GPNesia.com – CEO Ducati Claudio Domenicali kembali menjadi sorotan setelah mengisyaratkan kemungkinan kembalinya Enea Bastianini ke struktur Borgo Panigale pada musim MotoGP 2027, di tengah rumor kuat yang mengaitkan sang pembalap dengan Gresini Racing.
Pernyataan tersebut muncul saat Ducati tengah bergerak cepat menyusun komposisi pembalap untuk era baru MotoGP 2027 yang diprediksi akan mengalami perubahan besar.
Beberapa perombakan signifikan disebut hampir pasti terjadi, termasuk Pedro Acosta yang dikabarkan akan bergabung dengan tim pabrikan, sementara Fermin Aldeguer diproyeksikan naik ke VR46. Kondisi ini membuat Gresini harus mencari pasangan pembalap baru untuk proyek masa depan mereka.
Di sisi lain, Alex Marquez disebut akan melanjutkan kariernya bersama KTM pada musim depan, sehingga kursi kosong di Gresini semakin terbuka lebar.
Nama pembalap Moto2, Daniel Holgado, juga dikabarkan masuk dalam radar tim tersebut, meski rencana itu disebut mendapat penolakan dari pihak Dorna.
Dalam situasi yang dinamis ini, Enea Bastianini kembali mencuat sebagai kandidat kuat. Ia dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Ducati setelah dua musim berpisah dari pabrikan Italia tersebut.
Claudio menilai peluang itu bukan sesuatu yang mustahil, mengingat sejarah panjang dan kualitas yang dimiliki sang pembalap.
Bastianini sebelumnya meninggalkan Ducati pada akhir 2024 setelah empat musim bersama pabrikan asal Borgo Panigale itu.
Kariernya di kelas utama dimulai pada 2021 bersama tim satelit Esponsorama sebelum pindah ke Gresini pada 2022, di mana ia mencatatkan musim terbaiknya dengan finis ketiga klasemen dunia.
Performa impresif tersebut membuatnya promosi ke tim pabrikan Ducati pada 2023, mendampingi Francesco Bagnaia. Namun musim debutnya di tim utama berjalan sulit akibat cedera, sebelum ia bangkit dan menutup 2024 di posisi keempat klasemen.
Situasi berubah pada 2025 ketika Marc Marquez bergabung dengan Ducati, membuat Bastianini pindah ke KTM Tech3 bersama Maverick Vinales. Sayangnya, adaptasinya dengan motor RC16 tidak berjalan mulus, dan performanya dinilai belum memenuhi ekspektasi.
Dalam wawancara yang dikutip dari Corriere Romagna, Claudio memberikan sinyal terbuka terkait kemungkinan kembalinya Bastianini ke Ducati di masa depan. Ia menyebut bahwa potensi tersebut tetap ada, meski belum ada keputusan resmi yang diambil.
“Enea adalah pembalap dengan bakat besar, namun karena berbagai alasan dia belum benar-benar mencapai titik terbaiknya. Tapi siapa tahu, mungkin saja dia bisa kembali ke Ducati,” ujar Claudio Domenicali seperti GPNesia.com kutip dari motogpnews.com, Rabu (22/4/2026).
Menariknya, Claudio juga menegaskan bahwa Ducati tidak menutup pintu bagi mantan pembalapnya yang ingin kembali, terutama dalam konteks proyek jangka panjang menghadapi regulasi baru MotoGP yang akan datang.
Sementara itu, Bastianini sendiri dikabarkan sudah tidak nyaman dengan situasinya di KTM. Ia sempat mencoba mengakhiri kontraknya lebih awal pada 2025, namun langkah tersebut terhalang regulasi dari Dorna yang melarang pemutusan kontrak sepihak.
Dengan kontraknya yang akan berakhir pada 2026, Bastianini kini mulai mencari opsi baru untuk masa depannya. Ia sebelumnya sempat dikaitkan dengan Yamaha, namun pabrikan asal Jepang tersebut akhirnya memilih Jorge Martin dan Ai Ogura sebagai bagian dari proyek pembalap mereka.
Di tengah semua spekulasi tersebut, posisi Claudio menjadi kunci dalam menentukan arah kebijakan Ducati ke depan, terutama terkait kemungkinan reuni dengan Bastianini di Gresini atau struktur Ducati lainnya pada 2027.
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook
