GPNesia.com – Pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez, mengaku sangat kecewa setelah melakukan kesalahan fatal pada balapan utama MotoGP Mugello 2026 yang berlangsung pada Minggu (31/5) waktu setempat.
Kesalahan tersebut membuatnya gagal memaksimalkan peluang untuk meraih hasil terbaik meski sebelumnya tampil impresif sepanjang akhir pekan.
Setelah sukses merebut kemenangan pada sesi sprint race GP Italia, Raul Fernandez datang ke balapan utama dengan kepercayaan diri tinggi.
Hasil gemilang di sprint menjadi modal penting bagi pembalap asal Spanyol itu untuk kembali bersaing di barisan depan dan memburu kemenangan kedua dalam satu akhir pekan.
Namun harapan tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Pada putaran-putaran awal lomba, Fernandez melakukan kesalahan saat memasuki tikungan sehingga melebar cukup jauh dari racing line ideal.
Insiden itu membuat posisinya merosot drastis hingga ke urutan ke-17 dan memaksanya menjalani perjuangan berat untuk kembali ke kelompok depan.
Meski demikian, pembalap Trackhouse Racing tersebut menunjukkan daya juang tinggi. Secara perlahan ia mampu memperbaiki posisinya dan menembus peringkat kedelapan saat balapan memasuki fase akhir.
Akan tetapi, hasil tersebut tidak bertahan karena ia kemudian dijatuhi penalti akibat pelanggaran track limits yang membuat posisinya turun satu tingkat.
Usai balapan, Fernandez tidak menutupi rasa frustrasinya. Ia mengakui bahwa kesalahan yang terjadi sepenuhnya berasal dari dirinya dan merupakan blunder yang seharusnya bisa dihindari.
“Saya mengerem di tempat yang sama seperti saat sprint, tetapi karena efek slipstream, saya terlalu jauh karena tidak memasukkan gigi. Itu kesalahan saya.”
“Hasilnya bukan yang saya inginkan, tetapi perasaan [di atas sepeda] sangat bagus. Saya sangat keras pada diri sendiri, dan saya akan kesulitan tidur malam ini karena kesalahan yang saya buat,” ujar Fernandez saat diwawancarai media setempat.
Pernyataan tersebut menggambarkan betapa besar penyesalan yang dirasakan pembalap berusia muda itu.
Menurutnya, performa motor dan kecepatan yang dimiliki sepanjang akhir pekan sebenarnya cukup untuk bersaing memperebutkan posisi terdepan.
Raul Fernandez bahkan menilai bahwa balapan di Mugello menjadi salah satu momen terbaiknya dalam beberapa waktu terakhir.
Ia merasa memiliki keunggulan yang mampu membuatnya bertarung lebih kompetitif dibanding sejumlah rival di lintasan.
“Saya menang di Australia, tetapi hari ini adalah pertama kalinya saya merasa sedikit lebih unggul dari yang lain. Namun saya melakukan kesalahan, dan kenyataan bahwa saya telah merugikan tim dalam meraih potensi podium benar-benar membuat saya kesal,” tuturnya.
Kegagalan memanfaatkan peluang emas di Mugello menjadi pelajaran berharga bagi Fernandez. Meski berhasil menunjukkan kecepatan dan kemampuan bangkit setelah terlempar jauh ke belakang, kesalahan pada fase awal balapan membuat kesempatan untuk meraih kemenangan atau setidaknya finis di podium akhirnya sirna.
Bagi pembalap asal Negeri Matador tersebut, hasil akhir bukan hanya soal posisi finis, tetapi juga tentang peluang besar yang terlepas akibat satu kesalahan yang menurutnya tidak perlu terjadi.






