelum akhirnya terjatuh di Race 2. Meski hasilnya kurang memuaskan, Bautista menegaskan bahwa ada banyak pekerjaan penting yang dilakukan timnya saat itu.
Perbaikan performa mulai terlihat pada putaran berikutnya di Assen. Ia berhasil finis keempat di Race 2 setelah mencatatkan hasil kualifikasi terbaik musim ini dengan menempati posisi ketujuh. Peningkatan ini menjadi indikasi bahwa arah pengembangan motor dan setelan mulai menunjukkan hasil positif.
Bautista menjelaskan bahwa peningkatan tersebut bukan semata karena performa di sesi Superpole, tetapi juga buah dari kerja keras yang dilakukan sejak putaran sebelumnya di Portugal. Ia menyebut bahwa data yang dikumpulkan di Portimao menjadi kunci penting untuk kemajuan di Assen.
“Pada dasarnya, saya sangat senang dengan akhir pekan ini karena setelah putaran Portimao, di mana kami banyak bekerja, kami menemukan sesuatu pada hari Minggu tetapi saya mengalami kecelakaan dan saya tidak dapat menikmati hasil kerja keras tersebut,” ujar Alvaro Bautista kepada WorldSBK.com setelah Race 1 di Assen.
Ia menambahkan bahwa meskipun hasil di Portimao tidak terlihat signifikan, tim sebenarnya berhasil mengumpulkan banyak data penting. Data tersebut kemudian digunakan sebagai dasar untuk melakukan perubahan setelan motor di Assen.
“Tapi, yang pasti, kami mengumpulkan banyak data dan di sini, sejak kemarin, kami memulai dengan pengaturan yang berbeda hanya mengikuti perasaan saya dengan motor dan apa yang menurut saya perlu untuk mendapatkan perasaan yang baik di motor dan mendorongnya,” lanjutnya.
Menurut Bautista, perubahan tersebut langsung memberikan dampak positif. Ia merasakan peningkatan kepercayaan diri saat mengendarai motor, yang sebelumnya menjadi salah satu kendala utama.
“Jadi, kemarin terasa jauh lebih baik daripada putaran sebelumnya, itu memungkinkan saya untuk mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri, dan hari ini kami melakukan langkah lain ke arah itu dan memungkinkan saya untuk lebih kompetitif – juga di Superpole yang biasanya lebih sulit bagi saya. Itu memungkinkan saya untuk memulai lebih di depan dan saya melakukan start yang bagus,” jelasnya.
Dengan perkembangan ini, Bautista berharap tren positif dapat terus berlanjut di putaran-putaran berikutnya, seiring semakin kuatnya koneksi antara dirinya, motor, dan tim baru yang ia bela musim ini.
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook
