GPNesia.com – Pertanyaan mengenai siapa murid Valentino Rossi yang pertama kembali ramai dibicarakan pecinta MotoGP.
Sosok tersebut ternyata adalah Marco Simoncelli, pembalap asal Italia yang dikenal berani di lintasan dan memiliki hubungan dekat dengan Valentino Rossi jauh sebelum VR46 Riders Academy resmi dibentuk.
Marco Simoncelli disebut sebagai murid Valentino Rossi pertama yang mendapatkan pendampingan langsung dari sang legenda MotoGP.
Kedekatan keduanya bahkan menjadi salah satu alasan utama lahirnya VR46 Riders Academy, akademi balap yang kini melahirkan banyak pembalap muda berbakat Italia.
Dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Geopop.it, Valentino Rossi mengungkapkan bahwa akademi miliknya berawal dari kebersamaannya dengan Simoncelli.
Rossi menjelaskan bahwa Simoncelli merupakan pembalap pertama yang berlatih bersamanya, meski saat itu akademi belum resmi dibentuk.
“Akademi dibuat mulai dari Marco Simoncelli. Dia sebagai pembalap pertama akademi meskipun akademinya belum dibentuk,” ujar Rossi.
Rossi juga mengenang bagaimana Simoncelli meminta bantuannya ketika menghadapi masa sulit dalam karier balap.
Menurut Rossi, Simoncelli merupakan pribadi menyenangkan yang menikmati momen latihan bersama dirinya dan para pembalap lain.
“Dia meminta bantuanku saat situasi sulit. Marco adalah pria yang baik dan dia menikmati waktunya bersama kami,” lanjut Rossi.
Sebagai murid Valentino Rossi, Marco Simoncelli memang memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan karier “The Doctor”. Rossi mengaku tidak berpikir panjang saat Simoncelli ingin berlatih dengannya.
Selain ingin membantu juniornya, Rossi juga merasa membutuhkan rekan latihan yang mampu meningkatkan level kompetitifnya di lintasan.
“Kami memulainya sekitar 2006-2007. Aku sudah balapan selama bertahun-tahun dan kubilang pada diriku bahwa aku ingin seseorang pembalap level juara untuk menemaniku latihan, untuk memahami levelku dan membuatku kuat,” kata Rossi.
Marco Simoncelli lahir di Cattolica, Italia, pada 20 Januari 1987. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan ketertarikan besar terhadap dunia balap motor.
Bakatnya mulai terlihat ketika tampil di kelas 125cc sebelum akhirnya naik ke kelas 250cc dan meraih berbagai prestasi penting.
Nama Simoncelli semakin dikenal karena gaya balapnya yang agresif serta penuh keberanian. Rambut ikal pirangnya menjadi ciri khas yang membuat dirinya mudah dikenali para penggemar MotoGP di seluruh dunia.
Ia dikenal sebagai pembalap yang selalu tampil habis-habisan dan tidak ragu mengambil risiko saat bertarung di lintasan.
Karakter balap itulah yang membuat Simoncelli memiliki banyak penggemar. Meski gaya balapnya kerap memicu ketegangan di lintasan, semangat juangnya menjadikan dirinya salah satu pembalap paling menarik untuk disaksikan pada era tersebut.
Pada musim 2011, murid Valentino Rossi itu bergabung bersama tim Honda Gresini di kelas MotoGP.
Penampilannya bersama tim tersebut cukup menjanjikan karena mampu memberikan perlawanan kepada para pembalap papan atas.
Simoncelli juga beberapa kali tampil kompetitif dan menunjukkan potensi besar sebagai calon bintang MotoGP masa depan.
Namun, perjalanan karier Simoncelli harus berakhir tragis pada 23 Oktober 2011. Pembalap Italia tersebut mengalami kecelakaan fatal saat balapan MotoGP berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Insiden itu membuat dunia balap motor internasional berduka.
Kepergian Simoncelli meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar MotoGP, termasuk Valentino Rossi yang dikenal sangat dekat dengannya.
Meski kariernya terhenti di usia muda, Simoncelli tetap dikenang sebagai pembalap penuh semangat dengan dedikasi tinggi terhadap dunia balap.
Warisan terbesar Marco Simoncelli tidak hanya soal prestasi di lintasan, tetapi juga semangat pantang menyerah dan keberaniannya saat membalap.
Hingga kini, namanya masih dikenang para pencinta MotoGP sebagai simbol keberanian dan inspirasi bagi generasi pembalap muda di berbagai negara.
Kisah murid Valentino Rossi tersebut juga menjadi bagian penting dalam sejarah berdirinya VR46 Riders Academy yang kini berkembang menjadi salah satu akademi balap paling berpengaruh di Italia dan dunia MotoGP.
