GPNesia.com – Balapan pertama akhir pekan di Assen pada Sabtu menghadirkan persaingan ketat di antara para pembalap Ducati, termasuk penampilan solid dari Alvaro Bautista yang melengkapi kuartet Ducati di lintasan tersebut.
Memulai dari posisi ketujuh di baris ketiga bersama tim Barni, pembalap asal Spanyol itu belum sepenuhnya menemukan kenyamanan dengan motor Ducati terbarunya, namun tetap mampu menunjukkan performa kompetitif hingga garis finis.
Sejak awal lomba, Bautista langsung terlibat dalam pertarungan intens, termasuk duel dengan Alex Lowes.
Meski berhasil menjaga ritme dan bertahan dari tekanan lawan, ia sempat mengakui bahwa beberapa lap awal terasa sangat sulit, seolah dirinya hanya “menumpang” di atas motor karena kurangnya kontrol terhadap tunggangan yang terasa berat dan sulit diarahkan sesuai keinginan.
Dalam kondisi tersebut, ia beberapa kali harus bertahan dari upaya overtaking, termasuk kontak kecil di beberapa titik lintasan.
Lowes sempat mencoba memanfaatkan celah, namun kehilangan grip saat memaksa masuk. Situasi itu membuat pertarungan di grup tengah berlangsung ketat, dengan Alvaro Bautista akhirnya mengamankan posisi keempat, hanya terpaut tipis dari podium.
Ia kemudian menjelaskan bahwa fase awal balapan menjadi bagian tersulit, karena motor belum sepenuhnya bisa dikendalikan dengan gaya balapnya.
Ia menilai kondisi tersebut membuatnya harus lebih fokus bertahan daripada menyerang, sambil menghindari risiko kesalahan yang lebih besar di lintasan.
Bautista juga menyinggung pengalaman sebelumnya di Portimao, ketika ia sempat bersaing dengan Gerloff namun berakhir terjatuh akibat kesulitan menghentikan motor.
Menurutnya, masalah konsistensi kontrol masih menjadi tantangan utama di awal musim ini, terutama karena banyak perubahan yang terjadi dalam waktu singkat.
Menariknya, ia juga menceritakan momen ringan di akhir balapan terkait Lecuona. Saat menghampiri untuk menyapa, terjadi insiden kecil yang berakhir lucu karena reaksi spontan di paddock, yang ia tanggapi dengan tawa.
Lebih jauh, Alvaro Bautista mengakui bahwa musim ini merupakan periode adaptasi yang tidak mudah. Perubahan tim, motor, dan minimnya sesi uji coba membuatnya harus membangun ulang rasa percaya diri dari nol. Meski demikian, ia menilai proses adaptasi kini mulai menunjukkan arah positif.
Ia menjelaskan bahwa bersama kepala mekanik, mereka mulai menemukan pemahaman yang lebih baik terhadap setelan motor.
Perubahan kecil yang dilakukan di Portimao disebut memberi peningkatan sensasi berkendara, meski saat itu belum berbuah hasil maksimal karena dirinya terjatuh. Namun di Assen, langkah pengembangan tersebut kembali terlihat memberi progres yang lebih stabil.
Menurutnya, kunci utama saat ini adalah menemukan kembali feeling berkendara yang nyaman. Ia menegaskan bahwa selama masih ada keinginan untuk berkembang, ia akan terus berjuang di lintasan, karena proses menemukan kembali performa terbaik adalah bagian dari perjalanan musim ini.
Ketika ditanya soal perbedaan peran di tim satelit dibandingkan sebelumnya di tim pabrikan, Alvaro Bautista menyebut dirinya tetap merasa didukung penuh.
Ia menilai tim Barni bahkan memberikan perhatian khusus dan melakukan penyesuaian pada motor untuk mendukung gaya balapnya, sesuatu yang menurutnya sangat membantu dalam proses adaptasi.
Ia juga menyoroti bahwa meski tim pabrikan memiliki sumber daya analisis data yang lebih besar, saat ini ia merasa berada di lingkungan kerja yang solid dan fokus pada pengembangan bertahap. Menurutnya, suasana kerja yang lebih personal justru membuat komunikasi teknis berjalan lebih efektif.
Di sisi lain, dominasi Nicolo Bulega yang telah mencatat sebelas kemenangan musim ini juga menjadi sorotan. Ketika ditanya mengenai peluang menghentikan laju tersebut, Alvaro Bautista mengakui bahwa saat ini Bulega tampil terlalu kuat dan sulit ditandingi oleh rival lainnya.
Ia menilai tugasnya saat ini adalah terus memperbaiki performa sambil menunggu kesempatan yang tepat untuk bersaing lebih dekat di depan.
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook
