Jonathan Rea Gagal Cetak Poin di Race 2 WorldSBK Belanda 2026

Avatar photo
Jonathan Rea
WSBK Assen 2026 Jonathan Rea. Foto: Liga Olaharaga

GPNesia.comJonathan Rea harus mengakhiri akhir pekan WorldSBK Belanda 2026 tanpa raihan poin setelah mengalami kesulitan pada bagian akhir Race 2.

Pembalap Irlandia Utara tersebut mengakui bahwa performanya cukup menjanjikan di awal balapan, namun tidak mampu mempertahankan kecepatan hingga garis finis.

Ia turun menggantikan Jake Dixon dari Honda HRC yang mengalami cedera saat sesi tes menjelang putaran pembuka di Phillip Island.

Penampilan di Belanda ini menjadi start keduanya secara beruntun bagi juara dunia Superbike enam kali tersebut.

Situasi semakin menantang karena ia menjadi satu-satunya pembalap Honda di lintasan, setelah Somkiat Chantra tidak dinyatakan fit akibat kecelakaan pada sesi FP3.

Meski demikian, awal Race 2 sempat memberikan harapan. Pembalap tersebut mengaku mampu menemukan ritme balap meskipun memulai dengan start yang kurang ideal.

Ia bahkan berhasil melakukan beberapa manuver menyalip dan menunjukkan kecepatan yang kompetitif di fase awal lomba.

“Sebenarnya saya menikmati Race 2, atau setidaknya separuh pertamanya, karena meskipun saya mendapat start yang buruk, saya mampu melakukan beberapa manuver menyalip dan menemukan ritme yang baik,” kata Jonathan Rea setelah Race 2.

“Itu adalah catatan waktu tercepat saya sepanjang akhir pekan, dengan catatan waktu 1:34 tengah. Kecepatannya bagus dan saya merasa nyaman.

“Namun sekitar lap ke-11 atau ke-12, saya mulai kesulitan dengan ban depan. Saya mengalami beberapa momen dan kemudian kesulitan berbelok karena saya tidak memberikan beban yang sama pada ban.

“Sejujurnya, saya seperti berada dalam mode bertahan hidup di akhir balapan, yang membuat frustrasi karena secara fisik saya merasa baik.”

Namun memasuki pertengahan hingga akhir lomba, kondisi ban depan mulai menurun drastis. Hal tersebut membuatnya kesulitan menjaga stabilitas motor saat menikung, hingga akhirnya harus mengubah gaya balap menjadi lebih defensif untuk bertahan sampai finis.

Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, pembalap asal Irlandia Utara itu tetap melihat adanya perkembangan positif dari sisi teknis bersama Honda.

Ia menilai beberapa perubahan setelan motor yang dilakukan tim sejak sesi latihan bebas pertama memberikan arah pengembangan yang lebih jelas.

“Para kru melakukan beberapa perubahan pengaturan yang bagus sejak Sesi Latihan Bebas 1 dan kami bekerja dengan baik untuk mengeksplorasi beberapa opsi dengan motor,” katanya.

“Jika kami harus kembali besok, tentu saja kami sudah memiliki lebih banyak ide untuk dicoba agar lebih cepat di akhir balapan.

“Saya tahu hasilnya tidak benar-benar mencerminkannya, tetapi kami telah membuat beberapa kemajuan akhir pekan ini.

“Sekarang akhir pekan telah berakhir, saya ingin mendoakan yang terbaik untuk Somkiat [Chantra] dalam pemulihannya, dan juga Jake [Dixon]. Semoga mereka bisa kembali balapan di Balaton.”

Dengan berakhirnya seri ini, pembalap tersebut membawa pulang evaluasi penting terkait degradasi ban dan konsistensi kecepatan di fase akhir balapan.

Meski tanpa poin, ia tetap menilai akhir pekan di Belanda memberikan data berharga untuk pengembangan motor Honda ke seri berikutnya.

Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.