GPNesia.com – Tim Honda HRC resmi mengumumkan perubahan susunan pembalap untuk putaran keempat Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) musim 2026 yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026 di Sirkuit Balaton Park, Hungaria.
Pembalap pabrikan Jake Dixon dipastikan absen sementara dan posisinya akan diisi oleh pembalap Jepang, Yuki Kunii, yang dipercaya turun sebagai pengganti.
Keputusan ini diambil setelah Dixon mengalami cedera serius berupa patah tulang pergelangan tangan saat menjalani tes pramusim terakhir di Phillip Island.
Cedera tersebut tergolong kompleks dan membuat pembalap asal Inggris itu harus menepi pada empat seri awal musim 2026.
Meski menjalani proses pemulihan yang intensif, kondisi Dixon belum memungkinkan untuk kembali balapan.
Ia diketahui telah menjalani fisioterapi secara ketat serta memanfaatkan berbagai metode pemulihan modern, termasuk sesi terapi harian di ruang hiperbarik. Honda HRC menegaskan bahwa perkembangan pemulihannya berjalan positif, namun belum cukup untuk memastikan kebugaran penuh di lintasan.
Dalam situasi tersebut, Honda HRC kemudian menunjuk Yuki Kunii sebagai pengganti sementara. Pembalap berusia 23 tahun itu bukan nama baru di dunia balap internasional.
Ia pernah tampil di ajang Moto3 dan Moto2 Kejuaraan Dunia, serta saat ini berlaga di Kejuaraan Balap Jalan Raya Seluruh Jepang kelas JSB1000 dengan mengendarai CBR1000RR-R.
Penunjukan Yuki Kunii dianggap sebagai langkah strategis Honda untuk menjaga konsistensi performa tim di tengah absennya Dixon.
Pengalaman Kunii di berbagai kelas balap internasional serta adaptasinya dengan motor Honda menjadi alasan utama kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Dalam pernyataan resminya, Yuki Kunii menyampaikan rasa simpati terhadap kondisi Jake Dixon sekaligus apresiasi atas kesempatan yang diberikan oleh Honda HRC.
“Pertama-tama, saya ingin mendoakan Jake cepat sembuh dan berharap dia bisa kembali secepat mungkin,” ujar Kunii.
Ia juga menambahkan bahwa kesempatan ini menjadi momentum penting dalam kariernya setelah kembali ke kompetisi domestik Jepang.
Menurutnya, pengalaman musim sebelumnya di Moto2 belum memberikan hasil yang diharapkan, sehingga ia memilih kembali berkompetisi di Jepang untuk membangun kembali kepercayaan diri.
“Saya ingin berterima kasih kepada Honda HRC atas kesempatan ini. Tahun lalu di Moto2 saya tidak mendapatkan hasil yang saya inginkan, jadi saya kembali ke Jepang musim ini dan sudah meraih podium. Itu membantu saya mendapatkan kembali rasa percaya diri,” lanjutnya.
Kunii juga mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pihak tim, termasuk Mori-san (Yuji Mori selaku manajer tim Honda HRC), menjadi awal dari kesempatan ini. Ia menilai pengalaman turun di ajang WSBK akan menjadi tantangan penting untuk pengembangan dirinya sebagai pembalap profesional.
“Saya tidak merasa tertekan. Saya akan mencoba memahami motor secepat mungkin karena jelas berbeda dengan yang saya gunakan di Jepang. Saya hanya ingin menikmati akhir pekan, mendapatkan pengalaman, dan memberikan yang terbaik di lintasan,” katanya.
Menariknya, Yuki Kunii juga sudah memiliki pengalaman membalap di Sirkuit Balaton Park, lokasi yang akan menjadi arena pertarungan seri keempat WSBK 2026. Pengalaman tersebut diyakini dapat membantunya beradaptasi lebih cepat dengan karakter lintasan.
Selain itu, Kunii juga mengaku senang dapat kembali bertemu dengan Somkiat Chantra sebagai rekan satu tim. Keduanya memiliki sejarah panjang sejak Asia Talent Cup 2016, kemudian kembali bersaing dan bekerja sama di berbagai kejuaraan internasional seperti Kejuaraan Spanyol, Moto3, hingga Moto2.
“Senang bisa berbagi garasi lagi dengan Somkiat. Kami sudah saling mengenal sejak lama, pertama kali bertemu di Asia Talent Cup 2016. Kami juga pernah menjadi rekan satu tim selama beberapa tahun di Spanyol dan kejuaraan dunia. Jadi rasanya menyenangkan bisa kembali bersama di sini,” tutupnya.
Dengan kondisi ini, perhatian publik kini tertuju pada debut Yuki Kunii di ajang WSBK bersama Honda HRC, yang diharapkan mampu memberikan performa kompetitif sekaligus menjaga posisi tim di tengah absennya Jake Dixon pada awal musim 2026.
