GPNesia.com – Legenda MotoGP, Dani Pedrosa, memberikan perhatian khusus terhadap insiden yang dialami Francesco Bagnaia pada balapan utama MotoGP Prancis 2026.
Balapan yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026) itu berubah menjadi akhir pekan yang sangat menyakitkan bagi Ducati setelah gagal membawa pulang satu poin pun.
Situasi tersebut menjadi pukulan telak bagi tim pabrikan asal Italia itu karena dua pembalap andalannya, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, sejatinya tampil sangat menjanjikan sejak awal akhir pekan.
Keduanya bahkan menguasai posisi start terdepan dengan Bagnaia berada di pole position dan Marquez tepat di belakangnya.
Namun, petaka mulai menghampiri Ducati ketika Marc Marquez mengalami kecelakaan hebat pada sesi sprint race.
Insiden tersebut membuat sang pembalap mengalami cedera pada kaki yang turut berdampak pada kondisi bahunya.
Akibat cedera itu, juara dunia tujuh kali kelas utama tersebut tidak dapat tampil pada balapan utama sehingga seluruh harapan Ducati bertumpu kepada Bagnaia.
Saat balapan utama dimulai, Francesco Bagnaia justru mengalami start yang kurang sempurna.
Pembalap binaan akademi Valentino Rossi itu sempat melorot hingga posisi kelima. Meski demikian, Bagnaia dengan cepat menemukan kembali ritme terbaiknya bersama Desmosedici GP26.
Penampilan Bagnaia perlahan kembali kompetitif. Hingga pertengahan lomba yang berlangsung selama 27 putaran, ia berhasil merangsek naik ke posisi kedua dan mulai memberikan tekanan kepada Marco Bezzecchi dari Aprilia yang memimpin jalannya balapan.
Akan tetapi, nasib buruk menghampiri rider asal Italia tersebut ketika lomba memasuki lap ke-16. Bagnaia kehilangan kendali motornya dan terjatuh saat sedang berusaha menjaga peluang untuk meraih kemenangan.
Kegagalan itu sekaligus melengkapi akhir pekan buruk Ducati di Le Mans. Hasil balapan semakin terasa menyakitkan karena Aprilia justru tampil dominan dengan menempatkan tiga pembalapnya di podium MotoGP Prancis 2026.
Kemenangan berhasil diraih Jorge Martin bersama tim pabrikan Aprilia. Marco Bezzecchi finis di posisi kedua, sedangkan Ai Ogura dari Trackhouse MotoGP Team melengkapi podium di urutan ketiga.
Peristiwa yang dialami Bagnaia kemudian mendapat sorotan dari Dani Pedrosa. Mantan pembalap asal Spanyol tersebut menilai Bagnaia sebenarnya tampil sangat kuat sejak awal balapan.
Menurut Dani Pedrosa, keunggulan terbesar Bagnaia terlihat di sektor pertama Sirkuit Le Mans. Pembalap berusia 28 tahun itu dinilai mampu melaju sangat nyaman di area tersebut sehingga terlihat lebih dominan dibandingkan rival-rivalnya.
Meski begitu, Dani Pedrosa juga menilai kenyamanan tersebut justru menjadi situasi yang berbahaya. Bagnaia dianggap terlalu percaya diri dengan performanya hingga akhirnya kehilangan grip bagian depan motor dan mengalami crash.
Pedrosa mengaku kecelakaan tersebut cukup sulit dipahami karena Bagnaia tidak tampak melakukan kesalahan berarti. Dari pengamatannya, gaya balap Bagnaia masih terlihat normal seperti lap-lap sebelumnya.
“Bagnaia yang sangat kuat di awal balapan, terlihat sangat nyaman di tikungan-tikungan awal ini, terutama di sektor 1,” ujar Pedrosa.
“Di situlah dia mengalami kecelakaan, entah mengapa, karena tampaknya dia tidak melakukan kesalahan atau hal yang tidak biasa dibandingkan dengan lap-lap sebelumnya.”
“Pada lap ini dia kehilangan kendali bagian depan motornya, 0 poin untuknya dan dia sangat marah setelah balapan,” lanjutnya.
Kegagalan Francesco Bagnaia finis di MotoGP Prancis 2026 jelas menjadi kerugian besar bagi Ducati. Apalagi, saat Marc Marquez absen akibat cedera, Bagnaia menjadi satu-satunya tumpuan untuk menjaga peluang tim pabrikan Italia tersebut dalam perebutan poin penting musim ini.
