GPNesia.com – Harga BBM Pertamina kembali menjadi sorotan publik setelah pemerintah dan operator energi melakukan penyesuaian signifikan pada sejumlah jenis bahan bakar nonsubsidi.
Kenaikan ini terutama terjadi pada produk dengan nilai oktan dan kualitas tinggi, yang selama ini mengikuti fluktuasi pasar global.
Penyesuaian harga BBM Pertamina terlihat paling mencolok pada jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Untuk wilayah DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo kini naik menjadi Rp19.400 per liter dari sebelumnya Rp13.100 per liter.
Sementara itu, Dexlite mengalami kenaikan menjadi Rp23.600 per liter dari Rp14.200 per liter, dan Pertamina Dex meningkat menjadi Rp23.900 per liter dari harga sebelumnya Rp14.500 per liter.
Lonjakan harga BBM Pertamina ini tidak terlepas dari dinamika global, khususnya kenaikan harga minyak dunia. Kondisi tersebut dipicu oleh ketegangan geopolitik, termasuk konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang berdampak pada pasokan energi internasional.
Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dwi Anggia, menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini merupakan bagian dari mekanisme pasar yang tidak dapat dihindari.
“Kami memahami bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global,” ujarnya.
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru
Per 28 April 2026, berikut daftar terbaru harga BBM Pertamina di Indonesia:
- Solar subsidi: Rp6.800 per liter
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp12.300 per liter
- Pertamax Green: Rp12.900 per liter
- Pertamax Turbo: Rp19.400 per liter
- Dexlite: Rp23.600 per liter
- Pertamina Dex: Rp23.900 per liter
Selain Pertamina, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta juga melakukan penyesuaian harga. BP tercatat telah menaikkan harga beberapa produknya.
BP Ultimate kini dibanderol Rp12.930 per liter, BP 92 Rp12.390 per liter, dan BP Ultimate Diesel melonjak menjadi Rp25.560 per liter dari sebelumnya Rp14.620 per liter.
Di sisi lain, SPBU Shell dan Vivo belum melakukan perubahan harga hingga saat ini. Harga BBM di Shell masih berada pada kisaran Rp12.390 per liter untuk Shell Super dan Rp14.620 per liter untuk V-Power Diesel.
Sementara itu, Vivo menetapkan harga Revvo 92 sebesar Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, dan Diesel Primus Rp14.610 per liter.
Kenaikan harga BBM Pertamina dan operator lainnya diperkirakan masih akan menjadi perhatian masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian kondisi global yang berpengaruh langsung terhadap sektor energi.
Pemerintah pun terus memantau perkembangan ini guna menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memastikan pasokan energi tetap terjaga.





