GPNesia.com – Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP, Senna Agius, kembali mencuri perhatian setelah berhasil mengamankan podium ketiga pada ajang Moto2 Hungaria 2026 yang digelar di Sirkuit Balaton Park.
Hasil ini menjadi capaian penting bagi pembalap asal Australia tersebut dalam persaingan musim yang semakin ketat.
Sejak sesi kualifikasi, Senna Agius sudah menunjukkan performa yang menjanjikan dengan hampir mengalahkan Gonzalez untuk mengamankan posisi start di barisan depan.
Meski akhirnya harus puas di posisi yang sedikit tertinggal, performa kompetitifnya tetap terlihat konsisten dan cerdas sepanjang akhir pekan balapan.
Memasuki balapan utama, Agius sempat kehilangan satu posisi pada awal lomba. Namun mulai lap kedua hingga akhir, ia menjadi satu-satunya pembalap yang mampu terus menempel dua pembalap terdepan.
Dengan ritme balap yang stabil, ia berupaya keras memangkas jarak sambil tetap menjaga konsentrasi di tengah tekanan dari belakang.
Dalam situasi tersebut, ia juga harus menghadapi ancaman dari David Alonso yang terus mendekat dari belakang. Meski mendapat tekanan ganda, Agius mampu menjaga ketenangan dan mempertahankan performanya hingga garis finis.
Di beberapa bagian balapan, pembalap Australia itu terlihat berusaha mengejar Filip dan Manu yang berada di posisi terdepan.
Ia beberapa kali mendekat dan berusaha mencari celah untuk melakukan serangan, namun keterbatasan tenaga serta kondisi cengkeraman ban membuatnya sulit untuk menyalip secara langsung.
“Saya sangat senang bisa naik podium. Pada tahap musim ini, konsistensi sangat penting, dan ini saya anggap sebagai semacam penebusan setelah akhir pekan sebelumnya ketika saya merasa pantas berada di posisi ketiga,” ujar Senna Agius dalam keterangannya usai balapan.
Ia juga menegaskan bahwa hasil tersebut terasa lebih spesial karena merupakan debutnya di Sirkuit Balaton Park bersama tim. Menurutnya, dukungan tim sangat berperan dalam menjaga ketenangan sejak awal akhir pekan hingga hari balapan.
“Tim telah melakukan pekerjaan yang fantastis. Ini akhir pekan pertama saya di sini, dan sejak Kamis mereka membantu saya tetap tenang. Kami memanfaatkan sesi latihan untuk memahami trek dan meningkatkan kecepatan, dan semuanya berjalan sangat baik,” lanjutnya.
Sepanjang balapan, Agius mengakui bahwa kondisi grip lintasan tidak memberikan rasa percaya diri penuh, terutama pada bagian ban belakang. Meski demikian, ia merasa ada perkembangan positif dalam adaptasi terhadap motor dan karakter sirkuit.
“Saya merasa sedikit lebih baik di atas motor, tetapi kondisi grip hari ini tidak memberikan perasaan terbaik. Ini semua tentang belajar, dan kami akan menganalisis apa yang bisa diperbaiki,” ungkapnya.
Dalam fase akhir balapan, strategi aman akhirnya dipilih untuk mengamankan posisi ketiga. Ia memilih tidak mengambil risiko berlebihan meskipun sempat berada dalam jarak dekat dengan kelompok depan. Keputusan tersebut terbukti efektif dan membawanya finis di podium.
Dengan hasil ini, Senna Agius berhasil mengukuhkan posisinya di peringkat keempat klasemen keseluruhan Moto2 musim 2026. Capaian tersebut menegaskan konsistensi performanya di tengah persaingan ketat antar pembalap papan atas.
Usai balapan, ia juga menyampaikan rasa bangga atas kerja keras tim serta optimisme menghadapi seri berikutnya. Ia menyebut akan terus menjaga momentum positif ini untuk menghadapi sisa musim.
“Saya sangat bangga bisa kembali naik podium. Motor terasa sangat bagus, jadi kami hanya perlu tetap tenang, menikmati momen ini, dan terus bekerja keras agar bisa berada di posisi terbaik hingga akhir musim,” tambahnya.
Agius juga sudah menatap seri berikutnya di Brno dengan penuh antusias. Menurutnya, karakter lintasan yang lebih cepat dan mengalir akan menjadi tantangan sekaligus peluang untuk kembali tampil kompetitif dan memperbaiki hasil sebelumnya.







