Fabiano Sterlacchini Fokus Ganda, Aprilia Gas Pol Pengembangan RS-GP MotoGP 2026

Fabiano Sterlacchini Aprilia Racing

GPNesia.comAprilia Racing menegaskan komitmennya untuk tetap kompetitif di ajang MotoGP 2026 tanpa mengabaikan proyek jangka panjang menuju era mesin 850 cc.

Direktur Teknik mereka, Fabiano Sterlacchini, menekankan bahwa timnya tidak akan hanya terpaku pada pengembangan motor masa depan, melainkan tetap mengoptimalkan performa RS-GP saat ini.

Dalam keterangannya kepada media, Fabiano Sterlacchini menjelaskan bahwa Aprilia telah menyusun rencana strategis sejak awal untuk menjalankan dua proyek sekaligus—pengembangan motor 1000 cc untuk musim berjalan dan persiapan menuju regulasi baru 850 cc yang akan diberlakukan pada MotoGP 2027.

“Kami membuat rencana di awal tentang bagaimana kami harus menjalankan kedua proyek tersebut bersama-sama. Saat ini, pada dasarnya, kami menghormati rencana tersebut, meskipun, boleh saya katakan, kami lebih sukses dari yang kami harapkan [musim ini],” ujar Fabiano Sterlacchini.

Perubahan regulasi yang akan memangkas kapasitas mesin dari 1000 cc menjadi 850 cc telah mendorong sejumlah tim untuk mulai menguji prototipe baru mereka.

Namun, Aprilia memilih pendekatan yang lebih seimbang. Fabiano Sterlacchini memastikan bahwa sumber daya yang dialokasikan untuk proyek 850 cc saat ini sudah berada pada level yang memadai, sehingga tidak perlu mengorbankan pengembangan motor musim ini.

“Namun demikian, kami ingin terus melanjutkan rencana kami karena sumber daya yang kami alokasikan untuk 850, untuk saat ini, sudah memadai. Sementara itu, kita tidak boleh kehilangan fokus untuk mencoba meningkatkan dan memanfaatkan momen yang baik dengan motor 2026,” lanjutnya.

Langkah Aprilia ini terbukti membuahkan hasil positif. Dalam sesi tes yang berlangsung di Jerez pada hari Senin, motor RS-GP versi 1000 cc menunjukkan performa impresif dengan menguasai tiga posisi teratas.

Hasil tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Aprilia tidak sekadar mengejar adaptasi regulasi, tetapi juga serius dalam perebutan gelar juara.

Secara klasemen sementara, Bezzecchi berhasil memimpin dengan keunggulan sebelas poin atas Martin, serta unggul 30 poin dari pembalap Ducati terdepan, Fabio di Giannantonio, setelah empat putaran berlangsung.

Capaian ini memperkuat posisi Aprilia sebagai salah satu kandidat kuat dalam perburuan gelar MotoGP musim ini.

Dengan pendekatan strategis yang matang dan performa lintasan yang terus meningkat, Aprilia tampak tidak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga berambisi besar untuk mendominasi era sekarang.

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.
Exit mobile version