Sensasi kehadiran pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, menjadi perhatian menjelang bergulirnya kompetisi balap junior bergengsi di bawah naungan Federasi Balap Motor Internasional (FIM).
Nama Muhammad Kiandra Ramadhipa kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu talenta potensial yang siap bersaing di level internasional.
Muhammad Kiandra Ramadhipa dijadwalkan tampil pada ajang Moto3 Junior World Championship 2026, yang sebelumnya lebih dikenal dengan nama JuniorGP.
Pembalap muda asal Yogyakarta tersebut naik ke level yang lebih tinggi setelah musim sebelumnya berkompetisi di European Talent Cup, yang kini telah berganti nama menjadi Moto4 European Cup.
Dalam kejuaraan ini, Muhammad Kiandra Ramadhipa akan mewakili Indonesia bersama tim Honda Asia Dream Racing Junior.
Ia akan berduet dengan pembalap asal Thailand, Kiattisak Singhapong, yang menjadi rekan satu timnya musim ini.
Total sebanyak 35 pembalap dipastikan ambil bagian dalam persaingan ketat Moto3 Junior 2026.
Sejumlah pembalap dari Italia dan Spanyol diprediksi menjadi pesaing utama yang patut diwaspadai.
Tercatat ada dua nama yang musim lalu berhasil menembus 10 besar klasemen akhir JuniorGP dan kembali tampil tahun ini.
Kedua pembalap tersebut adalah Leonardo Zanni dari Italia serta David Gonzalez asal Spanyol.
Pada musim sebelumnya, Zanni dan Gonzalez mampu finis di atas pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang mengakhiri musim di posisi ke-10 klasemen.
Zanni menempati peringkat ketujuh, sedangkan Gonzalez berada di posisi kesembilan.
Harapan besar kini tertuju pada Muhammad Kiandra Ramadhipa untuk mampu melampaui pencapaian Veda, atau bahkan meraih hasil yang lebih gemilang.
Sebagai catatan, Veda belum berhasil meraih podium selama satu musim di JuniorGP, dengan hasil terbaik finis di posisi keempat pada Race 1 di Sirkuit Misano, Italia.
Selain itu, persaingan juga akan diramaikan oleh dua juara European Talent Cup, yakni Carlos Cano sebagai kampiun 2024 dan Fernando Bujosa yang menjadi juara musim lalu.
Keduanya berpotensi menjadi rival kuat dalam perjalanan karier Ramadhipa di level kompetisi Eropa musim ini.
Tak hanya itu, Ramadhipa juga akan kembali bersaing dengan pembalap binaan akademi Valentino Rossi, Matteo Gabarrini.
Pada musim sebelumnya, Ramadhipa mampu tampil lebih baik dengan finis di lima besar, sementara Gabarrini berada di posisi ke-12 klasemen akhir European Talent Cup 2025.
Diketahui, Matteo Gabarrini merupakan putra dari Cristian Gabarrini, yang saat ini dikenal sebagai kepala kru dari Francesco Bagnaia.





