GPNesia.com – Rasa penasaran para penggemar otomotif terhadap harga Honda Z50 Monkey dalam beberapa waktu terakhir terus meningkat.
Fenomena ini dipicu oleh statusnya sebagai motor mini legendaris yang kini sudah tidak lagi diproduksi, sehingga menjadikannya incaran para kolektor.
Honda Monkey Z50 merupakan motor mini berkapasitas 50cc yang diproduksi hingga tahun 2017. Setelah setop produksi, keberadaannya di pasar menjadi semakin langka.
Kondisi ini berdampak langsung pada harga jualnya yang melonjak tinggi, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Angka tersebut jauh melampaui harga model modern bermesin 125cc yang beredar saat ini.
Dikenal sebagai monkey bike klasik, unit Z50 yang beredar di Indonesia umumnya masuk melalui skema completely built up (CBU) atau impor utuh.
Ciri khasnya terletak pada desain unik seperti stang yang dapat dilipat serta dimensi bodi yang mungil, menjadikannya berbeda dari sepeda motor pada umumnya.
Pertanyaan mengenai alasan harga Honda Z50 Monkey begitu mahal pun sering muncul. Salah satu faktor utama adalah penghentian produksinya sejak 2017.
Dengan jumlah unit yang terbatas dan tidak lagi diproduksi, motor ini secara otomatis beralih status menjadi barang koleksi. Terlebih lagi, unit 50cc yang diimpor langsung dari Jepang memiliki nilai historis dan eksklusivitas yang tinggi.
Menariknya, harga Honda Z50 Monkey justru bisa melampaui model Honda Monkey 125 versi terbaru yang saat ini dipasarkan di kisaran Rp80 jutaan ke atas.
Hal ini mempertegas bahwa nilai sebuah kendaraan tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi, tetapi juga oleh faktor sejarah, kelangkaan, dan daya tarik koleksi.
Meskipun versi terbaru telah diluncurkan secara resmi, minat terhadap Honda Z50 Monkey tetap tidak surut.
Banyak penggemar yang justru lebih memilih versi lama karena dianggap memiliki karakter klasik yang autentik.
Padahal, motor ini sudah tidak diproduksi sejak 2017, sehingga ketersediaannya semakin terbatas di pasaran.
Dari sisi desain dan fitur, Honda Z50 Monkey mengusung tampilan klasik yang ikonik.
Beberapa ciri khasnya meliputi stang lipat, ban berukuran kecil, jok tunggal, serta penggunaan suspensi upside down pada varian tertentu. Kombinasi ini memberikan kesan unik sekaligus fungsional bagi penggunanya.
Untuk sektor dapur pacu, motor ini dibekali mesin 50cc dengan konfigurasi 4-tak, meskipun terdapat edisi khusus seperti Fred Spencer yang menggunakan mesin 2-tak.
Mesin tersebut dikenal sangat efisien dalam konsumsi bahan bakar, menjadikannya praktis untuk penggunaan ringan.
Sementara itu, Honda Monkey yang saat ini dipasarkan secara resmi oleh Astra Honda Motor merupakan versi modern dengan mesin 125cc.
Model ini hadir dengan teknologi dan fitur yang lebih mutakhir, namun tetap mempertahankan sentuhan desain klasik sebagai identitasnya.
Sejarah Honda Monkey sendiri dimulai pada tahun 1961 dengan kode Z100. Kemudian pada 1967, kapasitas mesinnya diperkecil menjadi 50cc dengan kode Z50.
Sejak saat itu, nama Honda Monkey semakin populer dan menjadi salah satu ikon dalam dunia otomotif roda dua.
Dengan latar belakang sejarah panjang dan statusnya sebagai motor langka, tidak mengherankan jika Honda Z50 Monkey kini menjadi salah satu koleksi paling diburu, sekaligus simbol prestise bagi para pecinta motor klasik.
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook







