GPNesia.com – Dalam langkah strategis yang mengejutkan namun terukur, Honda memutuskan untuk menghentikan seluruh upaya pengembangan motor mereka untuk musim MotoGP 2026.
Keputusan ini diambil guna mengalihkan seluruh sumber daya dan fokus ke proyek jangka panjang yang ditujukan untuk musim 2027, seiring perubahan besar regulasi teknis yang akan segera terjadi di ajang balap paling bergengsi tersebut.
Keputusan tersebut muncul di tengah performa yang belum memuaskan pada musim berjalan. Pabrikan asal Jepang itu saat ini hanya mampu menempati posisi keempat dalam klasemen konstruktor.
Sementara itu, dua tim satelit mereka, yakni LCR Honda dan Honda HRC Castrol, masing-masing berada di posisi ketujuh dan kedelapan dalam klasemen tim, menandakan bahwa paket motor yang digunakan masih belum kompetitif dibandingkan para rival utama.
Meski sempat terjadi pembicaraan dengan tim Tech3, arah pengembangan yang dilakukan oleh Honda musim ini justru memperlihatkan bahwa perhatian mereka mulai bergeser dari musim berjalan menuju masa depan.
Bahkan, masa depan partisipasi mereka di MotoGP 2027 sendiri masih belum memiliki kepastian, karena belum ada kesepakatan resmi yang diumumkan terkait proyek jangka panjang tersebut.
Dalam kondisi tersebut, Honda akhirnya mengambil keputusan tegas untuk menghentikan pengembangan motor musim ini dan sepenuhnya memusatkan perhatian pada pengembangan prototipe baru untuk musim 2027. Langkah ini sekaligus menandai perubahan besar dalam strategi teknis mereka di MotoGP.
Pembalap Honda, Joan Mir, mengungkapkan kondisi yang terjadi di dalam tim setelah sesi uji coba di Jerez pekan lalu. Ia menyebutkan bahwa beberapa komponen yang seharusnya dibawa untuk pengujian tidak pernah tiba di lokasi.
“Beberapa bagian seharusnya tiba di sini (pada uji coba Jerez), tetapi mereka fokus mencari ide dengan cara lain, dan karena suatu alasan, bagian-bagian itu belum tiba,” ujar Mir.
Ia menambahkan bahwa meskipun terdapat komponen elektronik baru yang sempat diuji dan bekerja dengan baik, fokus utama tim saat ini bukan lagi pada pengembangan jangka pendek.
Menurutnya, Honda lebih banyak berkonsentrasi pada pengujian ide-ide baru untuk meningkatkan performa motor, terutama dalam aspek cengkeraman, akselerasi saat menikung, yang selama ini menjadi kelemahan utama mereka.
“Kami fokus pada pemahaman dan pengujian berbagai ide baru yang dibawa Honda untuk membuat motor lebih kompetitif dalam hal cengkeraman dan menikung saat berakselerasi,” lanjut Mir.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Johann Zarco yang memperkuat gambaran bahwa pengembangan motor saat ini tidak lagi menjadi prioritas utama. Ia menegaskan bahwa tim kini sepenuhnya mengalihkan perhatian ke proyek musim depan.
“Kami menguji berbagai konfigurasi sesuai rencana. Kami tidak memiliki komponen baru. Honda sekarang fokus pada proyek untuk tahun depan,” ujar Zarco.
Langkah besar Honda ini berkaitan erat dengan rencana pengembangan motor prototipe 850cc yang akan digunakan pada musim 2027.
Perubahan regulasi besar di MotoGP membuat seluruh pabrikan harus memulai dari titik yang hampir baru, sehingga strategi jangka panjang menjadi sangat krusial.
Namun demikian, situasi ini juga memunculkan banyak tanda tanya. Tidak banyak informasi yang tersedia mengenai spesifikasi motor baru mereka atau arah pengembangan teknis yang sedang disiapkan untuk 2027. Kondisi ini membuat masa depan Honda di MotoGP masih berada dalam area abu-abu.
Dalam dunia MotoGP, perubahan regulasi biasanya menjadi momen reset besar bagi semua tim. Secara teori, keputusan untuk memfokuskan pengembangan lebih awal dapat memberikan keuntungan kompetitif. Namun, tidak ada jaminan bahwa strategi tersebut akan langsung membuahkan hasil positif.
Dengan performa yang masih belum stabil di musim ini dan minimnya pengalaman dalam pengembangan mesin 850cc, tim yang berbasis di Sakura tersebut harus menyusun strategi berdasarkan proyeksi terbaik yang mereka miliki saat ini.
Di sisi lain, langkah berani Honda ini juga mengandung risiko besar. Jika pengembangan tidak berjalan sesuai harapan, mereka berpotensi kembali tertinggal ketika regulasi baru mulai diterapkan. Namun jika strategi ini berhasil, mereka bisa menjadi salah satu tim yang paling siap menghadapi era baru MotoGP 2027.
