Martin Brundle Yakin Hamilton Berpeluang Menang Bersama Ferrari di F1 2026

Avatar photo
Martin Brundle

GPNesia.com – Mantan pembalap Formula 1 sekaligus komentator Sky Sports, Martin Brundle, menyampaikan keyakinannya bahwa Lewis Hamilton memiliki peluang besar untuk kembali meraih kemenangan Grand Prix bersama Ferrari pada musim ini.

Menurutnya, perkembangan performa tim asal Maranello tersebut membuka ruang bagi kejutan di sisa musim kompetisi.

Hamilton, juara dunia tujuh kali, menjalani musim debut yang kurang memuaskan bersama Ferrari pada tahun 2025 setelah kepindahan besar dari Mercedes pada akhir 2024.

Perpindahan yang diharapkan menjadi babak baru gemilang justru diwarnai kesulitan adaptasi terhadap mobil dan lingkungan kerja baru.

Sepanjang musim 2025, pebalap asal Inggris itu kesulitan menemukan ritme terbaiknya.

Ia bahkan mencatatkan salah satu musim terburuk dalam karier Formula 1-nya dengan hanya mampu finis di posisi keenam klasemen pembalap.

Lebih mengejutkan lagi, Hamilton gagal meraih podium dalam satu seri pun untuk pertama kalinya sejak debutnya di F1.

Di sisi lain, Ferrari juga mengalami penurunan performa signifikan dengan merosot dari posisi kedua menjadi keempat dalam klasemen konstruktor.

Memasuki musim 2026, situasi mulai menunjukkan perubahan positif. Hamilton terlihat lebih nyaman dengan mobil generasi baru serta regulasi teknis yang diperbarui.

Ia berhasil meraih podium pertamanya bersama Ferrari pada Grand Prix China, yang menjadi sinyal kebangkitan performa tim.

Selain itu, jarak performanya dengan rekan setimnya, Charles Leclerc, kini terlihat lebih kompetitif dibanding musim sebelumnya, ketika Leclerc mendominasi internal tim.

Dalam pandangannya, Martin Brundle menilai Ferrari sedang berada dalam fase peningkatan signifikan yang dapat mengubah peta persaingan.

Ia memperkirakan paket upgrade besar yang akan dibawa ke Grand Prix Miami akan menjadi titik penting bagi kebangkitan tim Italia tersebut, terutama dalam upaya mengejar ketertinggalan dari Mercedes yang sejauh ini masih unggul.

“Lewis tampak jauh lebih menikmati mobil saat ini,” ujar Martin Brundle dalam komentarnya di Sky Sports F1. Ia menambahkan bahwa Ferrari kini terlihat lebih kompetitif dan berpotensi membuat lompatan besar pada balapan di Miami.

Brundle juga menyoroti bahwa karakter mobil Ferrari musim ini lebih sesuai dengan gaya membalap Hamilton dibandingkan mobil era efek tanah yang digunakan pada musim-musim sebelumnya.

Menurutnya, mobil-mobil generasi sebelumnya terlalu keras dan kurang bersahabat dengan gaya mengemudi sang juara dunia.

Lebih lanjut, ia menilai perubahan suasana di dalam tim turut berdampak pada performa Hamilton. Ia melihat pembalap berusia 41 tahun itu kini tampak lebih tenang dan bahagia karena Ferrari menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang nyata di lintasan.

Dalam analisisnya, Martin Brundle juga menegaskan bahwa Hamilton harus mampu mengalahkan Charles Leclerc jika ingin benar-benar bersaing dalam perebutan gelar dunia bersama Ferrari.

Ia menilai persaingan internal tersebut akan menjadi kunci utama dalam menentukan arah performa tim sepanjang musim.

“Jika ada peluang kecil untuk menang, saya yakin Lewis masih sangat mampu memanfaatkannya,” demikian pandangan Brundle terkait potensi kemenangan Hamilton di sisa musim.

Selain itu, ia menilai Grand Prix Miami akan menjadi momentum penting yang bisa menjadi awal babak baru dalam persaingan kejuaraan dunia.

Pasalnya, setelah seri tersebut, para tim akan menghadapi jeda wajib selama lima minggu yang memungkinkan mereka mengembangkan mobil serta memperdalam pemahaman terhadap regulasi baru.

Menurut Martin Brundle, persaingan musim ini masih sangat terbuka lebar. Dengan adanya akhir pekan sprint di Miami yang menawarkan tambahan poin, serta peluang perubahan performa dari berbagai tim besar, dinamika kejuaraan masih bisa berubah secara signifikan.

Ia juga menekankan bahwa potensi peningkatan dari mobil-mobil Formula 1 modern saat ini sangat besar, sehingga setiap tim di empat besar memiliki peluang untuk saling salip dalam hal performa.

Bahkan, ia menyebut bahwa dari delapan pembalap utama di empat tim teratas, siapa pun masih memiliki kesempatan untuk menjadi juara dunia tahun ini.

Dengan kondisi tersebut, Ferrari bersama Hamilton dipandang masih memiliki ruang untuk bangkit dan bersaing di papan atas, terutama jika paket peningkatan yang disiapkan benar-benar memberikan dampak signifikan di lintasan.

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *