Pembalap Indoneia di Moto2, Mario Aji Gagal Raih Poin di MotoGP Spanyol 2026

Pembalap Indoneia di Moto2

GPNesia.com – Pembalap Indonesia di Moto2, Mario Suryo Aji, harus mengakhiri balapan MotoGP Spanyol 2026 dengan hasil pahit setelah gagal meraih poin akibat terjatuh di tikungan ke-11.

Insiden tersebut terjadi pada balapan yang berlangsung Minggu (26/4/2026), saat ia tengah berada dalam performa yang menjanjikan.

Kegagalan finis ini membuat Mario Aji kehilangan peluang penting untuk mengumpulkan poin pada musim berjalan.

Padahal, sejak awal balapan, ia menunjukkan perkembangan positif dan mampu bersaing di tengah rombongan pembalap yang memperebutkan posisi sepuluh besar.

Dalam balapan tersebut, Mario memulai dari posisi start ke-17. Dari grid tersebut, ia sempat memperlihatkan kemampuan untuk menembus kelompok tengah hingga berpotensi masuk zona poin.

Namun, nasib kurang beruntung datang ketika ia kehilangan kendali motor di tikungan 11 saat mencoba mempertahankan tekanan terhadap lawan di depannya.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyampaikan penyesalan atas insiden yang dialami oleh pembalap Indonesia di Moto2 tersebut.

Ia menilai Mario sebenarnya sedang berada dalam tren positif dan menunjukkan kecepatan yang kompetitif sepanjang balapan sebelum kecelakaan terjadi.

Aoyama menjelaskan bahwa timnya secara umum mengalami balapan yang cukup sulit di kelas Moto2. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi usaha kedua pembalap yang mampu membangun momentum hingga pertengahan lomba dan bersaing ketat di lintasan.

“Mario bertarung di kelompok yang dekat dengan posisi sepuluh besar dan menunjukkan konsistensi serta kecepatan yang cukup baik,” ungkap Aoyama dalam pernyataannya yang dikutip dari laman resmi Honda Team Asia.

Namun demikian, ia menambahkan bahwa kedua pembalapnya mengalami insiden jatuh di lokasi berbeda, termasuk Mario yang mengalami kesalahan ketika mencoba menjaga ritme bersama rombongan depan.

Meski kecewa, Aoyama menegaskan bahwa kondisi para pembalapnya dalam keadaan baik setelah kejadian tersebut.

Di sisi lain, pembalap Indonesia di Moto2 itu juga mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dapat menyelesaikan balapan sesuai harapan.

Menurutnya, sebelum insiden terjadi, ia merasa cukup nyaman dengan ritme balapan dan percaya diri untuk bersaing di grup terdepan.

“Saya merasa sangat kompetitif dan mampu bertahan di kelompok depan. Namun saya terjatuh di tikungan 11 ketika mencoba menekan lebih jauh,” ujar Mario. Ia menambahkan bahwa kejadian tersebut harus menjadi pembelajaran penting untuk ke depannya.

Mario juga mengakui adanya rasa frustrasi karena potensi besar yang sebenarnya bisa dimaksimalkan dalam balapan tersebut.

Meski begitu, ia tetap berusaha mengambil sisi positif dari pengalaman pahit itu sebagai bagian dari proses pengembangan kariernya di ajang Moto2.

Dengan hasil ini, pembalap Indonesia di Moto2 tersebut harus menunda kembali ambisinya untuk mengamankan poin pada musim ini, sekaligus menjadikan insiden di Spanyol sebagai evaluasi penting menuju seri berikutnya.

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.
Exit mobile version