Example floating
Example floating

George Russell Rebut Pole Position GP Barcelona F1 2026

Avatar photo
George Russell Rebut Pole Position GP Barcelona F1 2026
FOTO: FORMULA1.COM

GPNesia.com – Pembalap Mercedes, George Russell, tampil gemilang dengan mengamankan pole position untuk Grand Prix Barcelona-Catalunya Formula 1 2026 setelah menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi yang berlangsung ketat, Sabtu waktu setempat.

Hasil tersebut diraih setelah ia mengungguli Lewis Hamilton dan Kimi Antonelli, sementara Charles Leclerc harus mengakhiri sesi lebih cepat akibat kecelakaan pada Q3.

Setelah melewati akhir pekan yang kurang memuaskan di Monaco, Russell menunjukkan kebangkitan impresif di Sirkuit Barcelona-Catalunya.

Sejak sesi latihan bebas, ia konsisten berada di kelompok teratas dan akhirnya mengunci posisi start pertama berkat catatan waktu 1 menit 14,679 detik yang tidak mampu disamai para rivalnya.

Hasil tersebut menjadi pole position ketiga yang diraih pembalap Mercedes itu sepanjang musim 2026.

Hamilton juga memperlihatkan performa kuat pada fase akhir kualifikasi. Pembalap Ferrari tersebut melesat ke posisi kedua melalui putaran terakhirnya dan berhasil menggeser Antonelli ke urutan ketiga.

Bagi pembalap muda Italia itu, hasil tersebut menjadi posisi kualifikasi Grand Prix terendah yang diraihnya sejauh musim ini berlangsung.

Di belakang tiga besar, Lando Norris menempati posisi keempat untuk McLaren. Ia akan memulai balapan di depan dua pembalap Red Bull, Max Verstappen dan Isack Hadjar.

Rekan setim Norris, Oscar Piastri, harus puas berada di urutan ketujuh. Sementara itu, Liam Lawson dari Racing Bulls dan Nico Hulkenberg yang membela Audi tampil mengesankan dengan menempati posisi kedelapan dan kesembilan.

Nasib berbeda dialami Leclerc. Pembalap Ferrari tersebut sempat menjadi salah satu kandidat kuat perebut pole setelah tampil kompetitif sepanjang sesi.

Namun pada awal Q3 ia kehilangan kendali mobilnya di Tikungan 4, mengalami koreksi berlebihan, meluncur ke area kerikil dan menghantam pembatas. Akibat insiden tersebut, Leclerc gagal mencatatkan waktu putaran dan harus menerima posisi ke-10 di grid.

Sebelumnya, Arvid Lindblad yang tampil menjanjikan sepanjang latihan bebas gagal menembus Q3. Pembalap Racing Bulls itu menempati posisi ke-11 setelah mengaku tidak memperoleh kesempatan optimal untuk melakukan manuver di Tikungan 1 pada putaran penentuan.

BACA JUGA:  George Russell Harus Tinggalkan Citra 'Pria Baik' demi Gelar F1 2026

Posisi berikutnya ditempati Gabriel Bortoleto yang membawa Audi kedua ke urutan ke-12. Franco Colapinto berada tepat di belakangnya dan berhasil mengungguli rekan setimnya di Alpine.

Pierre Gasly menempati posisi ke-14, diikuti Ollie Bearman serta Carlos Sainz yang harus memulai balapan kandangnya dari urutan ke-16 pada seri pertama dari dua balapan yang berlangsung di Spanyol musim ini.

Esteban Ocon menjadi pembalap yang paling dekat untuk lolos ke Q2, tetapi akhirnya tersingkir di posisi ke-17. Pembalap Haas tersebut akan berbagi baris start dengan Alex Albon yang berada di urutan ke-18 setelah gagal menunjukkan peningkatan waktu yang cukup untuk mengikuti jejak rekan setimnya menuju fase berikutnya.

Dua pembalap Cadillac, Sergio Perez dan Valtteri Bottas, juga tidak mampu melampaui Q1. Mereka bergabung dengan Lance Stroll dan Fernando Alonso dari Aston Martin di bagian belakang grid.

Bagi Alonso, hasil tersebut terasa pahit mengingat Barcelona merupakan sirkuit tempat ia meraih kemenangan Grand Prix terakhirnya pada musim 2013.

Sebelum sesi kualifikasi dimulai, seluruh tim telah menyelesaikan tiga sesi latihan bebas. Kondisi lintasan dengan tingkat cengkeraman rendah serta degradasi ban yang tinggi akibat suhu hangat menjadi tantangan utama yang harus dihadapi para pembalap sepanjang akhir pekan.

George Russell datang ke sesi penentuan sebagai salah satu favorit setelah memuncaki catatan waktu pada FP1 dan FP3. Namun persaingan diperkirakan berlangsung sengit mengingat McLaren menunjukkan peningkatan performa yang signifikan, sementara Hamilton juga berupaya bangkit setelah terganggu kemacetan lalu lintas lintasan pada sesi latihan terakhir.

Kemacetan serupa kembali terlihat saat awal Q1. Antrean panjang terbentuk di ujung jalur pit ketika tim-tim menunggu lampu hijau. Bottas menjadi pembalap pertama yang keluar setelah sebelumnya kehilangan banyak waktu akibat masalah rem pada FP3.

BACA JUGA:  Andrea Kimi Antonelli Tulis Sejarah di Monaco dengan Dominasi Tanpa Celah

Pada awal sesi, beberapa tim memilih kombinasi ban medium dan lunak. Sainz yang menggunakan ban lunak sempat memimpin dengan waktu 1 menit 18,107 detik, unggul atas Ocon dan Bearman. Namun tidak lama kemudian para kandidat utama pole mulai menunjukkan kecepatannya.

Verstappen sempat mengambil alih posisi terdepan sebelum Leclerc menjadi pembalap pertama yang menembus kisaran waktu 1 menit 15 detik. Setelah itu Russell naik ke posisi pertama, tetapi Hamilton segera merespons dengan waktu yang sedikit lebih cepat. Di tengah persaingan tersebut, bendera kuning sempat berkibar setelah Stroll tergelincir ke area kerikil.

Kesalahan juga dilakukan kedua pembalap Williams. Sainz mengalami penguncian roda, sementara Albon melebar keluar lintasan ketika sesi memasuki lima menit terakhir. Saat seluruh pembalap beralih ke ban lunak, Sainz nyaris lolos ke Q2 namun akhirnya berada di posisi ke-16. Albon tersingkir di urutan ke-18 tepat di belakang Ocon. Perez dan Bottas menempati posisi ke-19 dan ke-20, sedangkan Stroll dan Alonso berada di belakang mereka. Menariknya, ini menjadi kali pertama dalam 42 balapan Alonso kalah dalam duel kualifikasi melawan rekan setimnya.

Memasuki Q2, Alpine menjadi tim pertama yang mengirim pembalapnya ke lintasan. Namun catatan waktu Gasly segera dikalahkan Hulkenberg sebelum Verstappen membawa Red Bull ke puncak. Mercedes dan Ferrari kemudian bergabung dalam perebutan posisi teratas. Pada pertengahan sesi, hanya terdapat selisih 0,067 detik antara Russell, Leclerc, dan Antonelli.

Di sisi lain, McLaren sempat mengalami kesulitan karena menggunakan ban bekas. Norris yang berada di posisi lebih baik mengeluhkan penguncian roda belakang dan menyebut kondisi mobilnya terasa buruk. Meski demikian, pergantian ke ban baru memungkinkan Norris dan Piastri mengamankan tiket menuju Q3.

Lindblad harus menerima kenyataan gagal lolos ke fase terakhir setelah kalah kurang dari sepersepuluh detik dari Hulkenberg. Bortoleto menutup Q2 di posisi ke-12, diikuti Colapinto dan Gasly. Sementara Bearman dan Sainz melengkapi daftar pembalap yang tersingkir.

BACA JUGA:  Laurent Mekies Akui Red Bull Tanggung Konsekuensi Pengembangan RB21 2025

Q3 berlangsung dramatis. Verstappen dan Piastri menjadi dua pembalap pertama yang mencatatkan waktu, dengan Piastri memimpin melalui torehan 1 menit 15,176 detik. Namun sesi kemudian dihentikan setelah kecelakaan yang dialami Leclerc.

Saat kualifikasi kembali berjalan dengan delapan menit tersisa, Antonelli sempat naik ke posisi ketiga sebelum kembali dikalahkan rekan setimnya. George Russell lalu merebut pole sementara dengan keunggulan 0,091 detik atas Piastri. Ketika waktu semakin menipis, Antonelli sempat mencatatkan lap yang lebih cepat, tetapi Russell kembali merespons dengan putaran luar biasa yang menghasilkan waktu 1 menit 14,679 detik.

Pada saat yang sama, Hamilton mencuri perhatian dengan melesat ke posisi kedua dan hanya terpaut enam per seratus detik dari pole position. Hasil tersebut membuat Antonelli turun ke posisi ketiga. Norris berada di urutan keempat, diikuti Verstappen dan Hadjar. Piastri menempati posisi ketujuh di depan Lawson dan Hulkenberg, sementara Leclerc tidak memiliki catatan waktu pada sesi penentuan.

Usai memastikan pole position, George Russell mengaku puas dengan performanya sepanjang akhir pekan. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa dirinya kembali menemukan performa terbaik setelah beberapa balapan terakhir berjalan kurang sesuai harapan.

“Sejauh ini akhir pekan berjalan sangat baik. Saya merasa kembali seperti diri saya sendiri, di mana setiap putaran dapat dijalani dengan maksimal dan selalu bersaing di posisi teratas,” ujar Russell.

Ia menambahkan bahwa sejumlah balapan sebelumnya tidak berjalan sesuai rencana karena berbagai faktor. Namun memasuki seri Barcelona, ia datang dengan pendekatan baru dan rasa percaya diri yang lebih tinggi.

“Beberapa balapan terakhir memang tidak berpihak kepada kami karena berbagai alasan. Saya datang ke akhir pekan ini dengan lembaran baru, merasa lebih baik, dan tentu sangat senang bisa meraih pole position,” kata Russell.

Minggu, 14 Juni 2026

Max Verstappen dan Isack Hadjar Terkejut dengan Kecepatan Red Bull

George Russell raih pole position GP Barcelona F1 2026 usai ungguli Hamilton dan Antonelli, sementara Leclerc gagal finis kualifikasi.

Minggu, 14 Juni 2026

George Russell Raih Posisi Pole dan Bangkitkan Rasa Percaya Diri di GP Barcelona 2026

George Russell raih pole position GP Barcelona F1 2026 usai ungguli Hamilton dan Antonelli, sementara Leclerc gagal finis kualifikasi.

Minggu, 14 Juni 2026

Lando Norris Redam Target Tinggi Jelang GP Barcelona-Catalunya 2026

George Russell raih pole position GP Barcelona F1 2026 usai ungguli Hamilton dan Antonelli, sementara Leclerc gagal finis kualifikasi.

Minggu, 14 Juni 2026

Lewis Hamilton Optimistis Rebut Kemenangan dari Baris Depan di Barcelona

George Russell raih pole position GP Barcelona F1 2026 usai ungguli Hamilton dan Antonelli, sementara Leclerc gagal finis kualifikasi.

Minggu, 14 Juni 2026

Andrea Kimi Antonelli Tetap Optimistis Posisi Start 3 di GP Barcelona F1

George Russell raih pole position GP Barcelona F1 2026 usai ungguli Hamilton dan Antonelli, sementara Leclerc gagal finis kualifikasi.

Minggu, 14 Juni 2026

Charles Leclerc Malu Berat Usai Kecelakaan di Kualifikasi GP Barcelona 2026

George Russell raih pole position GP Barcelona F1 2026 usai ungguli Hamilton dan Antonelli, sementara Leclerc gagal finis kualifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *