Cedera Pergelangan Francesco Bagnaia Jadi Sorotan Jelang MotoGP Mugello 2026

Avatar photo
Inovasi Baru Ducati
FOTO: DUCATI.COM

GP Nesia – Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, kembali menjadi pusat perhatian setelah harus menjalani pemeriksaan ulang pada pergelangan tangan kirinya usai mengalami kesulitan selama tes MotoGP di Barcelona pada Senin (18/5/2026).

Kondisi ini muncul tidak lama setelah ia menjalani pemeriksaan X-ray pada hari Minggu, menyusul insiden kecelakaan serius yang melibatkan Johann Zarco dan Luca Marini pada Grand Prix Catalunya.

Dalam kejadian tersebut, meski mampu melanjutkan balapan setelah insiden mengerikan itu, sang juara dunia tiga kali mengaku mengalami efek benturan di bagian leher yang membuatnya merasa pusing.

Keluhan tersebut tidak berhenti begitu saja, karena pada sesi tes pascabalapan di Barcelona, rasa tidak nyaman di leher masih terasa, disertai keluhan baru pada pergelangan tangan yang semakin mengganggu performanya di lintasan.

Situasi itu membuat pembalap Ducati tersebut memilih untuk tidak menghadiri sesi media pasca-tes.

Ia memutuskan untuk beristirahat setelah menjalani empat hari berturut-turut aktivitas di lintasan balap yang padat dan melelahkan.

Setelah rangkaian tes berakhir, rencananya ia akan kembali ke Italia guna menjalani pemeriksaan medis lanjutan menjelang seri MotoGP di Mugello yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Mei mendatang.

Dalam keterangannya kepada Sky Italy, Bagnaia mengungkapkan bahwa dirinya kemungkinan besar harus kembali memeriksa kondisi pergelangan tangannya saat tiba di rumah.

Ia menegaskan adanya sesuatu yang dirasa tidak normal dan perlu evaluasi lebih lanjut.

Ia juga menyampaikan akan menjalani fisioterapi secara intensif, tetap fokus pada sisi positif, serta tidak berlebihan dalam latihan agar kondisi tidak semakin memburuk.

Pada sesi tes di Barcelona, pembalap Ducati itu hanya mampu menyelesaikan 23 putaran karena sesi dihentikan akibat hujan.

Catatan waktunya berada sekitar setengah detik dari kecepatan ideal dan menempatkannya di posisi ke-10.

Sebelumnya, hasil balapan menunjukkan ia finis di posisi kelima GP Catalunya, sebelum akhirnya naik ke posisi ketiga setelah penalti diberikan kepada Ai Ogura dan Joan Mir.

Hasil tersebut menjadi podium hari Minggu pertama pada musim ini untuk dirinya serta tim pabrikan Ducati.

Kondisi kebugaran ini menambah daftar kekhawatiran di kubu pabrikan asal Bologna tersebut.

Dalam perkembangan lain di tim Ducati, rekan setim Francesco Bagnaia, Marc Marquez, juga mengalami masalah setelah ditemukan adanya sekrup pada area bahunya yang terlepas.

Ia bahkan menjalani operasi seminggu sebelum GP Catalunya usai kecelakaan di sprint race Le Mans yang juga menyebabkan cedera patah kaki.

Tidak hanya itu, Alex Marquez harus mendapatkan perawatan rumah sakit akibat patah tulang setelah insiden tabrakan dengan Pedro Acosta yang berujung penghentian balapan di Le Mans.

Sementara itu, Fabio di Giannantonio dari VR46 juga terdampak puing-puing insiden yang sama. Meski sempat meraih kemenangan, ia tidak mengikuti tes hari Senin untuk fokus memulihkan cedera di tangan kirinya.

Di tengah situasi tersebut, Francesco Bagnaia menjadi salah satu figur utama yang paling disorot karena kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih, sementara tekanan musim terus berjalan.

Ketidakpastian kondisi ini menambah tantangan bagi Ducati dalam menjaga performa konsisten di awal musim MotoGP 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *