Lewis Hamilton Sambut Positif Kontrak Baru Leclerc di Ferrari

Lewis Hamilton Lolos dari Investigasi FIA di Kualifikasi GP Kanada 2026
FOTO: FORMULA1.COM

GPNesia.com – Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, menyampaikan respons positif setelah tim asal Maranello tersebut resmi memperpanjang kerja sama dengan Charles Leclerc.

Pengumuman mengenai kontrak baru pembalap Monako itu disampaikan Ferrari pada Rabu menjelang pelaksanaan Grand Prix Monako 2026, yang merupakan balapan kandang bagi Leclerc.

Kesepakatan terbaru tersebut diyakini akan membuat Leclerc tetap berseragam Ferrari setidaknya hingga musim 2030 dan bahkan berpotensi lebih lama.

Dengan situasi itu, peluang besar terbuka bagi Leclerc untuk terus menjadi rekan setim Hamilton hingga akhir perjalanan karier Formula 1 milik juara dunia tujuh kali tersebut.

Pada musim debutnya bersama Ferrari pada 2025, Hamilton mengalami periode yang tidak mudah. Saat itu, ia kalah bersaing secara signifikan dari Leclerc sepanjang musim.

Namun memasuki musim 2026, performa pembalap asal Inggris tersebut menunjukkan perkembangan yang jauh lebih baik.

Sejauh ini, ia telah berhasil mengamankan dua kali finis podium dan tampil lebih kompetitif dibandingkan tahun sebelumnya.

Menjelang Grand Prix Monako, Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa hubungan kerjanya dengan Leclerc berjalan sangat baik.

Menurutnya, kolaborasi yang terjalin tidak hanya terjadi antara kedua pembalap, tetapi juga melibatkan seluruh elemen tim Ferrari.

“Saya rasa kami bekerja sama dengan baik dan berkolaborasi dengan baik, bersama dengan tim,” ujar Hamilton kepada Sky Sports F1.

Ia menambahkan bahwa dirinya dan Leclerc terus mendorong perkembangan tim bersama prinsipal Ferrari, Fred Vasseur, serta seluruh staf yang bekerja di balik layar.

Hamilton juga memberikan apresiasi kepada para insinyur yang terus berupaya meningkatkan performa mobil Ferrari.

“Kami mendorong tim secara kolektif, dengan Fred dan semua pemain luar biasa di belakang layar, semua insinyur yang bekerja sangat keras pada mobil. Saya pikir kami bekerja dengan sangat baik,” lanjutnya.

Sementara itu, masa depan Hamilton sendiri masih menjadi perhatian karena detail durasi kontraknya bersama Ferrari belum pernah diumumkan secara resmi.

Meski demikian, diketahui bahwa ia menandatangani kontrak dengan durasi minimal dua tahun saat bergabung dengan tim tersebut.

Dalam Grand Prix Kanada yang berlangsung belum lama ini, Hamilton menegaskan bahwa kontraknya masih berlaku hingga musim 2027.

Ia juga menepis berbagai spekulasi yang menyebut dirinya akan segera mengakhiri karier di Formula 1.

“Semuanya sudah 100% jelas bagi saya. Saya masih fokus, masih termotivasi, masih mencintai apa yang saya lakukan dengan sepenuh hati. Saya akan berada di sini untuk waktu yang cukup lama,” kata Hamilton.

Pembalap berusia 41 tahun itu mengaku tidak terpengaruh oleh berbagai opini yang mencoba memprediksi akhir kariernya.

Bahkan, ia telah memiliki rencana jangka panjang untuk beberapa tahun ke depan dan masih melihat dirinya tetap berkiprah di ajang balap paling bergengsi tersebut.

“Ada banyak orang yang mencoba memensiunkan saya dan itu bahkan tidak terlintas dalam pikiran saya. Saya sudah memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya dan merencanakan untuk lima tahun ke depan. Saya masih berencana untuk berada di sini untuk waktu yang cukup lama,” tegasnya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan negosiasi kontrak berikutnya dengan Ferrari, Hamilton mengaku belum memikirkannya.

Menurutnya, masa berlaku kontrak yang masih panjang membuat pembahasan mengenai kesepakatan baru belum menjadi prioritas saat ini.

“Tidak, masih ada waktu. Saya masih punya banyak waktu. Itu bukan sesuatu yang saya pikirkan, bukan percakapan yang sedang saya lakukan,” ujarnya.

Di sisi lain, Ferrari datang ke Monako dengan status sebagai salah satu tim yang paling diunggulkan.

Sejumlah rival menilai SF-26 memiliki karakteristik yang sangat cocok dengan lintasan jalan raya Monte Carlo yang didominasi tikungan berkecepatan rendah.

Meski demikian, Lewis Hamilton memilih untuk tidak terlalu larut dalam optimisme yang berkembang menjelang akhir pekan balapan.

Ia mengakui bahwa karakter sirkuit Monako memang berpotensi lebih menguntungkan bagi Ferrari dibanding beberapa trek lain yang telah dilalui musim ini.

“Menurut saya, sirkuit ini akan lebih baik bagi kami daripada beberapa sirkuit lainnya,” katanya.

Hamilton menjelaskan bahwa Ferrari kerap kehilangan waktu di lintasan yang memiliki trek lurus panjang, seperti yang terjadi di Montreal. Namun kondisi tersebut diperkirakan tidak akan terlalu berpengaruh di Monako.

“Karena di lintasan lurus seperti di Montreal, kami kehilangan banyak waktu, dan jelas di sini kami akan kehilangan waktu jauh lebih sedikit,” jelasnya.

Menurut Hamilton, kekuatan utama Ferrari terletak pada performa mobil di tikungan lambat. Faktor tersebut membuatnya yakin tim Kuda Jingkrak mampu tampil kompetitif sepanjang akhir pekan balapan.

“Saya rasa tenaga mesin bukanlah masalah utama. Mobil kami bagus pada kecepatan rendah, jadi saya pikir kami akan kompetitif,” tuturnya.

Meski optimistis, Hamilton tidak serta-merta menempatkan Ferrari sebagai favorit utama untuk meraih kemenangan.

Ia menilai peningkatan performa yang ditunjukkan Mercedes dalam balapan terakhir membuat persaingan di Monako diperkirakan berlangsung ketat.

“Saya tidak serta merta berpikir kami akan menjadi yang tercepat, terutama dengan peningkatan performa Mercedes di balapan terakhir, tetapi saya pikir kami akan kompetitif,” pungkas Hamilton.

Jumat, 05 Juni 2026

Brian Uriarte Didiskualifikasi Moto3 Catalunya 2026, Veda Ega Pratama Naik Klasemen

Lewis Hamilton menyambut kontrak baru Charles Leclerc di Ferrari hingga 2030, sekaligus optimistis menghadapi tantangan Grand Prix Monako 2026.

Jumat, 05 Juni 2026

Raul Fernandez Sebut Situasi Berbeda di Tengah Rumor Masa Depan MotoGP

Lewis Hamilton menyambut kontrak baru Charles Leclerc di Ferrari hingga 2030, sekaligus optimistis menghadapi tantangan Grand Prix Monako 2026.

Jumat, 05 Juni 2026

Luca Marini dan Ketidakpastian Bursa MotoGP 2027 di Tengah Perubahan Besar HRC

Lewis Hamilton menyambut kontrak baru Charles Leclerc di Ferrari hingga 2030, sekaligus optimistis menghadapi tantangan Grand Prix Monako 2026.

Jumat, 05 Juni 2026

Marc Marquez Redam Tekanan Jelang Balaton Park, Soroti Dominasi Aprilia

Lewis Hamilton menyambut kontrak baru Charles Leclerc di Ferrari hingga 2030, sekaligus optimistis menghadapi tantangan Grand Prix Monako 2026.

Jumat, 05 Juni 2026

Cal Crutchlow Siap Hadapi Debut MotoGP Hungaria 2026 dengan Target Realistis

Lewis Hamilton menyambut kontrak baru Charles Leclerc di Ferrari hingga 2030, sekaligus optimistis menghadapi tantangan Grand Prix Monako 2026.

Jumat, 05 Juni 2026

Maverick Vinales Tegas Hadapi Ketidakpastian KTM Menuju MotoGP 2027

Lewis Hamilton menyambut kontrak baru Charles Leclerc di Ferrari hingga 2030, sekaligus optimistis menghadapi tantangan Grand Prix Monako 2026.

Exit mobile version