GP Nesia – Pembalap Malaysia, Hakim Danish, kembali harus menunda ambisinya untuk meraih podium setelah menjalani balapan Moto3 Catalunya 2026 yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Barcelona, pada Minggu (17/5/2026).
Hasil ini membuatnya pulang dengan rasa kecewa meski sempat menunjukkan performa yang kompetitif sepanjang lomba.
Sejak awal balapan, Hakim Danish tampil meyakinkan dengan kecepatan yang cukup stabil untuk bersaing di barisan depan.
Ia bahkan sempat menempati posisi kedua pada lima lap pertama, sebelum kemudian posisinya merosot dan keluar dari lima besar akibat persaingan ketat di lintasan.
Meski demikian, pembalap tim AEON Credit MT Helmets MSI itu tidak menyerah dan kembali memperbaiki ritme balapnya.
Hingga memasuki lap terakhir, ia masih berada dalam perebutan podium dengan menempati posisi ketiga dan terlihat berpeluang besar mengamankan hasil terbaiknya musim ini.
Namun, peluang tersebut sirna setelah Hakim Danish melakukan kesalahan pada Tikungan 10 di lap penentuan.
Ia terlambat melakukan pengereman saat memasuki tikungan kanan sehingga melebar dari racing line dan kehilangan posisi penting yang sudah diperjuangkannya.
Kesalahan tersebut membuatnya harus puas finis di posisi ketujuh. Ia hanya unggul tipis dari pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, yang memulai balapan dari posisi ke-20.
Selisih keduanya tercatat 0,361 detik, menunjukkan betapa ketatnya persaingan di lintasan tersebut.
Dalam keterangannya kepada SPOTV Malaysia, Hakim Danish mengaku tetap bersyukur dengan hasil akhir meskipun belum sesuai target podium. Ia menilai dirinya tampil cukup percaya diri dan nyaman dengan motor sejak awal balapan.
“Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan balapan di posisi ketujuh. Saya merasa cukup yakin dan motor juga bekerja dengan sangat baik,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa performanya sebenarnya cukup kuat untuk bersaing di posisi tiga besar, namun faktor keberuntungan belum berpihak kepadanya dalam balapan kali ini.
Meski hasil tersebut mengecewakan, Hakim Danish menegaskan tidak akan menyerah dalam mengejar targetnya meraih setidaknya satu podium pada musim Moto3 2026. Ia berkomitmen untuk terus berjuang di seri-seri berikutnya.
“Saya tidak akan berhenti berusaha. Saya akan terus mendorong diri saya untuk mencapai target itu,” ujarnya penuh tekad.
Ia juga mengakui bahwa kesalahan di lap terakhir, khususnya di Tikungan 10, menjadi titik krusial yang menghilangkan peluang podium.
Menurutnya, ia terlalu memaksakan pengereman sehingga motor tidak mampu berhenti sesuai kontrol yang diharapkan.
“Di tikungan itu saya mencoba terlalu agresif saat pengereman, tetapi sudah terlambat sehingga saya melebar,” jelasnya.
“Kesalahan itu membuat saya kehilangan podium. Tentu saya kecewa, tetapi saya tetap akan kembali lebih kuat di balapan berikutnya,” lanjut pembalap yang merupakan juara Asia Talent Cup 2022 tersebut.
