Pedro Acosta Legawa Maafkan Ai Ogura Usai Insiden Dramatis MotoGP Catalunya 2026

Pedro Acosta Legawa Maafkan Ai Ogura
FOTO: KTM Factory Racing

GP Nesia – Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, menunjukkan sikap sportif usai mengalami insiden pahit pada lap terakhir MotoGP Catalunya 2026 yang digelar Minggu (17/5/2026).

Meski gagal finis akibat ditabrak Ai Ogura di tikungan terakhir, rider muda asal Spanyol itu memilih memberikan maaf kepada rivalnya tanpa memperpanjang masalah.

Balapan MotoGP Catalunya sendiri berlangsung penuh drama karena harus menjalani tiga kali start ulang. Dalam situasi yang tidak mudah tersebut, Pedro Acosta tampil impresif sejak awal lomba.

Rider berjuluk “El Tiburon” itu memulai balapan dari posisi pole dan mampu memimpin jalannya balapan ketiga selama sembilan lap.

Namun, keunggulan Pedro Acosta perlahan tergerus memasuki fase akhir perlombaan. Tiga lap menjelang finis, ia harus kehilangan posisi setelah disalip Fabio di Giannantonio, Joan Mir, dan Fermin Aldeguer.

Persaingan ketat pada rombongan depan membuat pertarungan perebutan posisi empat semakin panas hingga lap terakhir.

Ketika para pembalap memasuki tikungan terakhir pada putaran penentuan, Ai Ogura mencoba melakukan manuver agresif untuk merebut posisi keempat dari Acosta.

Akan tetapi, usaha pembalap Jepang tersebut justru memicu senggolan antarkedua rider. Kontak tidak terhindarkan membuat Acosta terjatuh dan gagal menyentuh garis finis.

Insiden tersebut langsung mendapat perhatian dari FIM Stewards. Setelah melakukan investigasi, pihak steward menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada Ogura.

Karena balapan telah berakhir, hukuman itu kemudian dikonversikan menjadi penalti waktu tiga detik. Akibatnya, Ogura yang semula finis di posisi keempat harus turun ke urutan kesembilan dalam hasil akhir balapan.

Usai perlombaan berakhir, Ai Ogura langsung mendatangi garasi KTM untuk meminta maaf secara langsung kepada Pedro Acosta.

Pembalap yang juga merupakan juara dunia Moto2 2024 itu turun dari motor dan menemui kubu KTM, di mana dirinya sempat disambut manajer tim KTM, Aki Ajo, sebelum akhirnya berbicara langsung dengan Acosta.

Sikap Ogura yang memilih datang langsung ke garasi lawan mendapat apresiasi dari Acosta.

Pembalap muda Spanyol itu menilai kejadian seperti tersebut merupakan bagian dari dinamika balapan dan bisa dialami siapa saja ketika sedang bertarung di lintasan.

“Itu bagian dari balapan. Kita semua pernah mengalaminya, melaju terlalu jauh pada satu lap. Dia datang, minta maaf, dan menunggu lama sampai saya keluar dari pit. Saya salut padanya karena menunjukkan kerendahan hati,” ujar Acosta seperti dikutip Motorsport.com.

Di sisi lain, Ogura juga mengakui kesalahannya secara terbuka. Dalam keterangannya kepada MotoGP.com, pembalap Jepang tersebut menyebut manuver yang dilakukannya di tikungan terakhir sebagai tindakan yang bodoh dan seharusnya tidak dilakukan.

“Soal tikungan terakhir, itu manuver yang bodoh. Saya tak seharusnya melakukan manuver itu. Saya bikin seorang rider keluar, dan meletakkan diri saya di posisi kesembilan. Itu sama sekali tidak baik,” ungkap Ogura.

Meski insiden ini menimbulkan kerugian besar bagi Pedro Acosta karena gagal meraih poin penting di Catalunya, hubungan keduanya dipastikan tetap baik.

Atmosfer persaingan diperkirakan kembali memanas saat MotoGP Italia berlangsung di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei 2026 mendatang, ketika Acosta dan Ogura kembali bertemu dalam perebutan posisi papan atas.

Exit mobile version