Davide Brivio Tinggalkan Trackhouse pada Akhir MotoGP 2026

Davide Brivio Tinggalkan Trackhouse pada Akhir MotoGP 2026
FOTO: MOTOGP.COM

GPNesia.com – Kabar penting datang dari ajang MotoGP setelah tim Trackhouse Racing MotoGP Team memastikan bahwa Davide Brivio akan mengakhiri tugasnya sebagai prinsipal tim pada penutupan musim MotoGP 2026.

Keputusan tersebut muncul di tengah kuatnya kabar mengenai kepindahannya ke Honda untuk musim berikutnya.

Pengumuman resmi itu disampaikan oleh tim asal Amerika Serikat tersebut usai balapan sprint Grand Prix Catalan, ketika Raul Fernandez dan Ai Ogura sukses mengamankan posisi poin bagi tim.

Dalam pernyataan resminya, pihak Trackhouse memberikan apresiasi tinggi kepada Davide Brivio atas kontribusi besar yang telah diberikannya sejak bergabung dengan proyek MotoGP mereka.

Sosok manajer asal Italia itu disebut membawa pengalaman panjang, wawasan luas, serta pengetahuan teknis yang sangat penting dalam membantu perkembangan tim di level tertinggi balap motor dunia.

Meski belum mengumumkan siapa sosok penggantinya, Trackhouse memastikan bahwa struktur kepemimpinan baru untuk proyek MotoGP mereka saat ini sedang dipersiapkan.

Pendiri sekaligus pemilik Trackhouse Entertainment Group, Justin Marks, menegaskan bahwa peran Davide Brivio sangat krusial dalam membangun identitas dan kekuatan tim di MotoGP.

Menurut Marks, pengalaman dan visi besar yang dimiliki Brivio menjadi fondasi utama dalam pembentukan serta perkembangan tim balap tersebut hingga mampu bersaing di papan atas.

Saat ini Trackhouse menempati posisi kedua klasemen tim MotoGP dengan raihan 129 poin, berada tepat di belakang tim pabrikan Aprilia.

Hasil positif yang diraih Raul Fernandez dan Ai Ogura juga ikut membantu Aprilia memperkokoh posisi mereka di klasemen konstruktor.

Sebelum bergabung dengan Trackhouse, Davide Brivio dikenal luas berkat kiprahnya bersama Yamaha dan keberhasilannya mengantarkan Suzuki meraih gelar juara dunia MotoGP musim 2020.

Mulai tahun 2027, Brivio diperkirakan akan kembali bekerja secara langsung dengan tim pabrikan setelah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Honda.

Meski demikian, ia disebut tidak akan langsung menggantikan posisi Alberto Puig. Puig sendiri dikabarkan akan meninggalkan jabatan manajer tim untuk beralih menjalankan peran baru sebagai penasihat.

Dalam keterangannya, Brivio menyampaikan rasa terima kasih kepada Trackhouse dan khususnya kepada Justin Marks karena telah memberinya kesempatan kembali berkiprah di MotoGP.

Ia menyebut pengalaman memimpin tim independen sebagai bagian penting dalam perjalanan profesional maupun pribadinya.

Selain memperoleh tantangan baru, pengalaman tersebut juga memberinya kesempatan memperluas sudut pandang dalam mengelola tim balap di level tertinggi.

Brivio juga menilai bahwa perjalanan Trackhouse di MotoGP masih berada pada tahap awal, namun memiliki prospek masa depan yang sangat menjanjikan.

Walaupun masa tugasnya bersama tim akan berakhir pada 2026, fokus utamanya saat ini tetap membantu Trackhouse meraih hasil maksimal hingga akhir musim.

Ia berharap dapat menutup kebersamaannya dengan tim asal Amerika tersebut lewat pencapaian positif sebelum memasuki babak baru dalam kariernya di MotoGP.

Exit mobile version