Marc Marquez Bangkit di Jerez, Ducati Temukan Arah Baru

Avatar photo
Marc Marquez Uji Coba Jerez 2026

GPNesia.com – Pembalap Marc Marquez kembali turun ke lintasan Sirkuit Jerez dalam sesi tes resmi setelah kegagalan meraih poin akibat terjatuh pada balapan sebelumnya.

Dalam uji coba tersebut, Marc Marquez menempati posisi keempat dengan selisih tiga persepuluh detik dari catatan waktu tercepat.

Menariknya, tiga posisi teratas justru diisi oleh motor Aprilia yang dikendarai Ogura, Fernandez, dan Bezzecchi. Fakta ini menjadi sinyal bahwa Ducati masih memiliki pekerjaan rumah yang tidak sedikit.

Pabrikan asal Borgo Panigale itu diketahui membawa sejumlah komponen baru untuk diuji, termasuk pada sektor aerodinamika dan sasis.

Marc Marquez mengungkapkan bahwa umpan balik yang ia berikan sejalan dengan rekan setimnya, termasuk Pecco Bagnaia dan Alex Marquez.

Fokus utama pengembangan kali ini bukan hanya soal waktu lap, melainkan membangun kembali kepercayaan terhadap ban depan yang menjadi titik lemah sepanjang musim ini.

“ Kami terutama bekerja pada aerodinamika, tetapi pada saat yang sama juga pada sasis. Kami memiliki beberapa modifikasi menarik untuk dicoba. Secara umum, kami semua memberikan komentar yang sama: Pecco, Alex, dan terutama saya. Saya tidak mengatakan arah mana yang harus diambil, saya hanya menyampaikan reaksi motor,” ujar Marc Marquez.

Ia menambahkan bahwa peningkatan pada aspek aerodinamika mulai terasa, terutama dalam menyesuaikan dengan gaya balapnya. Selain itu, progres juga terlihat dalam upaya meningkatkan performa ban depan yang selama ini menjadi kendala utama.

Dalam sesi pengujian, pembalap bernomor 93 itu beberapa kali mencatat waktu di kisaran 1 menit 36 detik. Menurutnya, kecepatan tersebut penting untuk mengevaluasi performa motor secara maksimal.

“Untuk memahami apakah semuanya berfungsi, berputar di 1’37” tidak akan memberi hasil apa-apa. Ketika saya ingin mencobanya dengan benar, saya mulai berputar di 1’36”,” jelasnya.

Terkait insiden jatuh yang dialaminya sebelumnya, ia mengaku tidak menemukan penyebab pasti. Ia hanya menyebut bahwa ban depan tiba-tiba kehilangan grip meski tidak dalam kondisi ekstrem.

“Tidak, aku hanya terjatuh. Aku tidak melaju terlalu kencang, tidak membungkuk lebih dari biasanya, aku sudah menginjak gas, tapi ban depan tergelincir,” katanya.

Secara fisik, Marc Marquez memastikan kondisinya dalam keadaan prima. Ia bahkan mampu menyelesaikan 80 putaran dalam sehari tanpa kendala berarti, terutama karena tidak mengikuti balapan sehari sebelumnya.

“Ya, kondisi saya sesuai standar saya. Hari ini saya sangat segar dan berhasil menyelesaikan 80 putaran dengan performa yang baik,” ungkapnya.

Ducati sendiri disebutnya tengah bekerja sangat keras untuk mengatasi berbagai kendala musim ini. Berbeda dengan musim lalu yang memiliki basis motor sangat kompetitif, tahun ini mereka menghadapi tantangan lebih besar.

Meski demikian, ia melihat potensi besar dalam paket motor saat ini. Evaluasi menyeluruh terhadap komponen baru akan menjadi kunci sebelum memutuskan penggunaannya di balapan mendatang.

Uji coba berikutnya dijadwalkan berlangsung di Le Mans dalam dua minggu ke depan, sebelum dilanjutkan dengan tes lain di Barcelona.

Ducati berharap dapat segera menemukan solusi yang mampu meningkatkan daya saing mereka, terutama menghadapi tekanan dari Aprilia yang tampil konsisten di berbagai sirkuit.

Dengan perkembangan yang mulai terlihat di Jerez, Marc Marquez dan tim Ducati kini memiliki harapan baru untuk memperbaiki performa di sisa musim.

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.