GPNesia.com – Persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026 mulai memasuki fase panas sejak empat seri awal musim bergulir. Di tengah performa yang belum stabil dari Marc Marquez bersama tim pabrikan Ducati, muncul pandangan menarik dari mantan pembalap top MotoGP, Dani Pedrosa, yang menilai sang “Alien” masih sangat layak diperhitungkan dalam perebutan gelar.
Hingga empat seri berjalan, sorotan utama memang tertuju pada Marquez yang belum mampu tampil konsisten. Pada seri terakhir di Sirkuit Jerez dalam GP Spanyol akhir pekan lalu, pembalap berusia 33 tahun itu kembali mengalami nasib buruk. Setelah sebelumnya mengamankan posisi pole, Marquez justru terjatuh saat balapan baru memasuki putaran kedua, membuatnya gagal melanjutkan lomba.
Hasil tersebut menjadi catatan did not finish (DNF) kedua baginya musim ini, setelah sebelumnya juga gagal finis pada seri pembuka di Thailand. Ironisnya, sehari sebelum balapan utama, Marquez sempat menunjukkan performa meyakinkan dengan memenangkan sprint race, sehingga ekspektasi tinggi kembali mengiringinya di race utama.
Situasi Ducati semakin sulit setelah rekan setimnya, Francesco Bagnaia, juga tidak berhasil menyelesaikan balapan di Jerez. Hasil buruk ganda ini membuat tim pabrikan asal Italia tersebut kehilangan banyak poin penting dalam persaingan awal musim.
Di klasemen sementara, Marquez kini tertahan di posisi kelima dengan koleksi 57 poin. Ia tertinggal cukup jauh, yakni 44 poin dari pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi dari Aprilia, yang tampil konsisten sejak awal musim. Kondisi ini membuat peluang Marquez untuk mengejar gelar terasa semakin menantang, meski musim masih panjang.
Menanggapi situasi tersebut, Dani Pedrosa yang pernah menjadi rekan setim Marquez di Honda, memberikan pandangannya. Menurutnya, meski hasil awal belum berpihak, Marquez tetap memiliki kapasitas untuk bersaing di jalur juara dunia.
“Dari apa yang saya lihat, saya pikir persaingan akan terjadi antara Bezzecchi dan Marquez,” ujar Pedrosa dalam komentarnya. Ia menilai bahwa secara kualitas, Marquez masih berada di level yang memungkinkan untuk kembali ke puncak performa.
Dalam pandangannya, Dani Pedrosa juga menambahkan bahwa Jorge Martin berpotensi menjadi faktor penting dalam persaingan gelar. Pembalap Aprilia tersebut, yang merupakan juara dunia MotoGP 2024, mulai menunjukkan kebangkitan performa dengan konsisten finis di lima besar dalam empat balapan utama musim ini. Bahkan, Martin sudah mengoleksi dua podium dengan finis di posisi kedua pada GP Brasil dan GP Amerika.
“Jika tidak ada insiden, kecelakaan, atau cedera, saya pikir ketiganya bisa bersaing,” lanjut Pedrosa, menggambarkan potensi persaingan tiga arah di papan atas musim ini.
Lebih lanjut, Dani Pedrosa menilai bahwa Marco Bezzecchi saat ini berada dalam posisi yang lebih stabil dibandingkan para rivalnya. Konsistensi pembalap Italia tersebut menjadi modal penting dalam mempertahankan posisi teratas klasemen sementara.
“Bezzecchi pasti akan berada di sana, dia sangat konsisten,” ucapnya. Sementara itu, ia menilai Jorge Martin masih memiliki gaya balap yang sulit diprediksi, sedangkan Marquez harus berjuang lebih keras menghadapi tekanan yang terus meningkat dari para rivalnya.
Dengan masih panjangnya musim MotoGP 2026, peluang perubahan klasemen masih terbuka lebar. Namun, konsistensi Bezzecchi, kebangkitan Martin, serta upaya Marquez untuk keluar dari periode sulit akan menjadi cerita utama yang terus menarik perhatian publik.
Di tengah dinamika tersebut, nama Dani Pedrosa kembali menjadi sorotan karena analisisnya yang tajam dalam membaca peta persaingan, terutama ketika ia menempatkan Marquez masih sebagai salah satu kandidat kuat meski sedang berada dalam fase penuh tantangan.







