GP Nesia – Pembalap BLU CRU Pramac Yamaha Moto2, Izan Guevara, berhasil mengamankan posisi ketiga pada balapan Grand Prix Moto2 Catalunya 2026 yang berlangsung pada Minggu (17/5).
Hasil ini menjadi podium keempatnya sepanjang musim berjalan dan menegaskan konsistensinya dalam perebutan papan atas klasemen.
Memulai lomba dari posisi ke-11, Izan Guevara langsung menunjukkan agresivitas sejak awal balapan. Ia melesat naik enam posisi hanya pada lap pertama, memperlihatkan start yang sangat efektif di tengah persaingan ketat di grup tengah.
Setelah itu, pembalap asal Spanyol tersebut sempat memangkas jarak sekitar 0,7 detik dari rombongan di depannya. Ia bahkan berhasil naik posisi lebih tinggi setelah menyalip Alonso López pada lap ke-3.
Namun, dalam dinamika balapan yang ketat, posisinya sempat kembali turun sebelum ia kembali menemukan ritme terbaik.
Tak butuh waktu lama, Izan Guevara kembali ke posisi keempat. Dari titik ini, ia mulai mengatur strategi balapan dengan lebih tenang, fokus menjaga kondisi ban, dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang di fase akhir lomba.
Strategi tersebut terbukti efektif. Memasuki tiga lap terakhir, Guevara melakukan manuver penting dengan menyalip Iván Ortolá untuk merebut posisi ketiga.
Aksi tersebut memastikan dirinya mengunci podium, dengan selisih 4,205 detik dari pembalap yang finis pertama.
Hasil ini juga membawa dampak signifikan dalam klasemen sementara kejuaraan. Ia tetap bertahan di posisi kedua dengan koleksi 86 poin.
Sementara itu, tim BLU CRU Pramac Yamaha Moto2 menempati peringkat ketiga klasemen tim dengan total 87,5 poin.
Usai balapan di Catalunya, tim dijadwalkan kembali turun ke lintasan yang sama untuk mengikuti sesi Tes IRTA satu hari pada Selasa, 19 Mei, sebagai bagian dari persiapan pengembangan motor dan evaluasi performa.
Manajer Tim BLU CRU Pramac Yamaha Moto2, Alex De Angelis, menyampaikan apresiasi atas hasil yang diraih. Ia menilai bahwa performa tim dan pembalap merupakan hasil dari kerja keras setelah menghadapi kesulitan pada hari sebelumnya.
“Posisi ketiga ini membuat kami sangat puas. Kemarin kami memang mengalami kesulitan, tetapi malamnya kami bekerja keras menganalisis data dan menyiapkan motor agar Izan bisa tampil lebih maksimal,” ujar De Angelis.
Ia juga menambahkan bahwa strategi pengelolaan ban menjadi kunci utama keberhasilan tersebut. Menurutnya, Izan Guevara mampu menjaga keseimbangan antara kecepatan dan ketahanan ban sepanjang balapan.
“Di awal dia sangat agresif, seperti ‘singa’ di lintasan. Namun kemudian dia cukup cerdas untuk memahami batasnya, mengatur ritme, dan tidak merusak ban terlalu cepat. Itu yang membuatnya punya tenaga untuk menyerang di akhir,” lanjutnya.
Sementara itu, pembalap Izan Guevara sendiri mengaku puas dengan hasil yang diraih meski sempat kehilangan sedikit posisi di tikungan pertama. Ia menilai kunci utama keberhasilan adalah kesabaran dan strategi pengelolaan ban yang tepat.
“Ini balapan yang luar biasa. Saya memang sedikit kehilangan posisi di awal, tapi kami fokus pada manajemen ban dan tetap tenang,” kata Guevara.
Ia menjelaskan bahwa beberapa rival di depan terlalu cepat menghabiskan ban, sehingga ia memilih untuk tidak terpancing dan tetap mengikuti rencana tim.
“Saya melihat mereka memaksakan diri sejak awal, jadi saya memilih strategi berbeda. Saya menjaga ban untuk bagian akhir balapan,” tambahnya.
Menurutnya, keputusan tersebut menjadi pembeda pada fase akhir lomba, ketika ia masih memiliki daya cengkeram yang cukup untuk melakukan serangan penting dan mengamankan posisi podium.
“Di lap terakhir banyak pembalap sudah kehilangan grip, sementara saya masih punya cukup tenaga untuk menyerang. Itu yang membuat saya bisa naik ke podium,” ungkap Izan Guevara.
Dengan hasil ini, ia menegaskan rasa bangganya terhadap performa tim dan eksekusi strategi yang berjalan sesuai rencana dari awal hingga akhir balapan. Ia juga menilai bahwa konsistensi menjadi faktor penting dalam persaingan musim ini.
“Saya bangga dengan cara kami menjalani balapan ini, dari awal sampai akhir kami benar-benar mengendalikan situasi dengan baik,” tutupnya.
